News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menegangkan! Kesaksian Pedagang TMP Kalibata yang Hampir Terpanggang di Tengah Kericuhan Buntut Dua Mata Elang Tewas 

Begini cerita memilukan para pedagang di TMP Kalibata yang menjadi korban kericuhan, buntut tewasnya dua orang mata elang (matel) pada Kamis (11/12/2025) lalu.
Jumat, 12 Desember 2025 - 16:58 WIB
Tangis UMKM Kalibata Usai Kiosnya Hangus Kena Amuk Massa Mata Elang: Kami Cuma Cari Nafkah
Sumber :
  • Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Kematian dua mata elang (matel) di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) lalu berakhir kericuhan yang merugikan warga sekitar.

Setelah dua matel itu tewas dikeroyok sekelompok orang, diduga rekan-rekan dari kedua korban itu tak terima dan kembali datang ke kawasan TMP Kalibata untuk mencari pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, warga dan pedagang sekitar tak memberikan jawaban yang diinginkan mereka. Hal ini membuat rekan-rekan mata elang itu kesal dan malah berbalik melakukan kericuhan.

Tenda milik pedagang di depan TMP Kalibata hingga dua motor turut dibakar imbas pengeroyokan Matel di TMP Kalibata, Kamis (11/12).
Tenda milik pedagang di depan TMP Kalibata hingga dua motor turut dibakar imbas pengeroyokan Matel di TMP Kalibata, Kamis (11/12).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Sejumlah warung milik pedagang dirusak dan dibakar. Peristiwa ini pun menjadi berbahaya karena mengancam nyawa para pedagang serta warga sekitar.

Seorang pedagang di kawasan kuliner Kalibata bernama Andi mengatakan, warungnya menjadi salah satu yang dirusak.

Tak cuma itu, ia juga mengalami luka-luka karena berusaha kabur dari situasi mencekam tersebut.

"Karena ketakutan, karena ini sudah dibakar, kita cari jalan supaya gimana caranya kita berempat ini jangan sampai kepanggang. Sampai, ya, kondisi luka-luka seperti ini," kata dia, Jumat (12/12/2025).

Ia mengatakan, sudah berjualan di lokasi itu sekitar 20 tahun bersama para pegawai lainnya.

Di hari itu, mereka harus melihat tempat bekerjanya dirusak massa yang hampir mengancam nyawanya.

Kebakaran yang makin membabi-buta, para pedagang pun kabur dari lokasi sampai harus menaiki pagar berduri.

Mereka kemudian berusaha mengamankan diri dengan bersembunyi di dalam area kantor Kementerian Dalam Negeri.

Sambil bersembunyi, mereka pun mengaku pasrah atas kejadian yang mereka alami termasuk kerugiannya.

"Ya, ini mesin chiller, mesin freezer, kemudian ada brankas segala macam ini juga belum bisa hitung semuanya," tuturnya.

Pedagang lainnya bernama Henny Maria juga menjadi korban kericuhan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, dua tenda dan satu kios yang dimilikinya belum lama direnovasi pada September 2025 lalu.

"Yang kami sayangkan, kami menjadi korban ketidakadilan dari segelintir oknum yang menurut saya melakukan kerusuhan tidak pada tempatnya. Itu saja," tegas Henny.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IHSG Rontok hingga Trading Halt, Menkeu Purbaya: Cuma Shock Sentimen, Minggu Depan Pulih

IHSG Rontok hingga Trading Halt, Menkeu Purbaya: Cuma Shock Sentimen, Minggu Depan Pulih

Menurut Menkeu Purbaya, koreksi IHSG yang sangat dalam hingga sempat dari 8 persen bukan disebabkan oleh pelemahan fundamental ekonomi nasional.
Menag Sebut Pembentukan Ditjen Pesantren Butuh Anggaran Rp12,6 Triliun

Menag Sebut Pembentukan Ditjen Pesantren Butuh Anggaran Rp12,6 Triliun

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren membutuhkan anggaran sebesar Rp12,6 triliun.
Korupsi Rp13 Miliar Proyek Kawasan WFC Pangururan dan Tele, Pejabat PPK Dirjen PUPR Ditahan

Korupsi Rp13 Miliar Proyek Kawasan WFC Pangururan dan Tele, Pejabat PPK Dirjen PUPR Ditahan

Tim Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menahan satu orang tersangka berinisial ESK atas kasus tindak pidana korupsi Rp13 miliar pada proyek penat
Ammar Zoni Ngaku Dipalak sampai Rp3 Miliar di Lapas, Yusril Angkat Bicara

Ammar Zoni Ngaku Dipalak sampai Rp3 Miliar di Lapas, Yusril Angkat Bicara

Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra memberikan respons terkait laporan Ammar Zoni bahwa ada pemerasan yang terjadi di lapas.
Hari Ini KPK Periksa Kadis hingga Kabid di Pemkab Bekasi Terkait Suap Ijon Proyek

Hari Ini KPK Periksa Kadis hingga Kabid di Pemkab Bekasi Terkait Suap Ijon Proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap proyek ijon di wilayah Kabupaten Bekasi yang menyeret Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang.
Nasib Babinsa yang Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Spons, TNI Beri Sanksi Disiplin

Nasib Babinsa yang Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Spons, TNI Beri Sanksi Disiplin

Babinsa Serda Heri, TNI yang menuduh penjual es gabus menjual makanan berbahan spons mendapakatkan sanksi disiplin. TNI menegaskan lakukan evaluasi internal.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT