GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Alasan Kuat Polisi Tetapkan Bos Terra Drone Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Maut

Polisi beberkan deretan alasan kuat Bos Terra Drone atau Dirut PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana sebagai tersangka dalam kasus kebakaran maut
Jumat, 12 Desember 2025 - 19:05 WIB
Bos Terra Drone jadi tersangka buntut kasus kebakaran
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi beberkan deretan alasan kuat Bos Terra Drone atau Dirut PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana (MWW) sebagai tersangka dalam kasus kebakaran maut yang terjadi di Gedung Terra Drone, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12) lalu.

Kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo, keputusan itu diambil berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi, keterangan ahli, hingga temuan laboratorium forensik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan kata dia, Michael disangkakan melanggar tiga pasal sekaligus yakni Pasal 187 KUHP tentang perbuatan yang membayakan keamanan umum, Pasal 188 KUHP tentang kesengajaan yang dapat menimbulkan kebakaran dan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian.

Soal SOP Penyimpanan Baterai

Lanjut Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo menjelaskan, alasan pertama yang paling mendasar, tidak ada keberadaan SOP terkait penyimpanan baterai lithium polymer (LiPo) yang berpotensi mudah terbakar.

"Hasil penyelidikan kami menemukan fakta bahwa tidak ada SOP terkait dengan penyimpanan baterai mudah terbakar."

"Tidak ada pemisahan antara baterai rusak, baterai bekas, maupun baterai yang sehat. Semua dijadikan satu. Ruang penyimpanan itu sekitar 2x2 meter, tanpa ukuran, tanpa tahan api," jelas Susatyo saat jumpa pers di Mapolres Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2025).

Terkait Pelatihan Keselamatan

Bahkan ia katakana, pihaknya menilai perusahaan lalai secara sistemik karena tdak menunjuk petugas K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan tidak pernah memberikan pelatihan keselamatan kepada karyawan.

Polisi juga menyoroti ketiadaan pintu darurat dan tak adanya jalur evakuasi sehingga para korban tewas karena terjebak api.

"Sebagaimana kita mengetahui bahwa korban 22 tersebut umumnya meninggal itu bukan karena luka bakar langsung, tetapi adalah akibat tidak bisa segera menyelamatkan diri, akhirnya kehabisan napas," jelas Susatyo.

"Sehingga kami menerapkan Pasal 188 KUHP, kelalaian menyebabkan kebakaran. Hal ini menurut kami berdasarkan kelalaian, yang sistem manajerial secara sistemik, menjadi pemicu jatuhnya baterai dan reaksi yang berantai," sambungnya.

Bos Terra Drone Mengetahui Risiko

Kemudian, kata dia, pasal terkait unsur kesengajaan digunakan karena MWW dianggap mengetahui bahwa baterai LiPo merupakan bahan berisiko tinggi, namun tetap membiarkan penyimpanan dilakukan tanpa SOP dan tanpa perlindungan.

“Sebagai direktur, tersangka tahu persis risiko baterai LiPo mudah terbakar, tetapi kondisi tetap dibiarkan tanpa standar keamanan,” beber Susatyo. 

Sebelumnya diberitakan, Dirut PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana (MWW) merupakan lulusan Teknik Dirgantara ITB angkatan 2001, dan selama ini dikenal aktif di dunia teknologi pesawat tanpa awak.

Dalam catatan publik, Michael kerap muncul sebagai pembicara dalam berbagai forum bergengsi, mulai dari CSR Award 2019 di Bali, Malaysia Drone Tech Festival 2020, hingga Aeroscape Innovation Summit 2023 di ITB. 

Januari 2024, ia menjadi narasumber Webinar Drone Industry Outlook.

Namanya juga tercatat sebagai salah satu pendesain Micro Drone Beroda “Zeke01”, berdasarkan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Meski demikian, informasi mengenai kehidupan pribadinya relatif tertutup. 

Ia selama ini dikenal sebagai teknokrat yang fokus pada inovasi drone dan pengembangan teknologi industri.

Kasus kebakaran Gedung Terra Drone kini menyeret nama Michael ke panggung hukum. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan kelalaian operasional perusahaan di bawah kepemimpinannya menjadi fokus utama penyidikan.

Polisi disebut masih mendalami standar keselamatan kerja di perusahaan, kepatuhan gedung terhadap perizinan dan K3, potensi penyimpanan bahan berisiko tinggi, seperti baterai drone, serta apakah ada tindakan lalai yang memperburuk kondisi saat kebakaran. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wacana WFH untuk Hemat BBM Dinilai Belum Matang, DPR Minta Pemerintah Jangan Asal Terapkan

Wacana WFH untuk Hemat BBM Dinilai Belum Matang, DPR Minta Pemerintah Jangan Asal Terapkan

Wacana penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk menekan konsumsi BBM (bahan bakar minyak) di tengah gejolak global dinilai belum siap dijalankan. 
Berita Foto: Momen Seskab Teddy Tinjau Langsung Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen

Berita Foto: Momen Seskab Teddy Tinjau Langsung Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya meninjau langsung keberangkatan para pemudik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3). 
Sayang Seribu Sayang, Emil Audero Terpuruk di Serie A, Mampukah Bersinar di Timnas Indonesia?

Sayang Seribu Sayang, Emil Audero Terpuruk di Serie A, Mampukah Bersinar di Timnas Indonesia?

Performa Emil Audero bersama US Cremonese tengah menjadi sorotan tajam di awal 2026. Ekspektasi tinggi terhadap Audero sebagai kiper Timnas Indonesia yang berkarier
Seskab Teddy Sebut Harga Tiket Kereta Api Kerakyatan Turun Jadi Rp135.000-Rp175.000

Seskab Teddy Sebut Harga Tiket Kereta Api Kerakyatan Turun Jadi Rp135.000-Rp175.000

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya mengungkapkan terdapat penurunan harga tiket Kereta Api Kerakyatan pada periode mudik Lebaran 2026.
Liga Muslim Dunia Salurkan Bantuan Rp 4,5 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh

Liga Muslim Dunia Salurkan Bantuan Rp 4,5 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh

Liga Muslim Dunia memberikan bantuan kepada masyarakat Aceh sebesar 1 juta Riyal atau setara Rp 4,5 miliyar lebih. Dana bantuan ini diserahkan ke masyarakat
Drama Makin Panas di AC Milan, Rafael Leao Siap Didepak?

Drama Makin Panas di AC Milan, Rafael Leao Siap Didepak?

Bintang AC Milan, Rafael Leao, kembali menjadi sorotan setelah mengunggah pesan misterius di media sosial, hampir dua hari usai insiden emosionalnya dalam laga melawan Lazio.

Trending

Drama Makin Panas di AC Milan, Rafael Leao Siap Didepak?

Drama Makin Panas di AC Milan, Rafael Leao Siap Didepak?

Bintang AC Milan, Rafael Leao, kembali menjadi sorotan setelah mengunggah pesan misterius di media sosial, hampir dua hari usai insiden emosionalnya dalam laga melawan Lazio.
Bangkit dari Terlupakan, Ezra Walian Rebut Hati John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?

Bangkit dari Terlupakan, Ezra Walian Rebut Hati John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?

Kembalinya Ezra Walian ke Timnas Indonesia menjadi salah satu cerita paling menarik jelang FIFA Series 2026. Setelah lama menghilang dari radar skuad Garuda, nama penyeran
Seskab Teddy Sebut Harga Tiket Kereta Api Kerakyatan Turun Jadi Rp135.000-Rp175.000

Seskab Teddy Sebut Harga Tiket Kereta Api Kerakyatan Turun Jadi Rp135.000-Rp175.000

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya mengungkapkan terdapat penurunan harga tiket Kereta Api Kerakyatan pada periode mudik Lebaran 2026.
Liga Muslim Dunia Salurkan Bantuan Rp 4,5 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh

Liga Muslim Dunia Salurkan Bantuan Rp 4,5 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh

Liga Muslim Dunia memberikan bantuan kepada masyarakat Aceh sebesar 1 juta Riyal atau setara Rp 4,5 miliyar lebih. Dana bantuan ini diserahkan ke masyarakat
Apa Kabar Lee Sook-ja? Eks Asisten Red Sparks yang Dekat dengan Megawati Kini Punya Tugas Baru

Apa Kabar Lee Sook-ja? Eks Asisten Red Sparks yang Dekat dengan Megawati Kini Punya Tugas Baru

Nama Megawati Hangestri kembali mencuri perhatian di Korea Selatan, sekaligus memunculkan kembali sosok Lee Sook-ja, eks asisten pelatih Red Sparks tahun 2022.
Sayang Seribu Sayang, Emil Audero Terpuruk di Serie A, Mampukah Bersinar di Timnas Indonesia?

Sayang Seribu Sayang, Emil Audero Terpuruk di Serie A, Mampukah Bersinar di Timnas Indonesia?

Performa Emil Audero bersama US Cremonese tengah menjadi sorotan tajam di awal 2026. Ekspektasi tinggi terhadap Audero sebagai kiper Timnas Indonesia yang berkarier
Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan salah satu pemain muda yang sedang berkembang di kompetisi Jerman, Laurin Ulrich. Disebut jadi suksesor Thom haye.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT