News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Gajah Sumatra Bantu Evakuasi Pasca Banjir di Pidie Aceh Tuai Kritik, Kini Sudah Dipulangkan ke PLG Saree

Empat gajah Sumatra bantu evakuasi pasca banjir di Pidie Aceh menuai kritik. Kini Midok, Abu, Aziz, dan Nonik sudah dipulangkan ke PLG Saree.
Jumat, 12 Desember 2025 - 22:50 WIB
Gajah terlatih menangani tumpukan kayu yang dibawa banjir bandang ke pemukiman penduduk di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Empat ekor gajah Sumatra sempat menjadi sorotan publik usai diturunkan untuk membantu proses evakuasi pasca banjir di wilayah Pidie, Aceh.

Aksi mereka yang awalnya dimaksudkan untuk membantu warga justru menimbulkan perdebatan dan menuai kritik dari sejumlah warganet yang menilai penggunaan satwa dilindungi dalam kegiatan tersebut kurang tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kini, keempat gajah itu, yakni Midok, Abu, Aziz, dan Nonik, telah resmi dipulangkan ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree.

Dilansir dari unggahan Instagram resmi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, keempat gajah tersebut kembali ke PLG Saree pada 11 Desember 2025.

Dalam unggahannya, BKSDA Aceh menjelaskan secara detail alasan dan pertimbangan mereka menurunkan gajah dalam proses penanganan pasca bencana.

Menurut keterangan BKSDA, kegiatan ini merupakan bagian dari respons tanggap darurat bencana banjir di Pidie Jaya, Aceh, yang dikoordinasikan bersama pemerintah kabupaten setempat.

Mereka menjelaskan bahwa penggunaan gajah dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi lapangan yang sulit dijangkau alat berat.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

"Terdapat beberapa titik di sekitar rumah warga yang masih sulit terakses sehingga Masyarakat tidak dapat membersihkan rumahnya karena kondisi masih terdapat puing berserakan. Di lokasi tersebut hanya bisa dengan tenaga manual yang pastinya akan membutuhkan waktu lama, sedangkan jika menggunakan alat berat dikhawatirkan akan justru merusak rumah-rumah yang sebagian terendam lumpur," tulis BKSDA Aceh dalam pernyataannya.

Untuk itulah, empat ekor gajah terlatih dari PLG Saree dikerahkan guna membantu membersihkan serpihan, batang pohon, dan membuka jalur bagi warga agar dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Proses evakuasi ini tidak dilakukan sembarangan. BKSDA memastikan bahwa setiap kegiatan bersama gajah dilakukan dengan hati-hati, terukur, dan diawasi langsung oleh para mahout (pawang gajah) serta tenaga profesional.

Tim di lapangan terdiri dari empat gajah, delapan mahout, petugas polisi hutan (Polhut), anggota Brigade Konservasi Alam (Brigdalkar), serta dikawal oleh personel kepolisian untuk memastikan keselamatan warga maupun satwa.

Selain menjelaskan peran gajah, BKSDA Aceh juga menyoroti aspek kesejahteraan hewan selama proses tanggap bencana.

Gajah-gajah tersebut mendapat perhatian penuh dari tim medis, mulai dari asupan pakan hingga perawatan kesehatan.

Untuk logistik pakan, disiapkan dari kebun warga secara sukarela, seperti pelepah pisang dan pelepah kelapa yang mudah diperoleh di sekitar lokasi.

Selain itu, gajah juga diberi suplemen tambahan berupa buah-buahan dan gula merah agar tetap bugar selama bertugas.

Dari sisi kesehatan, gajah berada di bawah pengawasan langsung dokter hewan dari BKSDA Aceh dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH Unsyiah).

Setiap individu diberikan vitamin, cairan desinfektan, vaksin anti-tetanus, serta obat-obatan lain yang diperlukan untuk mencegah infeksi dan stres akibat perubahan lingkungan.

Jam kerja gajah pun dibatasi secara ketat. Mereka hanya bekerja maksimal 4 jam per hari, yang dibagi dalam dua sesi masing-masing dua jam.

Setelah itu, gajah mendapat waktu istirahat selama dua jam untuk makan, minum, serta dilakukan pemeriksaan fisik oleh tim medis.

Proses sosialisasi juga dilakukan agar gajah tidak mengalami tekanan psikologis selama bertugas di area bencana.

Kendati demikian, publik di media sosial dan pemerhati satwa tetap melontarkan kritik.

Beberapa menilai penggunaan gajah dalam aktivitas pasca bencana seharusnya menjadi opsi terakhir karena berisiko menimbulkan stres pada hewan. Terlebih hutan sebagai tempat tinggalnya justru nyaris habis dirusak manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, setelah menjalankan misi di Pidie Aceh, Midok, Abu, Aziz, dan Nonik telah kembali ke PLG Saree dalam kondisi sehat.

Mereka kembali menjalani rutinitas pelatihan dan perawatan di bawah pengawasan tim konservasi. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahfud MD Tantang Presiden Prabowo Blak-blakan Sebut Identitas Penyandang Dana Demo Dibuka ke Publik

Mahfud MD Tantang Presiden Prabowo Blak-blakan Sebut Identitas Penyandang Dana Demo Dibuka ke Publik

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menantang Presiden Prabowo Subianto untuk mengungkap secara terbuka identitas penyandang dana di balik aksi unjuk rasa bila pemerintah memiliki informasi dan bukti yang kuat. 
ESG RI Naik Kelas, Kadin Sebut Perusahaan Indonesia Kini Mampu Bersaing di Panggung Global

ESG RI Naik Kelas, Kadin Sebut Perusahaan Indonesia Kini Mampu Bersaing di Panggung Global

Praktik keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG) di kalangan korporasi Indonesia dinilai memasuki fase baru.
Piala Dunia 2026 Hari Ini: Afrika Selatan Beri Kejutan Sejarah hingga Qatar yang Harus Angkat Koper Lebih Awal

Piala Dunia 2026 Hari Ini: Afrika Selatan Beri Kejutan Sejarah hingga Qatar yang Harus Angkat Koper Lebih Awal

Inilah tiga highlight moment yang terjadi di Piala Dunia 2026 tanggal 25 Juni 2026, mulai dari rekor baru Afrika Selatan hingga berakhirnya perjalanan Qatar.
Bukan Sekadar Efek Medsos, Pengamat Sebut Kinerja dan Kedekatan Publik Dongkrak Nama Teddy Indra Wijaya

Bukan Sekadar Efek Medsos, Pengamat Sebut Kinerja dan Kedekatan Publik Dongkrak Nama Teddy Indra Wijaya

Kehadiran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di panggung publik kini menjadi sorotan tajam bagi para pengamat politik. 
Bukan Hanya Bibir, Ada Bagian Tubuh Lain Disebut Rusak pada Korban Kasus Penyekapan di Bandung

Bukan Hanya Bibir, Ada Bagian Tubuh Lain Disebut Rusak pada Korban Kasus Penyekapan di Bandung

Dibalik kasus penyekapan di Bandung yang viral di medsos. Menyimpan banyak informasi yang jarang ditahu, seperti bagian tubuh korban alami luka berat.
Kejurnas Judo Piala Kasad XVI 2026 Resmi Digelar, Siap Lahirkan Judoka Berprestasi

Kejurnas Judo Piala Kasad XVI 2026 Resmi Digelar, Siap Lahirkan Judoka Berprestasi

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Piala Kasad XVI Tahun 2026 resmi digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Kartika, Divisi Infanteri 1/Kostrad, Cilodong, Depok, Kamis (25/6/2026).

Trending

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan masa kecil Taufik Hidayat diungkap Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, sebut pelaku sudah menunjukkan tanda-tanda kenakalan.
Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso sorot status hukum mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya
Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate ternyata sudah menciptakan dampak besar meski sang pemain belum main satu laga pun. Legenda klub beri reaksi.
Selengkapnya

Viral