Harga Tiket Pesawat ke Daerah Bencana Aceh dan Sumatera Masih Mahal, Pemerintah Pertimbangkan Diskon
- Freepik
Namun, ia mengakui hingga saat ini belum ada insentif khusus yang diberikan pemerintah kepada maskapai penerbangan, baik penerbangan reguler maupun komersial, yang melayani rute ke daerah bencana. Pemerintah masih mengandalkan pendekatan imbauan kepada maskapai agar tidak menaikkan harga tiket secara sepihak.
“Kami memang belum memberikan insentif resmi ke maskapai. Tapi sudah kami imbau melalui surat dari Dirjen agar penerbangan ke daerah terdampak bencana tetap menggunakan harga tiket normal dan tidak dinaikkan,” tegas Setiyo.
Imbauan tersebut dinilai penting mengingat kondisi masyarakat di daerah terdampak yang masih membutuhkan mobilitas udara, baik untuk keperluan evakuasi, pengungsian, maupun distribusi bantuan. Setiyo menyebut, tidak sedikit warga yang harus meninggalkan wilayahnya untuk mencari tempat yang lebih aman dan membutuhkan akses transportasi udara dengan harga yang wajar.
“Di daerah terdampak itu ada masyarakat yang perlu keluar untuk pengungsian atau alasan keselamatan. Jadi jangan sampai harga tiket justru memberatkan mereka di tengah situasi sulit,” ujarnya.
Kajian diskon tiket pesawat ini juga menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap tingginya harga tiket pesawat domestik, khususnya ke wilayah-wilayah dengan keterbatasan akses transportasi darat dan laut. Pemerintah menilai, dalam situasi bencana, negara perlu hadir memastikan akses transportasi tetap terjangkau.
Ke depan, Kemenhub akan terus berkoordinasi dengan maskapai, pengelola bandara, serta kementerian dan lembaga terkait untuk merumuskan kebijakan yang paling tepat. Pemerintah berharap, jika diskon tiket pesawat dapat direalisasikan, maka mobilitas masyarakat dan distribusi logistik ke daerah bencana di Sumatera dapat berjalan lebih lancar tanpa dibebani biaya tinggi. (nsp)
Load more