News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! 361 Calon Bayi Jadi Korban Aborsi Ilegal di Apartemen Bassura, KPAI Soroti Ancaman Serius

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti kasus praktik aborsi ilegal di Apartemen Basura, Jakarta Timur. Sebanyak 361 calon bayi menjadi korban.
Rabu, 17 Desember 2025 - 18:14 WIB
Tersangka kasus aborsi ilegal di Apartemen Bassura, Jakarta Timur
Sumber :
  • Foe Peace/VIVA

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti kasus praktik aborsi ilegal yang terjadi di Apartemen Basura, Jakarta Timur.

Sedikitnya, 361 perempuan telah melakukan aborsi yang ditangani oleh sindikat yang berpura-pura menjadi dokter dan tenaga medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra menilai kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman serius terhadap hak hidup anak yang seharusnya dijamin negara.

“Pertama, tentu kami mengapresiasi kerja-kerja konkret Polda Metro Jaya untuk mengungkap kejahatan serius terhadap anak. Karena salah satu prinsip hak anak yang sudah kita ratifikasi melalui Keppres 36 tahun 90 adalah salah satunya adalah prinsip hak hidup,” kata Jasra.

Ia menegaskan, hak hidup merupakan hak dasar yang tidak boleh dihambat oleh kondisi apa pun, kecuali dalam situasi tertentu yang diatur oleh hukum.

“Ini adalah hak dasar yang tidak boleh satu pun bisa menghambat,” ujarnya.

Jasra menyebut data sementara yang disampaikan kepolisian, yakni 361 calon bayi yang diduga menjadi korban praktik aborsi ilegal, sebagai gambaran nyata besarnya dampak kasus ini.

“Kalau kita lihat data yang disampaikan sementara oleh Polda Metro Jaya sebanyak 361 calon atau cikal bakal bayi, ya tentu ini adalah kita membayangkan ada 361 anak yang hak hidupnya dihambat oleh situasi-situasi ini,” ucapnya.

Ia menilai terungkapnya kasus ini menunjukkan bahwa negara kerap berada di tahap akhir penanganan, ketika kejahatan sudah terjadi dan korban telah berjatuhan.

“Kalau sudah ditangani oleh kepolisian, tentu kasus ini sebetulnya sudah di ujung. Kasusnya sudah memuncak dan kita selaku negara kadangkala terlambat untuk mencegah agar ilegal aborsi ini tidak terjadi,” katanya.

Karena itu, KPAI menekankan pentingnya penguatan upaya pencegahan sejak dini. Jasra menyoroti lemahnya pemahaman anak terkait kesehatan reproduksi serta derasnya arus informasi yang tidak tervalidasi di media sosial.

“Situasi anak-anak kita pada hari ini tidak baik-baik saja. Mereka berada dalam situasi pemahaman terkait kesehatan reproduksi yang terbatas, dan lebih banyak mencari informasi di media sosial tanpa validasi,” ujarnya.

Menurut Jasra, kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab melalui situs atau platform daring yang menjerumuskan anak-anak.

“Kadangkala dia tersesat dengan website yang dimanfaatkan oleh penjahat-penjahat anak ini,” kata dia.

Ia pun mendorong keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pendidik, hingga media massa, untuk memperkuat edukasi dan memutus mata rantai kejahatan terhadap anak.

“Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidik tentu penting kita edukasi terus menerus betapa bahayanya ilegal aborsi,” ujarnya.

Jasra berharap pengungkapan kasus ini menjadi yang terakhir. Namun, ia mengingatkan bahwa tanpa pencegahan yang kuat, peristiwa serupa berpotensi terus berulang.

“Mudah-mudahan kita berharap kasus ini adalah kasus terakhir. Tapi nampaknya kalau kita tidak kencang melakukan upaya pencegahan, tentu situasi-situasi ini terus berulang,” tuturnya.

Terakhir, Jasra menyampaikan apresiasi KPAI terhadap Polda Metro Jaya yang dinilainya konsisten hadir dalam mengungkap kejahatan terhadap anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pengungkapan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani kejahatan yang menyasar hak paling dasar anak.

“Kami KPAI sekali lagi mengapresiasi Polda Metro Jaya dan tim untuk selalu hadir dan serius untuk mengungkap kejahatan terhadap anak, terutama soal ilegal aborsi ini,” pungkasnya. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar 12 Pejabat Pemkab Tulungagung Turut Diperiksa KPK, Buntut OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo

Daftar 12 Pejabat Pemkab Tulungagung Turut Diperiksa KPK, Buntut OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo

Sebanyak 12 pejabat Pemkab Tulungagung diboyong KPK ke Surabaya untuk pemeriksaan lanjutan terkait OTT terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Ekonomi Diisukan Lemas, Seskab Teddy: Dua Kali Lebaran Pemerintahan Prabowo Tetap Stabil

Ekonomi Diisukan Lemas, Seskab Teddy: Dua Kali Lebaran Pemerintahan Prabowo Tetap Stabil

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan daya beli masyarakat tidak terganggu, bahkan dalam momentum krusial seperti Lebaran.
Final Four Proliga 2026: Samator Bangkit! Hadi Sampurno Soroti Mental Tim Usai Taklukkan Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Samator Bangkit! Hadi Sampurno Soroti Mental Tim Usai Taklukkan Garuda Jaya

Surabaya Samator akhirnya meraih kemenangan perdana di putaran pertama Final Four Proliga 2026.
Ruang Menteri hingga Wamen PU Digeledah Kejati Jakarta, Dody Hanggodo: Demi Allah Saya Enggak Tahu

Ruang Menteri hingga Wamen PU Digeledah Kejati Jakarta, Dody Hanggodo: Demi Allah Saya Enggak Tahu

Menurut Dody, tidak ada urgensi untuk membicarakan perkara tersebut secara internal lantaran prosesnya berada di tangan aparat penegak hukum.
Tim Geypens Langsung Ketiban Sial Usai Comeback ke Liga Belanda, Wonderkid Timnas Indonesia Alami Malam Kelam Bersama FC Emmen di Eerste Divisie

Tim Geypens Langsung Ketiban Sial Usai Comeback ke Liga Belanda, Wonderkid Timnas Indonesia Alami Malam Kelam Bersama FC Emmen di Eerste Divisie

Kembalinya Tim Geypens ke lapangan hijau bersama FC Emmen justru berujung pahit. Wonderkid Timnas Indonesia itu harus merasakan malam kelam saat timnya kalah.
Usai Viral Pungli Warga, Dedi Mulyadi Sulap Jembatan Cirahong Jadi Spot Estetik

Usai Viral Pungli Warga, Dedi Mulyadi Sulap Jembatan Cirahong Jadi Spot Estetik

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan kondisi terkini jembatan Cirahong seusai viral marak pungli oleh warga. Kini disulap jadi lebih rapi dan estetik.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin disorot Dedi Mulyadi. Ia pertanyakan sanksi tegas untuk perawat, dari pembinaan hingga kemungkinan pemecatan.
Selengkapnya

Viral