GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Cetak Hattrick OTT dalam Sepekan, Tangerang–Bekasi–Kalsel Disasar Operasi Senyap

KPK mencatat hattrick OTT dalam sepekan di Tangerang, Bekasi, dan Kalsel. Puluhan orang diamankan, mayoritas diduga terkait aparat hukum.
Jumat, 19 Desember 2025 - 08:00 WIB
Ilustrasi gedung KPK.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan hattrick Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam waktu berdekatan pada pertengahan pekan ini.

Tiga operasi senyap digelar hampir bersamaan di sejumlah daerah, mulai dari Banten, Jawa Barat, hingga Kalimantan Selatan. Rangkaian OTT tersebut menegaskan intensitas penindakan KPK terhadap dugaan praktik korupsi lintas wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

OTT pertama dilakukan KPK pada Rabu (17/12/2025) di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, serta Jakarta. Dalam operasi ini, KPK mengamankan sembilan orang dari berbagai latar belakang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, pihak-pihak yang ditangkap terdiri dari aparat penegak hukum hingga pihak swasta. Komposisi tersebut membuat OTT ini langsung menyita perhatian publik.

“Tim penindakan mengamankan sembilan orang, terdiri dari satu orang jaksa, dua orang pengacara, dan enam orang dari pihak swasta,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (18/12/2025).

Selain mengamankan para pihak, penyidik KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dengan nilai cukup besar. Dari hasil operasi tersebut, KPK menemukan uang sekitar Rp900 juta.

Budi menegaskan, seluruh pihak yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif. KPK belum mengumumkan status hukum maupun konstruksi perkara secara resmi.

“Saat ini para pihak yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif. Perkembangan status hukum, kronologi, dan konstruksi perkara akan disampaikan kemudian,” katanya.

Sumber yang diperoleh menyebutkan OTT di Tangerang ini diduga berkaitan dengan praktik pemerasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) oleh oknum jaksa yang bertugas di wilayah Banten. Namun, informasi tersebut masih akan dikonfirmasi lebih lanjut oleh KPK melalui mekanisme resmi.

Berdasarkan ketentuan hukum acara pidana, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang tertangkap tangan.

OTT kedua berlangsung pada Kamis (18/12/2025) malam di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Operasi senyap ini kembali menunjukkan eskalasi penindakan KPK dalam waktu singkat.

“Benar, sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan. Masih berproses,” kata Budi saat dikonfirmasi, Kamis malam.

Dalam OTT di Bekasi, KPK mengamankan sekitar 10 orang. Namun, hingga kini identitas para pihak dan dugaan perkara korupsinya belum diungkap ke publik.

“Sampai dengan saat ini tim sudah mengamankan sekitar sepuluh orang,” ujar Budi.

Informasi dari Antara menyebutkan, tiga orang penyidik KPK turut menyegel ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Penyegelan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk mengamankan dokumen dan barang bukti.

“Tiga orang pakai masker semua, masuk menunjukkan identitas KPK,” ujar petugas sekuriti Gedung Bupati Bekasi. Ketiga penyidik tersebut disebut langsung menuju lantai dua dan keluar sekitar setengah jam kemudian dengan kondisi ruang kerja bupati telah disegel.

Belum berhenti sampai di situ, KPK kembali mengumumkan OTT ketiga yang digelar di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, pada hari yang sama.

“Tim hari ini juga melakukan kegiatan di wilayah Kalsel. Sampai saat ini enam orang sudah diamankan,” kata Budi.

OTT di Kalimantan Selatan ini masih berlangsung, dengan tim penindakan KPK disebut masih berada di lapangan. KPK belum mengungkap identitas para pihak yang ditangkap maupun dugaan perkara yang menjerat mereka.

“Tim masih di lapangan,” imbuh Budi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rangkaian tiga OTT dalam waktu singkat ini menunjukkan keseriusan KPK dalam melakukan penindakan terhadap dugaan tindak pidana korupsi. Fakta bahwa mayoritas OTT diduga menyasar aparat penegak hukum turut menjadi sorotan, mengingat posisi strategis mereka dalam sistem penegakan hukum.

KPK memastikan seluruh proses dilakukan sesuai prosedur dan menjunjung asas praduga tak bersalah. Lembaga antirasuah juga berjanji akan menyampaikan informasi lengkap terkait status hukum, pasal sangkaan, serta konstruksi perkara dari ketiga OTT tersebut melalui konferensi pers resmi dalam waktu dekat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Persija Jakarta Dipastikan Away ke Markas Bali United Tanpa Mauricio Souza, Sosok Ini Resmi Jadi Pengganti

‎Persija Jakarta Dipastikan Away ke Markas Bali United Tanpa Mauricio Souza, Sosok Ini Resmi Jadi Pengganti

Persija Jakarta tanpa Mauricio Souza saat melawan Bali United akibat sanksi akumulasi kartu. Ricky Nelson dipercaya memimpin Macan Kemayoran di laga krusial itu
Fakta-Fakta Penyegelan Toko Emas Tiffany & Co di Jakarta: Dugaan Selundupan hingga Underinvoice Terungkap

Fakta-Fakta Penyegelan Toko Emas Tiffany & Co di Jakarta: Dugaan Selundupan hingga Underinvoice Terungkap

Tiga gerai Tiffany & Co di Jakarta disegel Bea Cukai. Terungkap dugaan barang tak bayar bea masuk dan praktik underinvoice impor.
Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Martin Suryana, tokoh masyarakat Tionghoa menyebutkan bahwa perayaan Imlek di lingkungan ini bukan lagi milik etnis tertentu, melainkan sudah menjadi pesta budaya milik seluruh warga.
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

BRI Group memperluas akses hunian layak sekaligus memperkuat pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Bocor! Ruang Ganti Persib Memanas usai Hancur Lebur di Tangan Ratchaburi? Bojan Hodak Tegur Keras Pemain sampai Minta Jangan Saling Menyalahkan

Bocor! Ruang Ganti Persib Memanas usai Hancur Lebur di Tangan Ratchaburi? Bojan Hodak Tegur Keras Pemain sampai Minta Jangan Saling Menyalahkan

Situasi ruang ganti Persib usai kalah 0-3 dari Ratchaburi terungkap. Bojan Hodak menegur keras pemain dan menegaskan perbedaan level Super League dengan ACL 2.
Menelisik Lebih Jauh Bulgaria, Wakil Eropa yang Berpeluang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Menelisik Lebih Jauh Bulgaria, Wakil Eropa yang Berpeluang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bulgaria, negara yang pernah finis di peringkat empat Piala Dunia 1994 berpeluang hadapi Timnas Indonesia jika keduanya mampu melaju ke final FIFA Series 2026.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT