GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

119,5 Juta Warga Diperkirakan Bepergian saat Nataru, Kapolri Wanti-Wanti soal Ini

Pergerakan masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 diperkirakan melonjak tajam.
Senin, 22 Desember 2025 - 09:15 WIB
ILUSTRASI - Jalan tol
Sumber :
  • Syaiful Arif-Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Pergerakan masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 diperkirakan melonjak tajam.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan selama masa Nataru mencapai 119,5 juta orang. Ini meningkat hampir 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lonjakan mobilitas itu terjadi bersamaan dengan ancaman cuaca ekstrem.

BMKG mencatat adanya sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di tengah puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026

Kondisi tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang dibacakan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Muhammad Fadil Imran saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025.

“Situasi ini menuntut kesiapan yang lebih tinggi sehingga pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Fadil membacakan amanat Kapolri.

Ia menerangkan Operasi Lilin 2025 digelar selama 14 hari mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan berbagai instansi terkait.

"Sebanyak 2.903 posko disiapkan di seluruh Indonesia untuk mengamankan lebih dari 44 ribu objek mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan hingga lokasi perayaan malam tahun baru," kata Fadil Imran.

Dalam amanatnya, Kapolri menyoroti sejumlah potensi persoalan utama selama Nataru mulai dari kepadatan lalu lintas, keselamatan transportasi hingga risiko gangguan keamanan dan bencana alam.

"Di sektor lalu lintas, pengaturan arus kendaraan menjadi perhatian utama, terutama di jalur tol, jalur arteri, kawasan wisata, serta akses menuju terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara," bebernya.

Fadil menyebut rekayasa lalu lintas dan pembatasan angkutan barang diminta dijalankan sesuai surat keputusan bersama lintas kementerian.

“Pengaturan dan rekayasa lalu lintas harus dilakukan dengan tepat, menyesuaikan kondisi lapangan, serta memanfaatkan teknologi pemantauan lalu lintas,” katanya.

Selain kepadatan kendaraan, Kapolri juga menekankan perlunya antisipasi terhadap potensi bencana seperti banjir dan longsor yang dapat mengganggu jalur utama dan jalur alternatif.

"Posko terpadu diminta bersiaga di titik rawan dengan perlengkapan darurat dan SAR yang memadai," ujarnya.

Dari sisi keamanan, pengamanan ibadah Natal dan pusat keramaian menjadi fokus termasuk langkah pencegahan terhadap kejahatan konvensional dan potensi ancaman teror.

"Patroli dan deteksi dini diminta ditingkatkan terutama pada waktu dan lokasi rawan," tuturnya.

Kapolri juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan serta bahan pokok selama libur panjang mengingat tingginya kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelayanan Nataru bukan hanya soal pengamanan, tapi juga respons cepat terhadap berbagai situasi di lapangan,” ujar Fadil.

"Masyarakat diminta memanfaatkan layanan darurat Polri 110 untuk melaporkan gangguan atau meminta bantuan selama periode libur. Informasi terkait cuaca, lalu lintas, dan pengaturan perjalanan diharapkan dapat diakses secara luas agar perjalanan masyarakat lebih terencana," tandasnya. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemulihan Pascabencana Sumatera Bergerak Cepat, Layanan Dasar Kembali Normal

Pemulihan Pascabencana Sumatera Bergerak Cepat, Layanan Dasar Kembali Normal

IBSW apresiasi respons cepat pemerintah dalam pemulihan pascabencana Sumatera, soroti pembangunan hunian, infrastruktur, dan layanan publik.
PBSI Buka Suara soal Alasan Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

PBSI Buka Suara soal Alasan Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

Kabid Binpres Pelatnas PBSI, Eng Hian, memberikan komentar soal racikan baru ganda campuran untuk China Masters Super 100 mendatang.
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Tabir gelap di balik kasus narkoba yang menjerat Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro, semakin terkuak. 
Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Polres Metro Tangerang Kota memilih mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah berstatus sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Bojan Hodak akui mental Persib terdampak usai kalah telak dari Ratchaburi di ACL 2. Namun ia optimistis Maung Bandung bangkit dan membalas di leg kedua demi tiket lolos.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT