News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ijazah Tertahan 17 Tahun Akhirnya Lunas, Pramono Tutup Program Pemutihan 2025 untuk 2.753 Siswa

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup rangkaian Program Pemutihan Ijazah Tahun 2025 dengan menyalurkan bantuan tahap kelima kepada 2.753 peserta didik. 
Selasa, 30 Desember 2025 - 14:27 WIB
Ijazah Tertahan 17 Tahun Akhirnya Lunas, Pramono Tutup Program Pemutihan 2025 untuk 2.753 Siswa
Sumber :
  • dok. Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup rangkaian Program Pemutihan Ijazah Tahun 2025 dengan menyalurkan bantuan tahap kelima kepada 2.753 peserta didik. 

Penyerahan bantuan senilai total Rp2,8 miliar itu dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di halaman Balai Kota Jakarta, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahap kelima sekaligus menjadi penutup program pemutihan ijazah sepanjang 2025 yang menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk sekolah swasta dan madrasah. 

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyoroti masih adanya warga yang ijazahnya tertahan selama belasan tahun akibat kendala biaya.

“Bagi saya pribadi, setiap pelaksanaan program pemutihan ijazah selalu menghadirkan momen yang sangat mengharukan. Bahkan, pada kesempatan ini terdapat penerima yang ijazahnya tertahan hingga 17 tahun. Saat ini orang tersebut telah berusia sekitar 50 tahun dan ijazahnya masih menggunakan istilah SMU. Ini menjadi potret nyata kondisi pendidikan kita,” urai Gubernur Pramono.

Pramono menjelaskan, persoalan ijazah tertahan umumnya terjadi di sekolah swasta, mengingat pendidikan di sekolah negeri Jakarta telah digratiskan. 

Dari total 2.753 penerima tahap kelima, sebanyak 1.488 peserta didik berasal dari sekolah swasta dan 1.265 lainnya merupakan siswa madrasah.

“Pada tahap kali ini, lebih dari seribu penerima berasal dari madrasah. Artinya, program ini menyasar seluruh jenjang dan jenis sekolah, baik negeri, swasta, maupun madrasah. Program ini juga akan terus menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta,” ujarnya.

Program Pemutihan Ijazah disebut sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membuka kembali akses pendidikan dan kesempatan kerja bagi warga yang selama ini terhambat akibat biaya administrasi pendidikan.

Sepanjang 2025, Pemprov DKI Jakarta telah menuntaskan pemutihan terhadap 6.050 ijazah dengan total anggaran sekitar Rp14,9 miliar melalui kolaborasi lintas pihak. 

Melihat dampak sosial yang besar, Pemprov DKI menargetkan jumlah penerima pada tahun mendatang tetap berada pada kisaran yang sama.

“Kami berharap jumlah penerima dapat berada pada kisaran yang sama seperti tahun ini. Jika bisa mencapai sekitar 6.000 penerima, menurut saya itu sudah cukup baik. Pada tahap awal program, jumlah penerima memang masih sedikit karena belum banyak masyarakat yang berani terbuka menyampaikan bahwa ijazahnya tertahan. Kini, setelah program semakin dikenal, masyarakat mulai secara sukarela melaporkan kondisinya,” tegas Pramono.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menyampaikan bahwa tahap kelima merupakan puncak dari rangkaian panjang program pemutihan ijazah yang dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun.

“Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 117 siswa, tahap kedua kepada 371 siswa, tahap ketiga kepada 820 siswa, tahap keempat gelombang pertama kepada 744 siswa dan gelombang kedua kepada 1.238 siswa, serta tahap kelima kepada 2.753 siswa,” ujar Nahdiana.

Ia menambahkan, keberlangsungan program ini tidak terlepas dari dukungan para mitra kolaborasi, khususnya dalam aspek pendanaan.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur atas arahan dan bimbingannya, serta kepada para kolaborator, khususnya Baznas DKI Jakarta, yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan program ini,” tuturnya.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh warga. Nunung (54), warga Jakarta Utara, mengaku lega setelah ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP) putranya yang tertahan lebih dari tiga tahun akhirnya bisa ditebus melalui program pemutihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Senang sekali, anak saya akhirnya bisa menerima ijazah SMP. Waktu itu saya tidak punya uang untuk menebus ijazah. Suami juga sudah tidak bekerja. Alhamdulillah, hari ini ijazahnya bisa diterima,” ucap Nunung.

Dengan ditutupnya tahap kelima, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya menjadikan pemutihan ijazah sebagai instrumen keberlanjutan untuk mendorong pendidikan yang lebih adil dan inklusif bagi seluruh warga Jakarta. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

6 Shio yang Diramal Dapat Kekayaan pada 11 April 2026, Babi dan Monyet Bersiaplah!

6 Shio yang Diramal Dapat Kekayaan pada 11 April 2026, Babi dan Monyet Bersiaplah!

Ramalan shio 11 April 2026 menunjukkan ada beberapa shio yang berpotensi mendapatkan kekayaan dan kelimpahan. Simak siapa saja yang beruntung pada hari ini.
Cuci Gudang Inter Milan di Tengah Ambang Scudetto, 10 Bintang Nerazzurri Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

Cuci Gudang Inter Milan di Tengah Ambang Scudetto, 10 Bintang Nerazzurri Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

Inter Milan tengah bersiap hadapi fase penting dalam perjalanan klub mereka. Meski berada di ambang juara Serie A, manajemen justru merencanakan perombakan.
5 Zodiak Paling Hoki Soal Karier 11 April 2026, Aries yang Paling Bersinar!

5 Zodiak Paling Hoki Soal Karier 11 April 2026, Aries yang Paling Bersinar!

5 zodiak paling hoki soal karier 11 April 2026: Aries, Taurus, Leo hingga Scorpio diprediksi mengalami lonjakan karier besar. Cek zodiakmu!
Stop Panic Buying LPG 3 KG, Tim Reskrim Polresta Banyuwangi Sidak SPPBE di Banyuwangi

Stop Panic Buying LPG 3 KG, Tim Reskrim Polresta Banyuwangi Sidak SPPBE di Banyuwangi

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi menyatakan hasil pantauan di lapangan menunjukkan ketersediaan gas dalam kondisi aman. 
Menteri Keuangan Indonesia Bantah Proyeksi Bank Dunia, Yakin Ekonomi RI 2026 Tembus di Atas Target

Menteri Keuangan Indonesia Bantah Proyeksi Bank Dunia, Yakin Ekonomi RI 2026 Tembus di Atas Target

Menteri Keuangan Indonesia bantah proyeksi Bank Dunia soal ekonomi RI 2026. Purbaya Yudhi Sadewa yakin pertumbuhan bisa tembus target APBN.
Gubernur Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp10 Juta untuk Nina Saleha, Ibu yang Bayinya Nyaris Tertukar di RSHS

Gubernur Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp10 Juta untuk Nina Saleha, Ibu yang Bayinya Nyaris Tertukar di RSHS

Gubernur Dedi Muyadi memberikan bantuan langsung kepada Nina Saleha, seorang ibu yang bayinya nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin senilai Rp10 juta.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Selengkapnya

Viral