GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Pasutri di Makassar Siksa dan Rudapaksa Karyawan Sendiri sambil Direkam

Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar menangkap pasangan suami istri yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap karyawannya sendiri. Peristiwa ini mengg-
Selasa, 6 Januari 2026 - 18:35 WIB
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Arya Perdana meminta keterangan pasutri pelaku rudapaksa terhadap karyawannya sendiri
Sumber :
  • muhammad noer

tvOnenews.com — Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar menangkap pasangan suami istri yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap karyawannya sendiri.

Peristiwa ini menggegerkan publik karena melibatkan kekerasan seksual, penyekapan, serta perekaman aksi kejahatan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua pelaku diketahui berinisial ES (suami) dan ES (istri). Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan di Polrestabes Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.

Detik-detik Seorang Istri Aniaya hingga Suruh Suami Perkosa Karyawati di Makassar, Polisi: Kejadiannya Direkam
Detik-detik Seorang Istri Aniaya hingga Suruh Suami Perkosa Karyawati di Makassar, Polisi: Kejadiannya Direkam
Sumber :
  • istimewa

Awal Terungkapnya Kasus

Kasus ini terungkap setelah korban, seorang perempuan yang bekerja sebagai karyawan di usaha nasi kuning milik pelaku, berhasil melarikan diri setelah disekap selama dua hari. Usai meloloskan diri, korban langsung melapor ke pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan polisi, pasangan suami istri tersebut merupakan pedagang nasi kuning yang beroperasi di Jalan Hertasning, Kota Makassar. Sementara korban adalah karyawan mereka.

Kronologi Kejadian

Ilustrasi pemerkosaan.
Ilustrasi pemerkosaan.
Sumber :
  • Antara

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar Ipda Rianto menjelaskan bahwa kasus bermula dari kecurigaan sang istri terhadap korban. Pelaku perempuan menuduh korban memiliki hubungan terlarang dengan suaminya.

“Korban diajak ke rumah pelaku di wilayah Jalan Merombong dengan dalih tertentu. Setibanya di sana, korban kemudian disekap selama dua hari,” ujar Ipda Rianto.

Selama masa penyekapan tersebut, korban mengalami kekerasan fisik dan tekanan psikologis.

Dalam kondisi tertekan, korban kemudian dipaksa berhubungan badan dengan tersangka laki-laki, sementara aksi tersebut direkam oleh tersangka perempuan.

“Awalnya korban disiksa terlebih dahulu, lalu dipaksa bersetubuh dengan suami pelaku dan direkam langsung oleh istrinya,” jelasnya.

Ancaman dan Pelarian Korban

Polisi mengungkapkan, saat korban disekap, pelaku perempuan sempat memaksa korban menelepon orang tuanya. Dalam percakapan itu, orang tua korban juga mendapat ancaman agar tidak melapor atau menjemput korban.

Namun setelah lebih dari 24 jam disekap, korban mendapati rumah pelaku dalam keadaan kosong. Korban kemudian menghubungi sepupunya yang langsung menjemput dan membawanya ke tempat aman sebelum melapor ke polisi.

Ilustrasi pemerkosaan
Ilustrasi pemerkosaan
Sumber :
  • Antara

Motif Pelaku

Menurut hasil pemeriksaan sementara, motif utama pelaku adalah sakit hati dan cemburu. Tersangka perempuan merasa dikhianati karena menduga korban berselingkuh dengan suaminya.

“Bukti perselingkuhan yang dimaksud oleh tersangka perempuan sampai saat ini tidak pernah ditunjukkan kepada penyidik,” tegas Ipda Rianto.

Kedekatan korban dan tersangka laki-laki, lanjut polisi, sejauh ini hanya sebatas hubungan kerja di usaha nasi kuning tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi memastikan hanya ada dua pelaku dalam kasus ini, yakni pasangan suami istri tersebut. Hingga kini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain, meski belum ditemukan laporan tambahan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal kekerasan seksual, dengan ancaman hukuman penjara antara 9 hingga 12 tahun.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata-kata Pertama George Russell Pasca Gagal Finis di Balapan Utama F1 GP Kanada 2026: Rasanya Seperti...

Kata-kata Pertama George Russell Pasca Gagal Finis di Balapan Utama F1 GP Kanada 2026: Rasanya Seperti...

Pembalap Mercedes dari Inggris, George Russell, mengungkapkan rasa frustrasinya setelah gagal finis saat memimpin balapan utama  F1 GP Kanada 2026 kemarin.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Lihat Cara John Herdman Pertajam Timnas Indonesia, Bukan Tambah Striker Baru

Media Vietnam Tak Habis Pikir Lihat Cara John Herdman Pertajam Timnas Indonesia, Bukan Tambah Striker Baru

Media Vietnam terheran-heran dengan cara John Herdman mempertajam Timnas Indonesia, ternyata bukan dengan menambah striker baru di Timnas Indonesia, lalu apa?
Ultras AC Milan Serang Zlatan Ibrahimovic

Ultras AC Milan Serang Zlatan Ibrahimovic

Bukan hanya menuntut pergantian pelatih, para pendukung Rossoneri kini juga 'menyerang' Zlatan Ibrahimovic dengan mendesaknya untuk angkat kaki dari klub.
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Emil Audero Ciptakan Sejarah di Serie A bersama Cremonese

Jelang Gabung Timnas Indonesia, Emil Audero Ciptakan Sejarah di Serie A bersama Cremonese

‎Catatan impresif tersebut hadir di tengah persiapan Emil Audero untuk bergabung bersama Timnas Indonesia.
Hari Raya Idul Adha, 1,5 Juta Tabung LPG Tiga Kilogram di Jatim Ditambah

Hari Raya Idul Adha, 1,5 Juta Tabung LPG Tiga Kilogram di Jatim Ditambah

Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha dan libur panjang, Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Jatim, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman
Selain Bojan Hodak, Persib Konfirmasi Ditinggalkan Sosok Ini 

Selain Bojan Hodak, Persib Konfirmasi Ditinggalkan Sosok Ini 

Persib Bandung resmi melepas Bojan Hodak setelah tak ada kata sepakat antara manajemen dengan pelatih Persib tersebut.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral