Viral Narasi Kuliah Adalah Scam hingga Lebih Baik Nikah Muda, BKKBN Ingatkan Dampak Jangka Panjang
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN merespons viralnya video kreator bernama Azkiave yang menyebut kuliah adalah scam dan lebih baik menikah muda.
Sebagai informasi, Azkiave adalah konten kreator yang viral lantaran menikah di usia 19 tahun dengan pasangan berusia 29 tahun.
Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Budi Setiyono, menegaskan bahwa pernikahan usia muda tidak dapat dipandang semata sebagai pilihan personal atau tren media sosial. Menurutnya, praktik tersebut perlu ditelaah dari sudut pandang demografi dan pembangunan manusia.
“Pernikahan bukan hanya peristiwa sosial, tetapi juga berkaitan erat dengan struktur penduduk, kualitas sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi,” kata Budi, dikutip Kamis (8/1/2026).
Budi menjelaskan, pernikahan yang dilakukan pada usia terlalu muda berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang, terutama jika individu belum mencapai kematangan fisik, mental, dan sosial.
Dampak tersebut, lanjutnya, tidak hanya dirasakan oleh pasangan yang menikah, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap masyarakat secara luas.
“Nikah muda dapat berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia. Jika praktik ini meluas, dampaknya bisa terasa dalam pembangunan jangka panjang,” ujarnya.
Selama ini, istilah nikah muda di Indonesia kerap merujuk pada keputusan membangun rumah tangga sebelum kesiapan biologis, psikologis, dan sosial benar-benar terpenuhi.
Dalam perspektif pembangunan, pernikahan usia remaja juga sering dikaitkan dengan keterbatasan akses pendidikan, minimnya kesiapan ekonomi, serta rendahnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi.
Dari sisi demografi, usia pernikahan yang terlalu dini dinilai berkorelasi dengan meningkatnya risiko kesehatan, persoalan sosial, hingga kerentanan ekonomi. Oleh karena itu, BKKBN mengingatkan agar keputusan menikah dilakukan setelah calon pasangan memiliki kesiapan yang menyeluruh.
“Kesadaran untuk mempersiapkan pernikahan secara matang perlu menjadi perhatian bersama sebelum memutuskan untuk membangun keluarga,” beber Budi.
Fenomena ini mencuat setelah warganet ramai memperbincangkan konten Azkiave bersama suaminya, Yuka. Dalam salah satu video, Azkiave mengajukan pertanyaan kepada sang suami terkait langkah yang dapat diambil lulusan SMA yang tidak diterima di perguruan tinggi.
Yuka, yang berusia 29 tahun dan juga berprofesi sebagai konten kreator, menyampaikan bahwa tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi bukan berarti gagal. Ia menilai bahwa kuliah bukan satu-satunya jalan menuju kesuksesan.
Load more