News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dirut Bulog Minta agar per Orang Dapat Beli Beras SPHP di Atas Dua Pack

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan agar masyarakat dapat membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) lebih dari dua pack per orang.
Senin, 12 Januari 2026 - 07:07 WIB
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam upaya meningkatkan distribusi sekaligus memperluas akses pangan terjangkau, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan agar masyarakat dapat membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) lebih dari dua pack per orang.

Ia mengatakan usulan itu akan terlebih dahulu diajukan kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) agar kebijakan berjalan terkoordinasi serta mendukung efektivitas distribusi pangan yang merupakan subsidi dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya, mudah-mudahan (setiap orang bisa beli beras SPHP lebih dari dua pack). Kita akan ajukan dulu ke Bapanas supaya juga turnover-nya itu juga banyak," kata Rizal mengutip Antara pada Minggu.

Ia menyampaikan kebijakan pembelian beras SPHP di atas dua pack sebelumnya telah diterapkan di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga pangan seluruh masyarakat.

Rizal menegaskan kebijakan itu disiapkan untuk memperkuat distribusi beras program SPHP, yang mana jumlah realisasi beras subsidi itu sepanjang 2025 mencapai 802.939 ton dari target 1,5 juta ton.

Adapun Bulog menargetkan penyaluran beras SPHP di tahun 2026 sebanyak 1,5 juta ton yang direncanakan berjalan berkelanjutan sepanjang tahun tanpa terputus seperti pola sebelumnya. Target itu tidak ada perbedaan dari tahun sebelumnya.

Penyaluran SPHP beras dirancang berlangsung dari Januari hingga Desember 2026 agar distribusi lebih stabil, tidak terhenti sementara, serta mampu merespons kebutuhan pasar.

Menurutnya evaluasi menunjukkan distribusi SPHP sebelumnya belum optimal karena pelaksanaan terfragmentasi, sempat berhenti beberapa bulan, sehingga realisasi penyaluran jauh dari target yang ditetapkan pemerintah.

Ke depan, kata Rizal, mekanisme distribusi SPHP tetap sama namun akan dibuat lebih fleksibel, terutama terkait jumlah pembelian per orang agar penyaluran lebih efektif dan merata.

"Penyaluran beras SPHP tahun ini ditargetkan 1,5 juta ton ke depan, yang kami akan laksanakan strateginya sepanjang tahun. Jadi tidak seperti yang lalu terpotong-potong," ujar Rizal.

Dengan strategi distribusi sepanjang tahun dan pelonggaran kuota pembelian, Bulog optimistis penyaluran SPHP beras dapat berjalan maksimal sekaligus menjaga stabilitas harga pangan nasional.

Selain beras, Bulog juga menargetkan penyaluran SPHP jagung sebesar 500 ribu ton sebagai bagian dari penguatan stabilisasi harga pakan untuk peternak di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyaluran SPHP dilakukan melalui berbagai kanal distribusi, termasuk Koperasi Desa Merah Putih, pasar rakyat, ritel modern, serta kegiatan Gerakan Pangan Murah, guna menahan laju kenaikan harga di tingkat konsumen.

Adapun beras SPHP selama ini dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp12.500 per kilogram untuk zona 1 (Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, NTB, Sulawesi); Rp13.100 per kilogram untuk zona 2 (Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan); dan Rp13.500 per kilogram untuk zona 3 (Maluku, Papua).(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nova Arianto Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Gabung Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026, Ini Bocoran Namanya

Nova Arianto Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Gabung Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026, Ini Bocoran Namanya

Nova Arianto mengungkap tujuh pemain diaspora akan gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF 2026, termasuk Matthew Baker, plus TC digelar di Yogyakarta.
Reaksi Netizen Belanda Atas Sidang Skandal Paspoortgate: Dean James Harusnya Jadi Contoh Kasus

Reaksi Netizen Belanda Atas Sidang Skandal Paspoortgate: Dean James Harusnya Jadi Contoh Kasus

Dari sidang tersebut, terdapat sesi pembelaan dari kedua pihak tergugat dan penggugat. Di mana NAC Breda memberikan tuntutan untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles yang diperkuat oleh pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James. 
DPR Desak Evaluasi Total Taksi Green SM, Soroti Rekam Jejak Insiden hingga Picu Tabrakan KRL–Argo Bromo

DPR Desak Evaluasi Total Taksi Green SM, Soroti Rekam Jejak Insiden hingga Picu Tabrakan KRL–Argo Bromo

Sepanjang 2026, Taksi Green SM tercatat beberapa kali terlibat kecelakaan maupun insiden di jalan. Sehingga, DPR mendesak Kemenhub melakukan evaluasi total.
Mensos soal Santunan Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur: Lewat Jasa Raharja, Kemensos Fokus Asesmen Keluarga

Mensos soal Santunan Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur: Lewat Jasa Raharja, Kemensos Fokus Asesmen Keluarga

Mensos RI Gus Ipul menegaskan bahwa santunan untuk korban kecelakaan kereta api bukan dari Kementerian Sosial, melainkan melalui Jasa Raharja.
Tak Cukup Hanya Datangkan Banyak Pemain Bintang, Demi Raih Gelar Juara V League Pink Spiders Sampai Lakukan Hal Ini

Tak Cukup Hanya Datangkan Banyak Pemain Bintang, Demi Raih Gelar Juara V League Pink Spiders Sampai Lakukan Hal Ini

Menyambut gelaran V League 2026/2027, Pink Spiders menjadi salah satu tim yang paling aktif selama bursa transfer.
Media Korea Sorot Tajam Comeback Shin Tae-yong di Indonesia, Tak Habis Pikir STY Masih Punya Pengaruh Kuat

Media Korea Sorot Tajam Comeback Shin Tae-yong di Indonesia, Tak Habis Pikir STY Masih Punya Pengaruh Kuat

Kabar comeback-nya eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, ke Tanah Air mendadak jadi sorotan tajam media Korea Selatan. Mereka kaget STY kembali melatih.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Selengkapnya

Viral