Prabowo Lontarkan Pesan Kepada Para Pengejeknya: Kita Berbuat Baik Masih Dicaci Maki
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung keberadaan segelintir pihak yang disebut kerap melempar ejekan dan sinisme terhadap dirinya.
Dalam pandangan Prabowo, kelompok tersebut memiliki akses modal dan infrastruktur opini publik, serta diyakini bekerja untuk kepentingan asing.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo awalnya menggambarkan situasi global yang penuh gejolak serta tantangan panjang dalam mengelola kekayaan alam Indonesia. Meski begitu, ia menyebut kondisi bangsa saat ini relatif baik.
Namun, narasi positif itu disebutnya kerap ditabrak oleh kelompok yang melontarkan sinisme.
“Banyak orang mengejek saya, saya tahu, sebenarnya gak banyak, segelintir orang saja, hanya dia punya uang, punya sarana dia bisa menyebarkan,” ujar Prabowo.
“Dia bisa menyebarkan sinisme, pesimisme dan kemungkinan besar mereka dibayar oleh kekuatan-kekuatan asing. Itu keyakinan saya, kepercayaan saya,” lanjutnya.
Prabowo menegaskan bahwa publik yang jujur dan objektif mestinya dapat melihat hasil kerja pemerintah.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi salah satu bukti yang dapat diukur, terutama melalui perkembangan kemampuan siswa dalam enam bulan terakhir.
“Kalau orang Indonesia yang bersih, jujur, pasti melihat yang benar adalah benar. Yang tidak benar ya tidak benar. Kita berbuat baik tapi masih dicaci maki. Tapi tidak apa-apa kita tidak ragu. Saya merasa hari ini tekad kita benar. Setelah 6 bulan kita melihat keadaan anak-anak kita seperti ini,” ucap Prabowo.
Ia kemudian mengajak masyarakat untuk bersatu menghapus kemiskinan dan kelaparan melalui peningkatan kualitas pendidikan. Namun, Prabowo mengingatkan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan pembiayaan yang tidak sedikit.
“Tapi pendidikan butuh uang, uang kita kalau dicuri, kalau dikorupsi kurang untuk membangun semua sekolah yang kita ingin bangun saudara-saudara. Semua kampus yang kita ingin bangun,” kata Prabowo. (agr/aag)
Load more