News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Ubah Ejaan Nama Negara Asing, Thailand Jadi Tailan dan Paraguay Jadi Paraguai

Ketentuan terbaru itu tertuang dalam dokumen resmi bernomor GEGN.2/2025/122/CRP.122, yang memuat penyesuaian ejaan sejumlah nama negara agar lebih sesuai dengan sistem bunyi dan kaidah ejaan bahasa Indonesia. 
Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:12 WIB
Bendera Thailand
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Indonesia resmi memperbarui standar penulisan ejaan nama negara dalam bahasa Indonesia melalui forum internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Pembaruan tersebut disampaikan dalam sidang United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) yang digelar di New York, Amerika Serikat, pada 28 April hingga 2 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketentuan terbaru itu tertuang dalam dokumen resmi bernomor GEGN.2/2025/122/CRP.122, yang memuat penyesuaian ejaan sejumlah nama negara agar lebih sesuai dengan sistem bunyi dan kaidah ejaan bahasa Indonesia. 

Beberapa perubahan yang tercantum antara lain Thailand menjadi Tailan, Paraguay menjadi Paraguai, Afghanistan menjadi Afganistan, Bangladesh menjadi Banglades, serta Swiss menjadi Swis.

Standardisasi ini merupakan bagian dari inisiatif jangka panjang delegasi Indonesia yang telah dimulai sejak 2019. Upaya tersebut bertujuan menyelaraskan penulisan nama negara asing dengan karakter fonologis dan ortografis bahasa Indonesia, tanpa mengubah identitas resmi negara-negara anggota PBB.

“Pada 2019, Indonesia mengumpulkan daftar komprehensif nama-nama ibu kota dunia serta nama negara pada sesi perdana UNGEGN,” tulis UNGEGN.

Langkah ini kemudian diperkuat pada 2024 melalui pembaruan ejaan yang dinilai lebih akurat secara sistem ejaan maupun bunyi bahasa. Penyesuaian tersebut tetap merujuk pada daftar resmi negara anggota PBB, sehingga tidak menimbulkan perbedaan makna atau status kenegaraan.

Dalam dokumen UNGEGN terbaru, tercatat sebanyak 194 nama negara di dunia telah distandarisasi oleh Indonesia, mencakup nama resmi (formal) dan nama singkat.

Berikut daftar penyebutan resmi negara-negara Asia Tenggara berdasarkan standardisasi terbaru:

  • Brunei Darusalam (formal): Brunei Darusalam (singkat)
  • Kerajaan Kamboja (formal): Kamboja (singkat)
  • Republik Indonesia (formal): Indonesia (singkat)
  • Republik Demokratik Rakyat Laos (formal): Laos (singkat)
  • Malaysia (formal): Malaysia (singkat)
  • Republik Perserikatan Myanmar (formal): Myanmar (singkat)
  • Republik Filipina (formal): Filipina (singkat)
  • Republik Singapura (formal): Singapura (singkat)
  • Kerajaan Tailan (formal): Tailan (singkat)
  • Republik Sosialis Vietnam (formal): Vietnam (singkat)
  • Republik Demokratik Timor Leste (formal): Timor Leste (singkat)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun daftar lengkap nama negara lainnya tercantum dalam dokumen eksonim resmi UNGEGN yang telah dipublikasikan secara internasional. Pembaruan ini diharapkan dapat menjadi acuan baku bagi penggunaan bahasa Indonesia dalam dokumen resmi, pendidikan, hingga publikasi media massa.

Daftar lengkap nama negara lainnya dapat dilihat dalam dokumen eksonim resmi UNGEGN yang telah dipublikasikan atau klik DI SINI.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Penutupan Jalan Diponegoro 30 April-7 Agustus 2026?, Dedi Mulyadi: Warga Bandung, Plang Itu Dinyatakan Tidak Berlaku

Ada Penutupan Jalan Diponegoro 30 April-7 Agustus 2026?, Dedi Mulyadi: Warga Bandung, Plang Itu Dinyatakan Tidak Berlaku

Warga Bandung dihebohkan dengan plang yang menyebutkan bahwa ada penutupan di Jalan Diponegoro pada 30 April-7 Agustus 2026. 
Hyundai Hillstate Umumkan Nasib Megawati Hangestri Setelah Tryout Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate Umumkan Nasib Megawati Hangestri Setelah Tryout Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate dikabarkan bakal mengumumkan keputusan soal Megawati Hangestri setela tryout pemain asing untuk Liga Voli Korea 2026-2027.
Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Teriak Hisiteris, "Saya Bukan Pembunuh" Usai Sidang

Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Teriak Hisiteris, "Saya Bukan Pembunuh" Usai Sidang

Masih ingat tragedi penemuan mayat satu keluarga berjumlah lima orang yang ditemukan dalam satu liang di Indramayu, Jawa Barat? Kasusnya kini dipersidangkan.
Eks Putri Indonesia Riau 2024 Jadi Tersangka Usai Jadi Dokter Kecantikan Gadungan, Para Korban Alami Cacat Permanen

Eks Putri Indonesia Riau 2024 Jadi Tersangka Usai Jadi Dokter Kecantikan Gadungan, Para Korban Alami Cacat Permanen

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menetapkan Eks Putri Indonesia Riau 2024 Jeni Rahmadial Fitri, sebagai tersangka kasus dugaan mal praktik.
Dedi Mulyadi: Lebih Baik Sukses Bermandi Keringat daripada Sukses Bermandi Berlian tapi Tidak Ada Artinya bagi Rakyat

Dedi Mulyadi: Lebih Baik Sukses Bermandi Keringat daripada Sukses Bermandi Berlian tapi Tidak Ada Artinya bagi Rakyat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berbicara soal sejumlah hal dalam pidatonya di Forum West Java Economic Society (WJES) 2026 yang digelar Kantor Perwakilan BI Jawa Barat. 
Tijjani Reijnders Terancam Angkat Kaki dari Man City, hingga Media Korea Heran Shin Tae-yong Jadi Pelatih Lagi di Indonesia

Tijjani Reijnders Terancam Angkat Kaki dari Man City, hingga Media Korea Heran Shin Tae-yong Jadi Pelatih Lagi di Indonesia

Dunia sepak bola Indonesia tengah diramaikan oleh sejumlah kabar panas yang langsung trending. Mulai soal pemain keturunan, hingga eks pelatih Shin Tae-yong.

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Mencuat kabar terkait detik-detik pemuka gama di Pati, Jateng diduga cabuli 50 siswi. Kabar itu viral di media sosial, hingga menyedot perhatian dan komentar
Selengkapnya

Viral