News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SBY Dituding Terlibat Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong soal tudingan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terlibat dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Selasa (20/1/2026).
Rabu, 21 Januari 2026 - 00:00 WIB
SBY Dituding Terlibat Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong soal tudingan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terlibat dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Selasa (20/1/2026).

“Benar hari ini Selasa, 20 Januari 2026, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan terpisah, Kuasa Hukum Pelapor, H. M Rusdi mengatakan, kliennya diperiksa dalam rangka permintaan keterangan mulai pukul 10.30 WIB sampai pukul 17.35 WIB. 

“Tentunya hari ini kami hadir mendampingi Kepala Badan Bidang Hukum, Badan Hukum Pengamanan Partai Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat yang beberapa minggu yang lalu telah melaporkan. Adapun agenda hari ini adalah diambil keterangan sebagai pelapor atas adanya dugaan hoax atau berita bohong yang disampaikan beberapa akun YouTube ataupun akun TikTok,” jelas Rusdi.

Kemudian Rusdi menyebutkan, dalam pemeriksaan ini, kliennya diminta untuk menjawa 28 pertanyaan.

“(Materi) Sama, seputar yang kami sampaikan tadi tentang dari mana Anda tahu, pendalaman apa, seperti biasa standarlah seperti itu,” tuturnya.

Sementara itu, Rusdi menerangkan, dalam pemeriksaan ini, pihaknya kembali menyerahkan barang bukti berupa tangkapan layar hingga surat-surat untuk memperkuat adanya dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong.

“Sementara bukti-bukti yang normatif kami serahkan, adanya posting-posting-an tangkapan layar, adanya video, adanya surat-surat, transkrip, itu yang kami serahkan kepada penyidik,” jelasnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat melayangkan laporan terhadap empat akun media sosial ke Polda Metro Jaya, terkait tudingan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terlibat dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Adapun laporan ini telah teregister dengan nomor LP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 5 Januari 2026 sekitar pukul 23.16 WIB, dengan terlapor dalam lidik.

Terkait hal ini, Kepala BHPP DPP Partai Demokrat, Muhajir membenarkan soal pelayangan laporan terkait dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong.

“Benar, semalam BHPP DPP Partai Demokrat telah membuat laporan polisi (LP),” kata Muhajir, kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).

Lebih lanjut Muhajir mengungkapkan, terdapat empat akun media sosial yang dilaporkan ke pihak kepolisian, diantaranya adalah akun YouTube @AGRI FANANI, @Bang bOy YTN, @KajianOnline, dan akun TikTok @sudirowibudhiusmp.

Keempat akun ini dilaporkan atas dugaan Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 Ayat 1 UU 1/2023 Dan Atau Pasal 263 Ayat (2) dan atau Pasal 264 KUHP.

Sementara itu, Muhajir menerangkan, dalam unggahan akun @AGRI FANANI, ditemukan adanya insert video dengan judul "Anak emas SBY korupsi terbesar sepanjang sejarah RI". Selanjutnya dalam akun @Bang bOy YTN terdapat sebuah konten dengan judul "Kebongkar siasat buruk SBY di balik somasi ke ketua YouTuber Nusantara, ternyata u/ tangkis aib ini".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian dalam akun @KajianOnline terdapat konten dengan judul "SBY resmi jadi tersangka baru fitnah ijazah SBY langsung pingsan sampai dilarikan ke rumah sakit".

Serta dalam unggahan akun TikTok @sudirowibudhiusmp terdapat tudingan SBY terlibat dalam isu dugaan ijazah palsu Jokowi melalui pionnya yaitu Roy Suryo.(ars/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jepang Gagalkan Belanda, Wakil Asia Lanjutkan Rekor Mentereng di Piala Dunia 2026

Jepang Gagalkan Belanda, Wakil Asia Lanjutkan Rekor Mentereng di Piala Dunia 2026

Wakil Asia menunjukkan performa menjanjikan pada awal perhelatan Piala Dunia 2026. Pasalnya belum ada satu pun tim Asia yang menelan kekalahan, menyusul hasil imbang Jepang vs Belanda pada Senin (15/6/2026).
Piala Dunia 2026: Pahlawan Timnas Jepang Lakukan Hal Nekat saat Hadapi Belanda, Bintang Samurai Biru Main Penuh Resiko Sepanjang Laga

Piala Dunia 2026: Pahlawan Timnas Jepang Lakukan Hal Nekat saat Hadapi Belanda, Bintang Samurai Biru Main Penuh Resiko Sepanjang Laga

Keito Nakamura menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian saat Jepang menghadapi Belanda pada laga Grup F Piala Dunia 2026.
Presiden Jerman Mendarat di Jakarta, Bawa Misi Perkuat Investasi, Energi dan Kemitraan Strategis

Presiden Jerman Mendarat di Jakarta, Bawa Misi Perkuat Investasi, Energi dan Kemitraan Strategis

Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Indonesia, Senin (15/6/2026), membawa agenda strategis untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ramalan Shio 16 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Hari Selasa, Ini yang Harus Lebih Cermat Soal Uang

Ramalan Shio 16 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Hari Selasa, Ini yang Harus Lebih Cermat Soal Uang

Ramalan shio keuangan 16 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka hoki 12 shio. Cek shiomu sekarang, siapa yang harus lebih cermat soal uang hari Selasa ini!
Pelatih Jepang Ungkap Biang Kerok Gagal Menang dari Belanda di Piala Dunia 2026

Pelatih Jepang Ungkap Biang Kerok Gagal Menang dari Belanda di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengungkapkan biang kerok Samurai Biru gagal menang saat melawan Belanda di Piala Dunia 2026.
Harga Emas Antam Hari Ini 15 Juni 2026 Melonjak Rp18.000 ke Angka Rp2.729.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 15 Juni 2026 Melonjak Rp18.000 ke Angka Rp2.729.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 15 Juni 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 09.14 WIB terpantau melonjak Rp18.000.

Trending

10 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara karena Bakal Dilintasi Presiden Jerman

10 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara karena Bakal Dilintasi Presiden Jerman

Inilah 10 ruas jalan di Jakarta yang ditutup sementara karena bakal dilintasi Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier pada Senin (15/6/2026) pagi.
Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Maarten Paes terancam kehilangan posisi utama di Ajax setelah klub Belanda itu dikabarkan incar kiper Inter Milan. Bagaimana nasib kiper Timnas Indonesia itu?
Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Seorang wanita berinisial S (41) menggegerkan warga, usai ditemukan tak sadarkan diri di Lapangan Kaulinan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (11/6/2026).
Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Membantai Curacao dengan tujuh gol jadi kedua kalinya sepanjang keikutsertaan Jerman di ajang bergengsi Piala Dunia, dimana Brasil jadi korban pertama mereka.
Presiden UEFA Dikecam 13 Federasi Dunia Imbas Kritik Format Piala Dunia 2026 yang Dianggap Terlalu Gemuk

Presiden UEFA Dikecam 13 Federasi Dunia Imbas Kritik Format Piala Dunia 2026 yang Dianggap Terlalu Gemuk

Kritik Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, terhadap format baru Piala Dunia 2026 memicu gelombang protes. Sebanyak 13 federasi sepak bola dunia beri kecaman.
Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House terpaksa berubah dan mundur pelaksanaannya imbas cuaca buruk di Washington DC, Amerika Serikat.
Dua Lurah Sewa PSK hingga Pesta Miras di Kantor Kelurahan, Ribut Gara-gara Bayaran Tak Sesuai Janji

Dua Lurah Sewa PSK hingga Pesta Miras di Kantor Kelurahan, Ribut Gara-gara Bayaran Tak Sesuai Janji

Lurah Poasia meminta seorang pria bernama Jimardin untuk mencarikan dua perempuan yang akan menemani mereka berpesta miras sekaligus melayani hubungan badan.
Selengkapnya

Viral