Sampah Masih Jadi Masalah, DPRD DKI Jakarta Tegur Dinas LH
- Fraksi PSI Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak menyoroti masalah sampah yang masih ada di lapangan dan harus segera diatasi.
Ia menyoroti soal anggaran yang mencapai Rp3 triliun kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, sementara sampah masih jadi masalah di lapangan.
"Kalau LH tidak bekerja dengan baik, bisa-bisa warga Jakarta akan hidup berdampingan dengan sampah," kata Josephine, Kamis (22/1/2026).
Josephine kemudian menyoroti peristiwa pada 31 Desember 2025 lalu terjadi longsor di TPST Bantar Gebang.
Longsor sampah itu menimpa tiga truk pengangkut hingga truk tersebut terperosok ke kali.
Dirinya menilai, insiden itu menunjukkan bahwa kapasitas TPST Bantar Gebang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan.
Menrutunya harus ada solusi segera dari hulu sehingga sampah tak begitu saja ditumpuk dan membuat penuh.
“Bantar Gebang sudah over kapasitas. Peristiwa ini seharusnya menjadi momentum evaluasi, bukan sekadar ditangani secara darurat saat ada masalah lalu dilupakan begitu saja," katanya menegaskan.
Josephine pun meminta supaya Dinas LH melihat situasi ini dari hulu, yakni di tingkat warga. Ia menilai, program pemilahan sampah belum berjalan dengan sinergis.
Ia mendapat keluhan di antaranya adalah masyarakat sudah disiplin memilah sampah, namun ketika diangkut tetap dicampur oleh petugas kebersihan.
"Saya dapat laporan dari warga saat reses. Mereka sudah bersusah payah memilah sampah basah dan kering, tetapi petugas kebersihan justru mencampurnya kembali di truk," kata dia lagi.
Sementara itu, RDF Rorotan yang disebut bakal menjadi fasilitas pengolahan sampah modern malah tidak beroperasi.
Sebab, proyek tersebut masih belum mempunyai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang jelas sehingga ditolak arga.
Josephine pun mendesak supaya Dinas LH mengevaluasi program-programnya secara menyeluruh.
Anggaran yang besar harus menghasilkan manfaat dan untuk masyarakat melalui hasil yang terukur. (iwh)
Load more