Kali, Waduk, Situ hingga Sungai di Jakarta Dikeruk untuk Atasi Banjir, Dilakukan di 71 Titik
- BPBD DKI
Jakarta, tvOnenews.com - Kali, sungai, waduk, situ hingga embung di Jakarta dikeruk untuk meningkatkan daya tampung air sehingga bisa meminimalkan genangan atau banjir saat hujan melanda.
Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Nugraharyadi mengatakan pengerukan dilakukan sejak 2 Januari 2026 lalu.
"Berdasarkan data per 19 Januari 2026, pengerukan dilakukan di 71 titik sungai/kali dan waduk/situ/embung di lima kota administrasi dengan volume sebanyak 25.746 meter kubik," ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Selain untuk meminimalkan banjir atau genangan, pengerukan juga dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi drainase.
Untuk mengangkut material selama kegiatan, Nugraharyadi mengatakan pihaknya didukung 260 unit ekskavator dan 457 unit kendaraan berat
Sebagai upaya memitigasi banjir akibat curah hujan lebat yang diprediksi masih akan terjadi hingga beberapa waktu ke depan, pompa permanen dan pompa bergerak dioperasikan di lokasi terdampak.
Nugraharyadi menyebut hingga saat ini terdapat 668 unit pompa permanen di 243 lokasi dan 536 unit pompa bergerak di Jakarta.
Selain pompa, sambung dia, pihaknya juga menyiagakan sekitar 3.880 personel pasukan biru di lapangan untuk menangani banjir.
Terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah DKI Jakarta pada 22-24 Januari 2026.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi seperti genangan hingga banjir di Jakarta. (ant/nsi)
Load more