GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejaksaan Negeri Padang Lawas Jadi Sorotan, Tiga Jaksa Diperiksa Jamintel Terkait Dugaan Pungutan Dana Desa

Kejaksaan Negeri Padang Lawas diperiksa Jamintel Kejagung terkait dugaan pungutan ke kepala desa. Tiga jaksa sudah dibawa ke Jakarta.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:03 WIB
Ilustrasi korupsi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Negeri Padang Lawas kembali menjadi perhatian publik setelah tiga pejabat jaksa di lingkungan Kejari Padang Lawas diperiksa oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung. Pemeriksaan ini terkait dugaan adanya pungutan atau penerimaan uang dari sejumlah kepala desa di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, membenarkan bahwa pemeriksaan tersebut melibatkan Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Soemarlin Halomoan Ritonga, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Padang Lawas Ganda Nahot Manalu, serta Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Padang Lawas Zul Irfan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Harli, ketiga pejabat Kejaksaan Negeri Padang Lawas lebih dulu diperiksa di Kantor Kejati Sumut selama dua hari. Setelah itu, mereka diserahkan ke Kejaksaan Agung untuk pemeriksaan lanjutan oleh tim Jamintel.

“Pemeriksaan awal dilakukan di Kejati Sumut berdasarkan laporan masyarakat yang masuk ke Kejati dan Kejagung. Setelah itu, ketiganya dibawa ke Jakarta,” ujar Harli, Jumat (23/1/2026).

Dalam laporan yang diterima aparat, ketiga jaksa Kejaksaan Negeri Padang Lawas diduga meminta atau menerima uang sebesar Rp15 juta dari masing-masing kepala desa. Namun, Harli menegaskan bahwa dalam pemeriksaan awal di Kejati Sumut, ketiganya tidak mengakui tuduhan tersebut.

“Dalam pemeriksaan di Kejati, mereka tidak mengakui adanya pungutan itu. Namun proses klarifikasi tetap dilanjutkan di Kejagung,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiga pejabat Kejaksaan Negeri Padang Lawas diberangkatkan ke Jakarta pada Kamis malam (22/1/2026) menggunakan penerbangan Citilink menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Selanjutnya, mereka diserahkan kepada tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi Kejaksaan Agung untuk pendalaman kasus.

Selain memeriksa tiga jaksa Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Kejati Sumut juga berencana memanggil pengurus Asosiasi Pemerintahan Desa (Apdesi) Kabupaten Padang Lawas. Langkah ini dilakukan untuk mengonfirmasi laporan masyarakat yang menjadi dasar pemeriksaan terhadap jajaran Kejari Padang Lawas.

Harli menegaskan bahwa dugaan pungutan tersebut tidak berkaitan dengan kegiatan bimbingan teknis pengelolaan dana desa, yang selama ini sering menjadi sorotan di sejumlah daerah. Ia menyebut sejak awal menjabat, dirinya telah melarang seluruh jaksa di Sumatera Utara terlibat dalam kegiatan pengelolaan dana desa melalui forum bimtek.

“Sejak saya bertugas di Sumut, sudah saya tegaskan bahwa jaksa tidak boleh terlibat dalam pengelolaan dana desa lewat kegiatan bimbingan teknis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kejati Sumut juga tengah menelusuri apakah laporan dugaan pungutan terhadap jaksa Kejaksaan Negeri Padang Lawas memiliki kaitan dengan penanganan perkara korupsi tertentu. Pasalnya, sehari sebelum pemeriksaan tersebut mencuat ke publik, Kejari Padang Lawas baru saja menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana program PSR di Koperasi Produsen Persahabatan Jaya Mandiri, yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Padang Lawas. Penetapan tersangka itu menjadi salah satu perkara strategis yang sedang berjalan di wilayah hukum Padang Lawas.

Meski demikian, Harli menegaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan terhadap jajaran Kejaksaan Negeri Padang Lawas masih bersifat klarifikasi dan belum masuk ke tahap penetapan status hukum. Ia meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan resmi dari Kejaksaan Agung.

“Kita hormati proses yang sedang berjalan di Kejagung. Semua akan ditangani secara objektif dan profesional,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan terhadap pejabat Kejaksaan Negeri Padang Lawas ini kembali menegaskan komitmen institusi kejaksaan dalam menjaga integritas aparat penegak hukum. Kejaksaan Agung memastikan tidak akan mentolerir dugaan pelanggaran etik maupun hukum di internal lembaga, termasuk di tingkat kejaksaan negeri.

Saat ini, publik masih menunggu hasil resmi dari pemeriksaan Jamintel terhadap jajaran Kejaksaan Negeri Padang Lawas. Kejaksaan Agung menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara transparan, demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kiper Lokal Bersinar, Teja Paku Alam Baru Kebobolan 10 Gol di ISL, Tapi Belum Dipanggil Timnas

Kiper Lokal Bersinar, Teja Paku Alam Baru Kebobolan 10 Gol di ISL, Tapi Belum Dipanggil Timnas

Teja Paku Alam tampil impresif di ISL dengan hanya kebobolan 10 gol dan 15 clean sheet. Namun kiper Persib Bandung ini belum mendapat panggilan Timnas.
Rupiah Jebol Rp17.000, Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Tekan Dolar Amerika Serikat

Rupiah Jebol Rp17.000, Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Tekan Dolar Amerika Serikat

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi fundamental ekonomi menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah gejolak pasar global.
Daftar 23 Pemain yang Diprediksi Masuk Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain yang Diprediksi Masuk Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 mulai terungkap. John Herdman diprediksi mencoret 18 nama, termasuk pemain-pemain dengan nama besar.
Polemik Regulasi Baru F1 2026 Masih Berlanjut, Carlos Sainz Ingatkan Banyaknya Komentar Buruk Bisa Rusak Citra Formula 1

Polemik Regulasi Baru F1 2026 Masih Berlanjut, Carlos Sainz Ingatkan Banyaknya Komentar Buruk Bisa Rusak Citra Formula 1

Perdebatan mengenai regulasi baru F1 2026 kembali memanas usai berakhirnya race pembuka musim ini di Grand Prix Australia yang berlangsung pada akhir pekan lalu
Jelang Sidang Putusan Praperadilan Yaqut, KPK Yakin Menang: Tidak Hanya soal Kerugian Negara

Jelang Sidang Putusan Praperadilan Yaqut, KPK Yakin Menang: Tidak Hanya soal Kerugian Negara

KPK menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Yaqut dalam kasus dugaan korupsi kuota Haji telah berkecukupan alat bukti dan sesuai dengan prosedur.
Gara-gara Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia, Skuad Perdana John Herdman Disorot Media Inggris

Gara-gara Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia, Skuad Perdana John Herdman Disorot Media Inggris

Kabar mengenai pemanggilan Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 ternyata ikut mendapat perhatian dari media Inggris. Katanya...

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT