Longsor Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, Enam Orang Tewas dan Puluhan Masih Dicari
- Istimewa
“Kejadiannya sekitar jam tiga pagi. Pusat longsor berada di RT 05 RW 11. Memang sudah dua hari hujan deras. Sekarang kebutuhan mendesak warga terdampak longsor Cisarua adalah makanan, selimut, dan pakaian,” kata Nur Awaludin.
Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat terus melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun. Proses evakuasi longsor Cisarua dilakukan secara manual dengan alat seadanya karena medan yang sulit serta kondisi tanah yang masih labil.
Hingga siang hari, alat berat mulai dikerahkan untuk membantu membuka akses menuju rumah-rumah yang tertimbun material longsor. Namun, petugas tetap berhati-hati karena potensi longsor susulan masih cukup tinggi di kawasan tersebut.
Bencana longsor Cisarua ini menambah daftar panjang wilayah rawan longsor di Kabupaten Bandung Barat, terutama di kawasan perbukitan yang memiliki kepadatan permukiman cukup tinggi. Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras dengan durasi panjang.
Warga yang tinggal di daerah rawan longsor juga diminta segera melapor ke aparat setempat jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan di dinding rumah, pohon miring, atau suara gemuruh dari lereng bukit.
Hingga kini, proses pencarian korban longsor Cisarua Bandung Barat masih terus berlangsung. Pemerintah daerah bersama tim gabungan memastikan seluruh upaya evakuasi dilakukan maksimal, sembari menyiapkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak bencana alam ini. (nsp)
Load more