News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Rendam Lumbung Pangan, Harga Beras Nasional Diprediksi Bakal Naik

PKB juga mengingatkan agar kondisi ini tidak dijadikan alasan untuk membuka keran impor beras.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:52 WIB
Ilustrasi beras dan uang
Sumber :
  • iStockPhoto/Hamid Rustanto

Jakarta, tvOnenews.com – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah sentra produksi pangan nasional mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas harga beras di pasaran. Ribuan hektare lahan persawahan terendam, memicu potensi penurunan produksi padi yang berdampak langsung pada pasokan beras nasional.

Merespons kondisi tersebut, Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah antisipatif. PKB menilai, tanpa mitigasi yang tepat, banjir di kawasan lumbung pangan dapat berujung pada kenaikan harga beras yang memberatkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Harian DPP PKB, Najmi Mumtaza Rabbany, menyebut bahwa penurunan produksi padi akibat banjir berpeluang besar memicu lonjakan harga beras secara nasional. Oleh karena itu, pemerintah diminta tidak bersikap reaktif dan segera menyiapkan langkah pengamanan stok pangan.

PKB juga mengingatkan agar kondisi ini tidak dijadikan alasan untuk membuka keran impor beras. Menurutnya, kebijakan impor justru berpotensi menekan harga gabah petani di kemudian hari dan merugikan produsen pangan dalam negeri.

Selain fokus pada penanganan jangka pendek, PKB mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur pertanian serta tata ruang di wilayah lumbung pangan nasional.

Pembangunan nasional dinilai perlu lebih berpihak pada kebutuhan dasar petani, mulai dari normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, penguatan tanggul, hingga pembangunan waduk yang manfaatnya dapat dirasakan langsung di tingkat persawahan.

“Banjir tahunan tidak boleh terus menjadi ritual yang menghantui petani kita. Ini alarm keras bahwa infrastruktur pertanian harus menjadi prioritas,” kata Gus Najmi, sapaan akrabnya, Sabtu (24/1/2026).

PKB juga menginstruksikan seluruh kader dan anggota legislatifnya, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk aktif mengawal penyaluran bantuan agar berjalan cepat, tepat sasaran, dan tidak berbelit-belit.

“Petani butuh solusi hari ini, bukan janji prosedural,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Najmi mendorong pemerintah agar segera mengambil langkah luar biasa dalam menangani dampak banjir yang meluas di berbagai wilayah lumbung pangan nasional.

Menurutnya, banjir yang merendam ribuan hektare sawah tidak bisa lagi diperlakukan sebagai bencana rutin. Kondisi tersebut dinilai telah menjadi ancaman serius bagi kedaulatan pangan nasional serta keberlangsungan hidup petani.

“Petani adalah pahlawan pangan kita. Ketika mereka kehilangan sawah, modal, dan harapan, negara tidak boleh hadir setengah-setengah. Ini bukan sekadar soal banjir, tapi soal masa depan pangan dan kesejahteraan rakyat kecil,” kata Gus Najmi.

Ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi para petani yang sawahnya terendam banjir, khususnya di kawasan Pantura Jawa seperti Demak, Kudus, dan Pati, serta sejumlah wilayah di Sumatera dan Sulawesi.

PKB menilai, langkah pertama yang harus segera dilakukan pemerintah adalah pendataan yang akurat, transparan, dan menyeluruh terhadap seluruh petani terdampak. Pemerintah pusat dan daerah diminta turun langsung ke lapangan agar tidak ada petani yang terlewat dari skema bantuan hanya karena persoalan administrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman gagal panen pun disebut semakin nyata. Dengan biaya tanam rata-rata mencapai Rp10–12 juta per hektare, total kerugian petani di berbagai daerah terdampak diperkirakan dapat menembus angka triliunan rupiah. Atas dasar itu, PKB mendorong pemerintah menyiapkan kompensasi atau subsidi penggantian modal tanam secara langsung.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada skema asuransi pertanian yang jangkauannya terbatas. Negara harus hadir melalui alokasi anggaran darurat agar petani bisa segera menanam kembali setelah air surut,” tegasnya.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jens Raven Beri Sinyal untuk John Herdman, Cetak Gol Debut saat Bali United Tahan Imbang Semen Padang 3-3 di Super League

Jens Raven Beri Sinyal untuk John Herdman, Cetak Gol Debut saat Bali United Tahan Imbang Semen Padang 3-3 di Super League

Jens Raven mencetak gol debut saat Bali United menahan imbang Semen Padang dengan skor 3-3, Sabtu (24/1/2026). Aksi tersebut layak dapat sorotan John Herdman.
Shayne Pattynama Pilih Gabung Persija, Kapten Persib Bandung: Semoga Dapat Rezeki tapi Jangan Terlalu Banyak Rezekinya

Shayne Pattynama Pilih Gabung Persija, Kapten Persib Bandung: Semoga Dapat Rezeki tapi Jangan Terlalu Banyak Rezekinya

Marc Klok komentari bergabungnya Shayne Pattynama ke Persija Jakarta. Pemain Timnas Indonesia ini saling bersaing di Super League. Siapa yang akan jadi juaranya
Banjir di Tangerang Kian Meluas: Tinggi Air Capai 2 Meter, 14 Ribu KK Terdampak

Banjir di Tangerang Kian Meluas: Tinggi Air Capai 2 Meter, 14 Ribu KK Terdampak

Banjir di Kabupaten Tangerang kini semakin meluas ke tujuh wilayah kecamatan, dengan jumlah warga yang terdampak membengkak hingga 14.000 Kepala Keluarga (KK).
4 Pemain Ini Diprediksi akan Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Bintang Persib dan Persija Jadi Korban Pertama

4 Pemain Ini Diprediksi akan Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Bintang Persib dan Persija Jadi Korban Pertama

John Herdman diprediksi mencoret empat pemain langganan Timnas Indonesia jelang FIFA Series, termasuk bintang Persib Bandung dan pemain baru Persija Jakarta.
Material Longsor di Gereja HKBP Tapanuli Utara Dibersihkan TNI

Material Longsor di Gereja HKBP Tapanuli Utara Dibersihkan TNI

Ramai-ramai personel TNI dari Yonif TP 906/Sanalenggam terus bekerja keras untuk membersihkan material longsor pada kawasan Gereja HKBP
Indonesia Masters 2026: Menang Mudah di Semifinal, Alwi Farhan Sebut Lawannya Tertekan Main di Istora

Indonesia Masters 2026: Menang Mudah di Semifinal, Alwi Farhan Sebut Lawannya Tertekan Main di Istora

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan menang dua game langsung 21-11, 21-12 atas Chi Yu Jen asal Taiwan di babak semifinal Indonesia Masters 2026.

Trending

Lula Lahfah Sempat Ungkap Kronologi Gejala Penyakitnya, dari Meriang Kini Pacar Reza Arap itu Meninggal Dunia

Lula Lahfah Sempat Ungkap Kronologi Gejala Penyakitnya, dari Meriang Kini Pacar Reza Arap itu Meninggal Dunia

Selebgram Lula Lahfah, pacar Reza Arap ditemukan meninggal dunia di unit apartemen di Jaksel, Jumat (23/1/2026). Ia sempat mengungkap gejala penyakitnya viral.
Dikabarkan Overdosis? Polisi Bilang Begini Soal Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia

Dikabarkan Overdosis? Polisi Bilang Begini Soal Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia

Dunia maya digegerkan dengan adanya informasi soal selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026) malam.
Cuaca Hari Ini 24 Januari 2026: Ini Penyebab Angin Kencang dan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Cuaca Hari Ini 24 Januari 2026: Ini Penyebab Angin Kencang dan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Cuaca hari ini 24 Januari 2026 dipengaruhi hujan dan angin kencang. Simak penjelasan BMKG soal kenapa angin kencang hari ini dan wilayah terdampak.
FIFA Beri Lampu Hijau, Kapten Liga Jepang Bisa Dinaturalisasi dan Dipilih John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

FIFA Beri Lampu Hijau, Kapten Liga Jepang Bisa Dinaturalisasi dan Dipilih John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

PSSI berpeluang menaturalisasi kapten klub Liga Jepang berdarah Jawa. Striker ini bisa debut bersama Timnas Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026 mendatang.
Dirumorkan karena GERD, Surat Keterangan Meninggal Dunia Lula Lahfah Viral dan Terungkap Penyebab Kematiannya

Dirumorkan karena GERD, Surat Keterangan Meninggal Dunia Lula Lahfah Viral dan Terungkap Penyebab Kematiannya

Heboh kabar meninggalnya pacar Reza Arap, Lula Lahfah. Polisi pun memberikan penjelasan lengkapnya.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Naturalisasi 3 Pemain Eropa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Naturalisasi 3 Pemain Eropa

Media Vietnam menyoroti peluang Timnas Indonesia menambah tiga pemain naturalisasi kelas Eropa usai pernyataan John Herdman soal proyek Piala Dunia 2030.
Bukan Reza Arab, Ini Orang Pertama yang Punya Firasat Soal Keadaan Lula Lahfah Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia

Bukan Reza Arab, Ini Orang Pertama yang Punya Firasat Soal Keadaan Lula Lahfah Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari kekasih Reza Arab, Lula Lahfah yang ditemukan meninggal dunie di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT