News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar KDM Bela Warga Bekasi, Ultimatum Developer Perumahan yang Janji Manis Promo Anti Banjir

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mendapat laporan keluhan dari warga Bekasi. Ia mendesak developer perumahan yang dulu promo anti banjir bertanggung jawab.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:42 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membela warga Bekasi. Pasalnya, banyak laporan keluhan bahwa Bekasi dilanda banjir di mana-mana sejak beberapa hari lalu.

Ironisnya, mayoritas genangan banjir melanda Bekasi terletak di perumahan. KDM menyoroti para developer perumahan yang dahulu mempromosikan janji manis terhadap konsumennya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita tahu banjir yang melanda Bekasi paling banyak dialami oleh perumahan-perumahan yang dulu menjanjikan sebagai kawasan bebas banjir," ujar KDM dalam keterangan melalui unggahan Instagram pribadinya dikutip tvOnenews.com, Sabtu (24/1/2026).

KDM Soroti Developer Perumahan Menghilang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi KDM).
Sumber :
  • Antara

KDM menyesali maraknya developer perumahan saat ini cuek terhadap permasalahan dialami warga. Bahkan banyak yang menghilang setelah perumahan terendam banjir.

Sementara, para warga terus mengeluhkan rumahnya dilanda banjir lebih dari satu meter. Mereka mengaku alasan membeli karena pernah dijanjikan bebas banjir.

"Paling prihatin adalah saat warga perumahan mengalami kebanjiran, developer yang dulu mempromosikan sebagai kawasan yang nyaman dan aman bagi warga tidak menemui para konsumen yang berteriak-teriak," jelasnya.

Ia melihat para pengembang atau developer perumahan tidak bertangung jawab. Ia mendesak mereka harus menepati janji perumahan bebas banjir kepada pembelinya.

Mantan Bupati Purwakarta ini menyayangkan para developer malah sibuk meminta izin pembangunan baru. Padahal cara terbaik menjaga kepercayaan konsumen adalah bertanggung jawab atas janjinya.

Bagi KDM, hal ini tidak hanya berlaku pada developer di Bekasi saja. Ia meminta seluruh pengembang perumahan di Jawa Barat, terutama di kawasan banjir turun tangan mencarikan solusi.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

"Inilah cara menyelesaikan masalah. Untuk itu, saya mengajak para pengembang perumahan di Jawa Barat, daerah-daerah perumahan yang dibangun hari ini dilanda banjir, sebaiknya turun," pesan dia sambil tegas.

Ia menyampaikan, Pemprov Jawa Barat sangat terbuka bagi developer yang bertanggung jawab. Pemerintah akan bantu mencari solusi bersama-sama.

"Jangan segala sesuatu dibebankan semuanya kepada pemerintah. Bagaimanapun, ketika mengembangkan perumahan, pasti dulu mendapatkan keuntungan," tegasnya.

Pemprov Jawa Barat Tindak Tegas Developer Perumahan yang Cuek Masalah Banjir

Kondisi banjir di Jalan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (23/1).
Kondisi banjir di Jalan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (23/1).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Lebih lanjut, pria berusia 54 tahun ini mengultimatum para developer perumahan yang tetap cuek dan menghilang. Jika tidak ada solusi, Pemprov Jawa Barat akan melakukan penindakan tegas.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bersikap tegas pada seluruh pengembang yang tidak memiliki tanggung jawab terhadap proyek-proyek yang dibangunnya," katanya.

"Yang kemudian mendapat pasar relatif baik dengan janji kawasannya nyaman, kawasan bebas banjir, dan sejenisnya. Tapi faktanya, tidak memberikan sesuai dengan kenyataannya," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Dedi kembali membahas rencana penghentian pembangunan perumahan. Terutama developer yang ingin mengembangkan di Jawa Barat.

Kondisi daerah di Jawa Barat, sedang tidak bersahabat untuk pembangunan perumahan. Ia pun enggan mengizinkan karena pemerintah sedang fokus alih fungsi lahan di Jawa Barat.

"Itulah cara menyelesaikan seluruh problem carut-marut tata ruang pembangunan di Jawa Barat," ucapnya.

Selain itu, kata dia, Pemprov Jawa Barat sedang menormalisasi dan pelebaran sungai. Bahkan pemerintah juga bakal membongkar bangunan berada di bantaran sungai.

"Sedang berproses dan selanjutnya para bupati dan wali kota melakukan tindakan yang sama dengan mengubah tata ruang. Dengan tidak lagi membuka area-area yang peruntukkan kawasan perkebunan, kawasan hutan, kawasan persawahan, kawasan rawa, bantaran sungai dijadikan area permukiman warga," paparnya.

Lanjut Dedi, untuk mengatasi banjir ke depannya, Gubernur Jabar itu memberikan usulan kepada para warga berada di daerah padat penduduk, antara lain Bekasi, Bandung Raya, Bogor, hingga Depok.

Ia menyarankan pembangunan perumahan vertikal lebih digencarkan ketimbang rumah tapak. Ia melihat bangunan apartemen dinilai lebih tepat, aman, dan nyaman untuk terhindar dari masalah banjir di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu satu-satunya jalan untuk membebaskan masyarakat dari hantu banjir yang datang dalam setiap waktu," tukasnya.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aromaterapi dan Kesehatan Holistik: Tren Wellness yang Terus Berkembang Sebagai Gaya Hidup Modern

Aromaterapi dan Kesehatan Holistik: Tren Wellness yang Terus Berkembang Sebagai Gaya Hidup Modern

Aromaterapi tidak cukup hanya mengandalkan nilai tradisional. Diperlukan pendekatan yang terstruktur, inovatif, serta selaras dengan kebutuhan konsumen modern
Dinding Rumah Lembap dan Berjamur? Begini Cara Mengatasinya dengan Bahan Sederhana

Dinding Rumah Lembap dan Berjamur? Begini Cara Mengatasinya dengan Bahan Sederhana

Dinding rumah lembap dan berjamur? Atasi dengan bahan alami seperti cuka, baking soda, dan garam agar rumah kembali bersih dan sehat.
AFC Tegur Keras FAM, Tata Kelola Sepak Bola Malaysia Dinilai Bermasalah

AFC Tegur Keras FAM, Tata Kelola Sepak Bola Malaysia Dinilai Bermasalah

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mendesak Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) meninggalkan gaya tata kelola individualistis dan beralih ke model pengelolaan organisasi yang berbasis kebijakan serta aturan yang jelas.
Ramai Potongan Video Podcast, Ahmad Ali Tegaskan Kesinambungan Program Kerja Prabowo-Gibran

Ramai Potongan Video Podcast, Ahmad Ali Tegaskan Kesinambungan Program Kerja Prabowo-Gibran

Belakangan jagat dunia maya ramai dengan adanya potongan video podcast Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali yang disalahartikan oleh sejumlah pihak.
Evakuasi Dramatis Longsor di Cisarua, Tim SAR Temukan Korban Selamat dan 4 Jenazah: 80 Orang Belum Ditemukan

Evakuasi Dramatis Longsor di Cisarua, Tim SAR Temukan Korban Selamat dan 4 Jenazah: 80 Orang Belum Ditemukan

Hingga Sabtu malam, proses evakuasi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jabar masih dilakukan Tim SAR Gabungan di tengah kondisi medan yang sulit.
Persib Waspada PSBS Biak di Awal Putaran Kedua, Bojan Hodak Ingatkan Ancaman Tim Papan Bawah

Persib Waspada PSBS Biak di Awal Putaran Kedua, Bojan Hodak Ingatkan Ancaman Tim Papan Bawah

Persib wajib waspada saat menjamu PSBS Biak di laga perdana putaran kedua Super League 2025/26. Bojan Hodak menilai lawan berbahaya meski papan bawah.

Trending

Lula Lahfah Sempat Ungkap Kronologi Gejala Penyakitnya, dari Meriang Kini Pacar Reza Arap itu Meninggal Dunia

Lula Lahfah Sempat Ungkap Kronologi Gejala Penyakitnya, dari Meriang Kini Pacar Reza Arap itu Meninggal Dunia

Selebgram Lula Lahfah, pacar Reza Arap ditemukan meninggal dunia di unit apartemen di Jaksel, Jumat (23/1/2026). Ia sempat mengungkap gejala penyakitnya viral.
FIFA Beri Lampu Hijau, Kapten Liga Jepang Bisa Dinaturalisasi dan Dipilih John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

FIFA Beri Lampu Hijau, Kapten Liga Jepang Bisa Dinaturalisasi dan Dipilih John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

PSSI berpeluang menaturalisasi kapten klub Liga Jepang berdarah Jawa. Striker ini bisa debut bersama Timnas Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026 mendatang.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Naturalisasi 3 Pemain Eropa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Naturalisasi 3 Pemain Eropa

Media Vietnam menyoroti peluang Timnas Indonesia menambah tiga pemain naturalisasi kelas Eropa usai pernyataan John Herdman soal proyek Piala Dunia 2030.
Kronologi Detik-detik Lula Lahfah Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi: dari Kegelisahan ART Pacar Reza Arap

Kronologi Detik-detik Lula Lahfah Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi: dari Kegelisahan ART Pacar Reza Arap

Polisi mengungkap kronologi pacar Reza Arap, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia, berawal dari kekhawatiran ART di apartemen di Jaksel, Jumat (23/1/2026).
Dikabarkan Overdosis? Polisi Bilang Begini Soal Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia

Dikabarkan Overdosis? Polisi Bilang Begini Soal Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia

Dunia maya digegerkan dengan adanya informasi soal selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026) malam.
Cuaca Hari Ini 24 Januari 2026: Ini Penyebab Angin Kencang dan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Cuaca Hari Ini 24 Januari 2026: Ini Penyebab Angin Kencang dan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Cuaca hari ini 24 Januari 2026 dipengaruhi hujan dan angin kencang. Simak penjelasan BMKG soal kenapa angin kencang hari ini dan wilayah terdampak.
Dirumorkan karena GERD, Surat Keterangan Meninggal Dunia Lula Lahfah Viral dan Terungkap Penyebab Kematiannya

Dirumorkan karena GERD, Surat Keterangan Meninggal Dunia Lula Lahfah Viral dan Terungkap Penyebab Kematiannya

Heboh kabar meninggalnya pacar Reza Arap, Lula Lahfah. Polisi pun memberikan penjelasan lengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT