News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemuda di Cianjur Jadi Korban Salah Sasaran Geng Motor Saat Berteduh, Dua Pelaku Ditangkap

Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, bergerak cepat menangkap pelaku kekerasan jalanan yang menimpa seorang pemuda bernama Lucky Irawan (21). 
Senin, 26 Januari 2026 - 23:45 WIB
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi saat memperlihatkan senjata tajam yang digunakan pelaku saat menganiaya pemuda di Kecamatan Sukaluyu Cianjur, Senin (26/1).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, bergerak cepat menangkap pelaku kekerasan jalanan yang menimpa seorang pemuda bernama Lucky Irawan (21). 

Dua orang tersangka berinisial RR (22) dan MW (23) diciduk polisi di lokasi persembunyian mereka beserta sejumlah senjata tajam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengonfirmasi bahwa kedua pelaku saat ini sudah berada di Mapolres Cianjur untuk menjalani pemeriksaan intensif. 

Hingga kini, pihak kepolisian masih mengejar dua rekan pelaku lainnya yang diduga telah melarikan diri ke luar daerah.

"RR dan MW diringkus saat berada di lokasi persembunyian, dari tangan mereka petugas mengamankan senjata tajam tajam jenis celurit dan batang besi yang dibuat tajam, serta satu unit sepeda motor," katanya di Cianjur, Senin (26/1).

Menurut keterangan kepolisian, dua pelaku yang masih buron kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Polisi pun terus mendalami kasus ini karena disinyalir ada keterlibatan anggota gerombolan bermotor lainnya.

Atas tindakan brutal tersebut, para pelaku bakal dijerat dengan Pasal 262 ayat 3 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukuman yang menanti mereka cukup berat, yakni maksimal sembilan tahun penjara.

"Kami akan mengembangkan kasusnya guna mengungkap pelaku lainnya yang merupakan gerombolan bermotor, saat ini dua orang pelaku masih menjalani pemeriksaan dan motif yang dilakukan ternyata salah sasaran," katanya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, peristiwa memilukan ini bermula saat mereka berencana melakukan aksi tawuran dengan kelompok lawan. 

Namun, saat melintas di pinggir jalan, mereka melihat korban sedang berteduh bersama rekannya. 

Tanpa berpikir panjang, para pelaku langsung melakukan penyerangan karena mengira korban adalah kelompok lawan yang sudah berjanji bertemu melalui media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sadar telah menyerang orang yang salah, para pelaku langsung melarikan diri dan memilih bersembunyi di suatu tempat alih-alih pulang ke rumah masing-masing, hingga akhirnya terlacak oleh tim penyidik.

"Pelaku menyebutkan salah sasaran dan kemungkinan ada korban lain atas aksi mereka yang dilakukan secara acak termasuk kelompok lain yang membuat janji melalui media sosial," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Lamborghini hingga Rumah Mewah, Aset Doni Salmanan Disikat Bareskrim dan Kini Laku Dilelang Rp13,4 Miliar

Dari Lamborghini hingga Rumah Mewah, Aset Doni Salmanan Disikat Bareskrim dan Kini Laku Dilelang Rp13,4 Miliar

Deretan aset Doni Salmanan disita Bareskrim, dari mobil mewah hingga rumah kini laku dilelang Rp13,4 miliar dan masuk kas negara.
Legenda Arsenal Sindir Kebijakan Transfer Ajax Amsterdam, Blak-blakan Sebut Maarten Paes Cs sebagai Pemain Kelas B dan C

Legenda Arsenal Sindir Kebijakan Transfer Ajax Amsterdam, Blak-blakan Sebut Maarten Paes Cs sebagai Pemain Kelas B dan C

Dennis Bergkamp kritik Ajax beli pemain kelas B dan C dari luar. Pernyataan legenda Belanda itu dikaitkan publik dengan rekrutmen Maarten Paes kiper Timnas Indonesia.
Akhir Manis Perjuangan Mbah Tupon Korban Mafia Tanah di Bantul, Dua Sertifikatnya Kembali ke Tangan

Akhir Manis Perjuangan Mbah Tupon Korban Mafia Tanah di Bantul, Dua Sertifikatnya Kembali ke Tangan

Perjuangan panjang seorang lansia yang menjadi korban mafia tanah di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta akhirnya berujung bahagia. 
Amalan Sunnah Sepele namun Penuh Hikmah Setelah, Lakukan Setelah Qabliyah Subuh

Amalan Sunnah Sepele namun Penuh Hikmah Setelah, Lakukan Setelah Qabliyah Subuh

Setelah menunaikan shalat qabliyah Subuh, terdapat satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk diamalkan. Lalu, Amalan sunnah apakah yang dimaksud tersebut?
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Masih Jakarta Rerokr Tak Terkalahkan, LavAni Kembali Rebut Posisi Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Masih Jakarta Rerokr Tak Terkalahkan, LavAni Kembali Rebut Posisi Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup pada hari pertama seri kedua yang berlangsung di Solo antara LavAni Vs Jakarta Bhayangkara Presisi
Rektor UIN Bandung Dibuat Tak Berkutik, Candaan Dedi Mulyadi: Karena Saya Playboy, Jadi Tau Siapa yang Merayu

Rektor UIN Bandung Dibuat Tak Berkutik, Candaan Dedi Mulyadi: Karena Saya Playboy, Jadi Tau Siapa yang Merayu

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi berikan candaan satir kepada Rektor UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, membuat Rektor tak bisa berkutik dan tertawa.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral