News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Pedagang Es Gabus Dituduh Spons: TNI Minta Maaf, Harap Tak Ada Tuntutan dan Konflik Panjang

Donny menjelaskan, insiden yang melibatkan Babinsa Serda Heri Purnomo dan Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi, di lokasi berawal dari kesalahpahaman.
Rabu, 28 Januari 2026 - 10:12 WIB
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat
Sumber :
  • @balewartawanjakpus

Jakarta, tvOnenews.com – TNI Angkatan Darat akhirnya angkat bicara terkait polemik pedagang es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang sempat viral setelah dicurigai kue yang ia jajakan berbahan spons.

Setelah klarifikasi dilakukan, TNI meminta agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono menyatakan, pertemuan antara aparat dan pedagang telah dilakukan sebagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diharapkan tidak ada tuntutan atau konflik berkepanjangan yang timbul setelah pertemuan tersebut," ucap Donny dalam keterangannya kepada wartawan dikutip Rabu, 28 Januari 2026.

Donny menjelaskan, insiden yang melibatkan Babinsa Serda Heri Purnomo dan Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi, di lokasi berawal dari kesalahpahaman. Setelah kejadian tersebut ramai disorot publik, pihak TNI diklaim langsung turun tangan untuk menelusuri duduk perkara yang sebenarnya.

"Berdasarkan verifikasi di lokasi kejadian, peristiwa tersebut merupakan Kesalahpahaman antara Aparat keamanan, dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas dengan warga," katanya.

Ia menambahkan, aparat juga telah mendatangi kediaman pedagang es gabus bernama Sudrajat di kawasan Bojonggede untuk menjalin komunikasi secara langsung.

"Adapun langkah-langkah yang telah diambil yaitu berusaha menemui pedagang es atas nama Bapak Sudrajat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan melalui jalur dialog yang sejuk," katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video menunjukkan penjual es kue jadul diinterogasi oleh anggota kepolisian dan TNI menuai kritik. Dalam video itu kedua anggota tersebut menuding dagangan penjual es yang berusia sepuh itu menggunakan spons. 

Namun setelah menjalani pemeriksaan oleh Tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya, diketahui seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses dipastikan aman dan layak dikonsumsi.

Dengan adanya informasi yang valid tersebut, anggota TNI selaku Babinsa Kelurahan Utan Panjang dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa memberikan klarifikasi terkait video tersebut. Dalam klarifikasinya, Aiptu Ikhwan Mulyadi menyatakan rasa penyesalan atas sikap kelirunya. 

"Asslamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Kami, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas dan membuat video tentang penjual es hunkue yang diduga berbahan spons di wilayah Kemayoran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial," kata dia dalam keterangannya di Aula Mako Polsek Kemayoran, Senin malam 26 Januari 2026. 

Diungkap bahwa tindakan awal yang dilakukan petugas tersebut merupakan bentuk respon cepat terhadap laporan masyarakat yang khawatir adanya dugaan makanan berbahaya beredar di lingkungan mereka. 

"Sebagai petugas di lapangan, kami berkewajiban hadir dan merespons setiap laporan demi menjaga keselamatan warga," kata dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut dijelaskan bahwa, niat pihaknya semata-mata untuk mengedukasi, agar tidak ada konsumen yang dirugikan dan memastikan masyarakat merasa aman dalam membeli makanan di lingkungannya.

Foe Peace Simbolon/VIVA

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Bos Red Bull Siap Kembali ke F1, Christian Horner Dikabarkan Semakin Dekat untuk Mengakuisisi Saham Tim Alpine

Eks Bos Red Bull Siap Kembali ke F1, Christian Horner Dikabarkan Semakin Dekat untuk Mengakuisisi Saham Tim Alpine

Belakangan, eks kepala tim Red Bull Racing, Christian Horner santer dikabarkan akan kembali ke Formula 1 dengan cara mengakuisisi saham dari salah satu tim F1.
KPK Sebut Tangani 116 Perkara Korupsi Selama 2025, 48 Kasus Suap dan 11 Kali OTT

KPK Sebut Tangani 116 Perkara Korupsi Selama 2025, 48 Kasus Suap dan 11 Kali OTT

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengatakan sepanjang 2025 pihaknya telah menangani 116 perkara korupsi.
Arsenal Siap Bayar Rp2 Triliun Demi Boyong Striker Atletico, Posisi Viktor Gyokeres Terancam?

Arsenal Siap Bayar Rp2 Triliun Demi Boyong Striker Atletico, Posisi Viktor Gyokeres Terancam?

Arsenal dikabarkan siap membayar Rp2 triliun demi striker Atletico Madrid. Kedatangan pemain baru berpotensi mengancam posisi Viktor Gyokeres.
Bak Petir di Siang Bolong, Carrick Dihantam Kabar Sangat Buruk dari Pahlawan MU Saat Menang Atas Arsenal

Bak Petir di Siang Bolong, Carrick Dihantam Kabar Sangat Buruk dari Pahlawan MU Saat Menang Atas Arsenal

Manchester United (MU) diterpa kabar buruk usai menang atas Arsenal. Patrick Dorgu dipastikan cedera hamstring dan harus absen hingga 10 minggu ke depan.
5 Potret Cantik Melissa Chovet, Kekasih Setia Pemain Anyar Persib Layvin Kurzawa Sejak Masih di PSG

5 Potret Cantik Melissa Chovet, Kekasih Setia Pemain Anyar Persib Layvin Kurzawa Sejak Masih di PSG

Nama Melissa Chovet menjadi perhatian usai sang kekasih, Layvin Kurzawa, resmi bergabung Persib Bandung. Siapa sosok Melissa? Ini potret dan fakta menariknya!
Rapat dengan DPR, Pimpinan KPK Minta Alat Canggih Biar Bisa Sering OTT

Rapat dengan DPR, Pimpinan KPK Minta Alat Canggih Biar Bisa Sering OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta tambahan anggaran kepada Komisi III DPR untuk membeli alat canggih yang mendukung operasi tangkap tangan (OTT).

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pria berusia 50 tahun itu membeberkan kronologi panjang peristiwa yang dialaminya, mulai dari tudingan es beracun
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT