GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Rabu, 28 Januari 2026 - 10:58 WIB
Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Jadi Sorotan
Sumber :
  • Tangkapan layar - instagram.com/yue_cooking

Jakarta, tvOnenews.com – Kisah penjual es gabus yang dituduh berbahan spons di Kemayoran, Jakarta Pusat, berbuntut panjang dan memicu perhatian publik. Sudrajat (50), penjual es gabus keliling, mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat didatangi aparat di lokasi jualannya pada Sabtu (24/1/2026).

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga. Tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah, ia dituduh menjual es gabus berbahan spons, tuduhan yang kemudian menyebar luas setelah videonya viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rekaman yang beredar, aparat terlihat memaksa Sudrajat memasukkan es gabus ke dalam mulutnya. Sudrajat juga mengaku mengalami tindak kekerasan saat kejadian, meski telah berulang kali menjelaskan bahwa dagangannya benar-benar es gabus dan bukan berbahan berbahaya.

Belakangan, hasil uji laboratorium Polres Metro Jakarta Pusat memastikan bahwa seluruh produk es yang dijual Sudrajat aman untuk dikonsumsi. 

Menyusul hasil tersebut, dua aparat yang terlibat, yakni Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi, dan Anggota Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Heri, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

"Kami, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas dan membuat video tentang penjual es hunkwe yang diduga berbahan spons di wilayah Kemayoran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial," ujarnya dalam video permintaan maaf.

Mereka menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas laporan masyarakat yang khawatir adanya peredaran makanan berbahaya di lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun demikian, kami menyadari bahwa kami telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang seperti Dinas Kesehatan, Dokpol, maupun Labfor Polri. Seharusnya proses klarifikasi dan verifikasi dilakukan terlebih dahulu sebelum memberikan informasi kepada masyarakat," katanya.

"Atas kekeliruan tersebut, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada Bapak Suderajat, pedagang es yang terdampak langsung oleh kejadian ini. Tidak ada maksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik beliau," sambung dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Ramadan, Kadin Indonesia Beri Santunan ke 5.700 Anak Yatim

Momen Ramadan, Kadin Indonesia Beri Santunan ke 5.700 Anak Yatim

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar acara buka bersama sekaligus memberikan santunan kepada 5.700 anak yatim.
Adrian Wibowo Siap Main, 3 Bintang Muda Timnas Indonesia Ini Bakal Curi Perhatian di Era John Herdman

Adrian Wibowo Siap Main, 3 Bintang Muda Timnas Indonesia Ini Bakal Curi Perhatian di Era John Herdman

Langkah berani pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang merilis daftar panjang berisi 41 pemain di Garuda Calling jelang FIFA Series 2026 jadi sorotan.
Segel Satu Tempat di Semifinal Swiss Open 2026, Amri/Nita Beberkan Kunci Keberhasilan Taklukan Adnan/Indah di Perempat Final

Segel Satu Tempat di Semifinal Swiss Open 2026, Amri/Nita Beberkan Kunci Keberhasilan Taklukan Adnan/Indah di Perempat Final

Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah berhasil memastikan tiket semifinal Swiss Open 2026.
Aktivis Diteror Penyiraman Air Keras, Saksi: Saya Kira Korban Begal

Aktivis Diteror Penyiraman Air Keras, Saksi: Saya Kira Korban Begal

Seorang warga bernama Boyum (30) mengungkap kesaksian peristiwa penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Kisah Hena Gian Hermana Kembangkan Usaha Genteng Bersama BRI, Tanah Liat Berbuah Harapan

Kisah Hena Gian Hermana Kembangkan Usaha Genteng Bersama BRI, Tanah Liat Berbuah Harapan

Tak hanya soal pembiayaan, pendampingan dari BRI juga membantu pengusaha genteng asal Majalengka bernama Hena Gian Hermana, lebih tertib dalam mengelola keuangan usaha.
DPR soal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: Negara Tak Boleh Kalah

DPR soal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: Negara Tak Boleh Kalah

Anggota Komisi XIII DPR, Mafirion Syamsuddin angkat bicara terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS, Andrie Yunus.

Trending

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Pemain muda Rafa Raditya Abdurahman tengah menikmati momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia U-20. Bek berusia 18 tahun itu bersyukur.
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan alasan pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil hingga 41 pemain untuk persiapan meng...
PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

Sejumlah kabar menarik mewarnai perkembangan terbaru Timnas Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ini rangkuman 3 berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Tim kuasa hukum para korban ungkap siasat licik Ustaz SAM, pendakwah ternama di stasiun televisi saat melakukan pelecehan seksual kepada santri sesama jenis.
Segini Gaji Megawati Hangestri Jika Kembali ke Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Segini Gaji Megawati Hangestri Jika Kembali ke Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Gaji Megawati Hangestri Pertiwi jika kembali ke V-League 2026/2027 diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar hingga Rp2,8 miliar. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT