News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konsep Ekoteologi Kemenag Dipaparkan dalam Forum Internasional di Mesir: Agama Tak Berhenti pada Ritual

Dalam konsep ekoteologi, agama dipandang perlu hadir sebagai kekuatan moral yang memperkuat relasi sosial sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Minggu, 1 Februari 2026 - 18:21 WIB
Konsep Ekoteologi Kemenag dipaparkan di Cairo International Islamic Book Fair di Mesir.
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com -  Kementerian Agama (Kemenag) memaparkan gagasan ekoteologi serta peran agama sebagai fondasi harmoni sosial dalam forum internasional di Mesir.

Konsep itu dipaparkan Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Lubenah Amir, saat menjadi pembicara pada seminar internasional yang menjadi bagian dari rangkaian Cairo International Islamic Book Fair, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai kalangan akademisi dan tokoh agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pemaparannya, Lubenah menegaskan bahwa agama memiliki posisi strategis dalam merespons tantangan global, terutama krisis ekologis dan kemanusiaan yang saling berkaitan. Ia menyebut, dinamika dunia modern dihadapkan pada persoalan multidimensi yang kian kompleks. “Dunia modern tengah menghadapi krisis yang saling berkaitan dan saling memengaruhi, yaitu krisis ekologis, krisis kemanusiaan, krisis makna, dan krisis kepercayaan,” ujarnya.

Lubenah menekankan bahwa agama tidak seharusnya dipahami sebatas ritual atau simbol formal semata. Menurutnya, agama perlu hadir sebagai kekuatan moral yang memperkuat relasi sosial sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Agama harus hadir sebagai sumber nilai moral dan kepedulian, yang memperbaiki hubungan manusia dengan sesama, dengan alam, dan dengan Tuhan,” katanya, dikutip Minggu (1/2/2026).

Ia menjelaskan, ajaran utama Islam berakar pada nilai rahmah atau kasih sayang yang bersifat universal dan melampaui batas ruang serta waktu. Prinsip rahmat bagi seluruh alam tersebut, lanjutnya, menjadi dasar teologis bagi pengembangan ekoteologi serta upaya pembangunan berkelanjutan berbasis nilai keagamaan.

“Pesan Islam sejak awal bersifat universal dan kosmik. Rahmat tidak hanya ditujukan kepada manusia, tetapi kepada seluruh alam,” ujarnya.

Meski demikian, Lubenah mengakui bahwa dalam realitas kehidupan modern, nilai-nilai universal agama kerap terfragmentasi dan terlepas dari kepekaan terhadap penderitaan manusia maupun kerusakan lingkungan.

“Di sinilah pentingnya upaya menyulam kembali nilai-nilai tersebut, bukan sekadar sebagai wacana normatif, tetapi sebagai spirit yang hidup dalam perilaku sosial, kebijakan publik, dan praktik keberagamaan sehari-hari,” kata Lubenah.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama menempatkan cinta dan nilai kemanusiaan sebagai prioritas dalam kebijakan keagamaan nasional. Orientasi tersebut diterjemahkan melalui pengembangan layanan keagamaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Layanan ini dirancang agar beragama tidak berhenti pada aktivitas ritual, tetapi implementatif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lubenah menilai pengalaman Indonesia sebagai negara majemuk dapat menjadi rujukan dalam menjaga harmoni sosial berbasis nilai agama. “Cinta kemanusiaan menjadi landasan agar agama hadir sebagai kekuatan pemersatu, yang menumbuhkan saling pengertian, empati, dan kerja sama lintas iman dan budaya,” kata Lubenah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seminar internasional ini juga menghadirkan Pengajar Universitas Al-Azhar Syekh Fathi Hijazi serta Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Mesir Abdul Muta’ali sebagai pembicara.

Menutup pemaparannya, Lubenah berharap forum Islamic Book Fair tidak hanya menjadi ajang pertukaran pemikiran, tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama lintas negara dalam meneguhkan nilai kemanusiaan dan harmoni dengan alam. “Dunia hari ini tidak kekurangan teknologi, tetapi sering kekurangan empati. Tidak kekurangan informasi, tetapi kekurangan kebijaksanaan,” tuturnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Terpopuler: Tangan Kanan Erick Thohir Minta Maaf, Fakta Kasus Tio Ferdian Rahmana, hingga Nasib Keuangan Shio Ayam Tanggal 11 Agustus

Terpopuler: Tangan Kanan Erick Thohir Minta Maaf, Fakta Kasus Tio Ferdian Rahmana, hingga Nasib Keuangan Shio Ayam Tanggal 11 Agustus

Tiga topik terpopuler yang paling banyak dibaca adalah permohonan maaf tangan kanan Erick Thohir di PSSI hingga nasib keuangan Shio Ayam pada 11 Agustus 2026.
Mengapa Ruang Interaktif Penting bagi Anak? Ini Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang dan Kreativitas

Mengapa Ruang Interaktif Penting bagi Anak? Ini Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang dan Kreativitas

Ruang interaktif memberi kesempatan anak belajar melalui bermain, eksplorasi, dan imajinasi. Sejumlah negara maju telah menerapkan konsep ini dalam pendidikan dan ruang publik.
Ramalan Keuangan Shio Monyet 11 Agustus 2026, Siap-siap Hoki Cuan Esok Hari

Ramalan Keuangan Shio Monyet 11 Agustus 2026, Siap-siap Hoki Cuan Esok Hari

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Monyet esok hari tanggal 11 Agustus? Simak ulasan ramalannya di bawah ini.
Kepercayaan Publik Jadi Penentu Persaingan Fintech Investasi, Ini Hasil Survei Nasional

Kepercayaan Publik Jadi Penentu Persaingan Fintech Investasi, Ini Hasil Survei Nasional

Persaingan di industri fintech investasi semakin ketat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset digital dan layanan keuangan berbasis teknologi.
Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Netizen TikTok menyoroti video viral seorang ibu dengan delapan orang anak yang memprihatinkan. Di sisi lain, bayi bungsunya juga hanya berbobot 2 kilogram.

Trending

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral