News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamen HAM Soal Tragedi Siswa SD Bunuh Diri di NTT: Sangat Memprihatinkan dan Menusuk Nurani Kita Semua

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Mugiyanto menegaskan negara tidak boleh absen dalam memastikan hak dasar anak, menyusul meninggalnya siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga tidak mampu membeli alat tulis sekolah.
Jumat, 6 Februari 2026 - 20:28 WIB
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Mugiyanto.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Mugiyanto menegaskan negara tidak boleh absen dalam memastikan hak dasar anak, menyusul meninggalnya anak berinisial YBH (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga tidak mampu membeli alat tulis sekolah.

Mugiyanto menyebut peristiwa tersebut memperlihatkan masih adanya keluarga yang luput dari jangkauan negara, khususnya dalam pemenuhan hak atas pendidikan dan hidup layak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Peristiwa ini tentu sangat memprihatinkan dan menusuk nurani kita semua sebagai sebuah bangsa,” ujar Mugiyanto kepada tvOnenews.com, Jumat (6/2/2026).

Ia menilai, negara harus hadir secara nyata, bukan hanya di tingkat kebijakan, tetapi hingga ke rumah tangga warga miskin.

“Utamanya bagi pemerintah untuk hadir sampai ke pelosok desa, bahkan tingkatan keluarga,” katanya.

Mugiyanto mengungkapkan, keluarga YBH merupakan potret kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di Indonesia. Anak tersebut hidup dalam keluarga ibu tunggal dengan lima anak.

“Keluarga YBH (10) adalah salah satu contoh keluarga dalam kemiskinan ekstrim,” ucapnya.

Menurut Mugiyanto, kondisi inilah yang menjadi latar belakang Presiden Prabowo Subianto mendorong berbagai program pengentasan kemiskinan ekstrem secara masif.

“Ini adalah alasan mendasar mengapa Presiden Prabowo bekerja mati-matian, bahkan dengan bahasa ‘mewakafkan hidupnya’ untuk menjalankan program guna memutus rantai kemiskinan ekstrim,” jelasnya.

Ia menyebut program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, hingga Koperasi Desa ditujukan agar keluarga miskin tidak terus terjebak dalam kondisi yang sama.

“Presiden juga ingin warga miskin ini naik kelas, berdaya, sehingga semua warga negara bisa menjadi warga kelas satu,” ujarnya.

Mugiyanto menegaskan, negara tidak boleh membiarkan tragedi serupa kembali terjadi.

“Pemerintah sedang bekerja keras mengentaskan anak-anak dari belenggu kemiskinan, dan pada saat yang sama juga harus memastikan tidak boleh terjadi lagi peristiwa-peristiwa seperti yang dialami anak kita YBH,” katanya.

Ia memastikan Kementerian HAM telah menurunkan jajarannya ke lapangan untuk menangani dampak tragedi tersebut.

“KemenHAM melalui Kanwil Kementerian HAM NTT telah turun lapangan, mengunjungi dan membersamai keluarga yang sedang berduka,” ujar Mugiyanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain pendampingan, Kementerian HAM akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memetakan persoalan kemiskinan ekstrem agar perlindungan terhadap anak tidak hanya bersifat reaktif.

“Hidup layak dengan rumah layak huni, anak-anak bisa sekolah, bila sakit bisa berobat, dan mendapatkan pekerjaan adalah HAM,” ujarnya. (rpi/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

Wacana kebijakan “war tiket” haji menuai kritik keras dari DPR. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai gagasan tersebut berpotensi menabrak aturan
Kapolda Papua Tengah Turun Langsung ke Dogiyai, Perkuat Soliditas Usai Insiden

Kapolda Papua Tengah Turun Langsung ke Dogiyai, Perkuat Soliditas Usai Insiden

Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, turun langsung memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolres Dogiyai, Kamis (9/4), sebagai langkah strategis memperkuat
Disorot KDM, RSHS Bandung Singgung Layanan Kesehatan Buntut Bayi Nyaris Tertukar karena Kecerobohan Perawat Viral

Disorot KDM, RSHS Bandung Singgung Layanan Kesehatan Buntut Bayi Nyaris Tertukar karena Kecerobohan Perawat Viral

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung mengklarifikasi polemik bayi nyaris tertukar yang viral usai didesak oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral