News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Tuntutan Guru Madrasah Disampaikan di Hadapan Pimpinan DPR RI, Minta Kejelasan Gaji hingga Tidak Didiskriminasi dalam Perekrutan PPPK

Mulai dari meminta kejelasan gaji hingga tidak didiskriminasi dalam perekrutan PPPK.
Rabu, 11 Februari 2026 - 15:02 WIB
Ngadu ke DPR RI, Guru Madrasah Bandingkan Nasib dengan Pegawai MBG: Mereka Cepat Diangkat PPPK, Kami Tak Bisa Daftar
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah lima tuntutan guru madrasah yang disampaikan di hadapan pimpinan DPR RI. 

Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyampaikan lima tuntutan tersebut saat menghadiri audiensi bersama pimpinan DPR RI dan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Rabu (11/2/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun audiensi itu membahas tentang kesejahteraan guru madrasah.

Wakil Ketua Umum PGM Indonesia Ahmad Sujaenudin memaparkan lima tuntutannya. 

Pertama, memohon dorongan dari pimpinan DPR RI untuk bisa mendorong Presiden RI Prabowo Subianto menggunakan kebijakan dan kekuasaannya agar guru madrasah swasta tidak didiskriminasi dalam perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Menurut dia, hal ini bisa lewat proses afirmasi kepada guru-guru madrasah.

Misalnya, kata dia, dengan program inpassing, penyetaraan jabatan, pangkat dan golongan bagi PNS ke dalam jabatan fungsional atau bagi guru non-ASN atau swasta agar setara dengan guru PNS.

Kedua, memohon agar guru madrasah swasta yang bisa diangkat P3K maupun negeri bisa diterima di sekolah asalnya.

Menurut dia, hal ini bisa dilakukan melalui revisi Undang-Undang tentang ASN atau bahkan mengeluarkan Perppu.

Ketiga, memohon agar batasan usia perekrutan ASN yang semula hanya 35 tahun ditambah menjadi 40 tahun.

Pasalnya, Ahmad menyebut banyak guru-guru madrasah yang sudah melampaui batasan usia itu.

Keempat, mendukung Panja di DPR RI serta Kementerian Agama yang sedang berjuang untuk menyejahterakan guru madrasah.

"Ini kami dorong. Tapi jangan lama-lama ya, Pak. Mohon jangan lama-lama," katanya. 

Kelima, memohon adanya kejelasan gaji. Apabila gajinya jelas, menurut dia, kemungkinan tidak akan ada aksi demonstrasi, protes bahkan menuntut untuk status PPPK.

Di samping tuntutan itu, Ahmad menyebut guru madrasah selalu ikhlas dalam mendidik siswa-siswinya sejak dulu. 

Akan tetapi, saat ini guru madrasah resah karena gaji dan tunjangannya telat dibayarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau ini mohon dorongan dari pimpinan DPR, dari Komisi VIII dan dari Kementerian Agama. Cobalah dibantu kira-kira seperti penggajian gitu," ucapnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mengatakan saat ini sudah ada keputusan dari Komisi VIII DPR RI untuk membuat afirmasi mendorong guru madrasah swasta menjadi PPPK.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Four Proliga 2026: Samator Bangkit! Hadi Sampurno Soroti Mental Tim Usai Taklukkan Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Samator Bangkit! Hadi Sampurno Soroti Mental Tim Usai Taklukkan Garuda Jaya

Surabaya Samator akhirnya meraih kemenangan perdana di putaran pertama Final Four Proliga 2026.
Ruang Menteri hingga Wamen PU Digeledah Kejati Jakarta, Dody Hanggodo: Demi Allah Saya Enggak Tahu

Ruang Menteri hingga Wamen PU Digeledah Kejati Jakarta, Dody Hanggodo: Demi Allah Saya Enggak Tahu

Menurut Dody, tidak ada urgensi untuk membicarakan perkara tersebut secara internal lantaran prosesnya berada di tangan aparat penegak hukum.
Tim Geypens Langsung Ketiban Sial Usai Comeback ke Liga Belanda, Wonderkid Timnas Indonesia Alami Malam Kelam Bersama FC Emmen di Eerste Divisie

Tim Geypens Langsung Ketiban Sial Usai Comeback ke Liga Belanda, Wonderkid Timnas Indonesia Alami Malam Kelam Bersama FC Emmen di Eerste Divisie

Kembalinya Tim Geypens ke lapangan hijau bersama FC Emmen justru berujung pahit. Wonderkid Timnas Indonesia itu harus merasakan malam kelam saat timnya kalah.
Usai Viral Pungli Warga, Dedi Mulyadi Sulap Jembatan Cirahong Jadi Spot Estetik

Usai Viral Pungli Warga, Dedi Mulyadi Sulap Jembatan Cirahong Jadi Spot Estetik

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan kondisi terkini jembatan Cirahong seusai viral marak pungli oleh warga. Kini disulap jadi lebih rapi dan estetik.
Prabowo Dikabarkan Bakal Kunjungan ke Rusia Bertemu Putin, Istana: Ya, Ada Rencana Demikian

Prabowo Dikabarkan Bakal Kunjungan ke Rusia Bertemu Putin, Istana: Ya, Ada Rencana Demikian

Sinyal ini disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, meski belum ada kepastian waktu maupun agenda resmi yang akan dibawa dalam lawatan tersebut.
Di Tengah Gejolak Global, Istana Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh dan Daya Beli Aman, BBM Tak Naik

Di Tengah Gejolak Global, Istana Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh dan Daya Beli Aman, BBM Tak Naik

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut sejumlah indikator menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan stabilitas ekonomi nasional terkendali.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin disorot Dedi Mulyadi. Ia pertanyakan sanksi tegas untuk perawat, dari pembinaan hingga kemungkinan pemecatan.
Selengkapnya

Viral