GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota DPR Murka! Oknum Brimob di Maluku Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Selly Gantina: Ini Keji dan Biadab

Anggota DPR RI, Selly Andriany Gantina, menuntut agar Anggota Brimob Bripka Masias Siahaya diberi hukuman maksimal setelah terbukti menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara, yang mengakibatkan salah satu korban tewas.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:01 WIB
Ilustrasi jenazah.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, menuntut agar Anggota Brimob Bripka Masias Siahaya dijatuhi hukuman maksimal setelah terbukti melakukan penganiayaan brutal terhadap dua pelajar di Maluku Tenggara, yang mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia.

Selly menilai tindakan anggota Mako Brimob Pelopor C tersebut sudah melampaui batas kemanusiaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini sungguh keji dan biadab, bagaimana bisa seorang APH (Aparat Penegak Hukum) melawan pelajar, jelas bukan lawan sebanding. Hukuman berat maksimal harus diberikan kepada oknum itu," tegas Selly dalam keterangan resminya, Sabtu (21/2/2026).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, tindakan Bripka Masias merupakan bentuk nyata arogansi aparat yang harus diputus rantainya melalui hukuman yang memberi efek jera luar biasa. 

Tak hanya sekadar pelanggaran pidana, ia menilai peristiwa ini adalah pelanggaran HAM berat dan pelanggaran kode etik kepolisian yang fatal.

Selly mendorong agar pelaku dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Ia menegaskan bahwa institusi Polri tidak boleh memberi toleransi terhadap anggotanya yang justru menjadi ancaman bagi keselamatan warga negara.

"Selain itu agar tidak menjadi konflik di kemudian hari. Sidang kode etik harus dilakukan secara terbuka agar selaras dengan cita-cita Presiden dalam mereformasi Polri," ujar Selly. 

Ia juga menambahkan bahwa Pemecatan Dengan Tidak Hormat (PTDH) adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.

Kronologi Singkat Kejadian

Peristiwa kelam ini bermula saat Bripka Masias Siahaya melakukan tindak kekerasan terhadap Arianto Tawakal (14), seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara.

Pukulan di bagian kepala membuat korban bersimbah darah hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir. 

Tidak berhenti di situ, pelaku juga menganiaya kakak korban, Nasrim Karim (15), hingga menderita patah tulang.

Selain hukuman bagi pelaku, Selly mendesak adanya langkah rekonsiliasi. 

Ia meminta komandan dari satuan pelaku untuk berjiwa besar menemui keluarga korban dan meminta maaf secara langsung. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk pertanggungjawaban moral institusi Brimob.

Lebih lanjut, Selly menekankan pentingnya pemulihan menyeluruh bagi keluarga korban dan korban yang selamat, sebagaimana sering disuarakan Ketua DPR RI Puan Maharani. 

Hal ini mencakup rehabilitasi medis, bantuan psikologis jangka panjang, jaminan kelanjutan pendidikan, hingga kompensasi atau restitusi yang sepadan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Negara tidak boleh hanya berhenti pada penghukuman pelaku, tetapi juga wajib menghadirkan keadilan yang utuh, termasuk pemulihan sosial dan mental bagi keluarga yang ditinggalkan," ujar Selly. 

Ia berharap langkah pemulihan ini dapat mengembalikan martabat dan hak-hak korban sebagai warga negara. (ant/dpi)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua BEM UGM Diteror Usai Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Natalius Pigai: Saya Pastikan Tidak Mungkin dari Pemerintah

Ketua BEM UGM Diteror Usai Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Natalius Pigai: Saya Pastikan Tidak Mungkin dari Pemerintah

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menepis tudingan bahwa pemerintah berada di balik aksi teror yang menyasar Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto. 
Duet Mengerikan Jay Idzes dan Pembelian Terbaik Klub Inggris Hampir Terwujud, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Duet Mengerikan Jay Idzes dan Pembelian Terbaik Klub Inggris Hampir Terwujud, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Bek keturunan Indonesia yang dinilai pembelian terbaik Leeds United berpotensi duet dengan Jay Idzes. Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series?
Al Mustofa, Salah Satu Masjid Tertua di Kota Bogor: Dibangun Tahun 1728, Ada Al Quran yang Ditulis Tangan

Al Mustofa, Salah Satu Masjid Tertua di Kota Bogor: Dibangun Tahun 1728, Ada Al Quran yang Ditulis Tangan

Masjid Al-Mustofa yang berada di Jalan Ceremai Ujung, Bantarjati Kaum, Bantarjati, merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Kota Bogor.
Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas di Rejang Lebong Bengkulu Mencapai Rp 1 Miliar

Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas di Rejang Lebong Bengkulu Mencapai Rp 1 Miliar

Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Provinsi Bengkulu di Kantor Samsat Kabupaten Rejang Lebong mencatat nilai tunggakan pajak
Lolos Syarat FIFA, 4 Striker Eropa Siap Dinaturalisasi Timnas Indonesia di Era John Herdman

Lolos Syarat FIFA, 4 Striker Eropa Siap Dinaturalisasi Timnas Indonesia di Era John Herdman

Timnas Indonesia berpotensi mendapat suntikan amunisi di lini depan setelah sejumlah striker berdarah Indonesia yang bermain di Eropa tampil impresif musim ini.
‎Striker Asing PSM Makassar Bicara Soal Liga Bergulir di Bulan Ramadan, Ungkap Tantangan Bermain Sambil Berpuasa

‎Striker Asing PSM Makassar Bicara Soal Liga Bergulir di Bulan Ramadan, Ungkap Tantangan Bermain Sambil Berpuasa

Sheriddin Boboev mencetak gol perdana bersama PSM Makassar saat Ramadan. Striker Tajikistan itu mengaku terbantu pengalaman puasa di Malaysia dan optimistis segera tampil lebih tajam.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia disibukkan dengan perburuan talenta melalui jalur naturalisasi. Simak rangkuman tiga berita terpopuler berikut ini.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT