GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah 12 Tahun di Sukabumi Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri Akibat Minum Air Panas, Korban Alami Luka Bakar Sekujur Tubuh

Seorang bocah laki-laki berinisial NS (12) meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026) akibat diduga dianiaya ibu tirinya. Dokter masih mendalami penyebab kematian
Minggu, 22 Februari 2026 - 15:50 WIB
Bocah NS (12) meninggal di Sukabumi akibat diduga dianiaya ibu tiri, korban mengaku minum air panas
Sumber :
  • Tim tvOne - Kabar Siang

tvOnenews.com - Seorang bocah laki-laki berinisial NS (12) meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026) akibat diduga dianiaya oleh ibu tirinya. 

Bocah berasal dari Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi mengalami sejumlah luka lebam hingga luka bakar di sekujur tubuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kulit korban terdapat sejumlah bagian kulit yang melepuh, korban mengaku karena diberi minum air panas oleh ibu tirinya.

Korban sempat kritis dan dilarikan oleh tetangganya ke IGD RSUD Jampangkulon, Sukabumi. Setelah mendapatkan perawatan selama 8 jam di ruang ICU, korban akhirnya meninggal dunia.

Ayah korban menangis histeris saat mengetahui sang anak meninggal dunia.

Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan autopsi.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Polri, Kombes Pol dr Carles Siagian menjelaskan pihaknya mendapat laporan dari Polres Kabupaten Sukabumi adanya jenazah yang diduga korban penganiayaan pada Kamis (19/2/2026).

Berdasarkan pemeriksaan autopsi yang dilakukan tim dokter forensik, ditemukan luka bakar di sekujur tubuh korban disertai luka akibat benda tumpul.

“Kami bersama tim dokter forensik melakukan autopsi pada jenazah. Memang hasil sementara yang bisa saya sampaikan ke media bahwa terdapat luka bakar di sekujur tubuh korban. Ekstremitas di lengan, di paha, di perut. Kemudian ada luka tumpul juga di bagian bibir dan hidung pasien,” ungkap Kombes Pol dr Carles Siagian kepada tim tvOnenews pada Sabtu, (21/2/2026).

Bocah asal Sukabumi meregang nyawa diduga akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri.
Bocah asal Sukabumi meregang nyawa diduga akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri.
Sumber :
  • Youtube tvOnenews

Namun, pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai penyebab meninggalnya NS lantaran masih dilakukan pemeriksaan mendalam berdasarkan beberapa sampel organ dalam yang dikirimkan ke RS Bhayangkara Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mengenai penyebab memang kami belum bisa tentukan karena luka-luka tersebut yang kami sebutkan memang tidak menyebabkan kematian. Tapi kami melakukan pemeriksaan mendalam mengambil beberapa sampel dari organ-organ dalam dan mengirimkannya dan kami sedang menunggu hasil dari Jakarta,” ujarnya.

Berdasarkan hasil autopsi sementara, terdapat luka lebam akibat benda tumpul yang nampaknya terjadi dengan jangka waktu yang belum lama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Debut Tercoreng Hasil Seri, Maarten Paes Akui Kekurangan Ini di Ajax

Debut Tercoreng Hasil Seri, Maarten Paes Akui Kekurangan Ini di Ajax

Meski sempat unggul lebih dulu, Ajax tak mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Lengser dari Puncak! Megawati dan Jakarta Pertamina Enduro Diuji Gresik Phonska Jelang Final Four Proliga 2026

Lengser dari Puncak! Megawati dan Jakarta Pertamina Enduro Diuji Gresik Phonska Jelang Final Four Proliga 2026

Pertemuan Gresik Phonska kontra Jakarta Pertamina Enduro akan berlangsung pada 26 Februari 2026. Megatron Cs lengser dari klasemen Proliga 2026 usai
Pelni Medan Tambah KM Ngapulu Hadapi Perkiraan Lonjakan 31 Ribu Pemudik Lebaran 2026

Pelni Medan Tambah KM Ngapulu Hadapi Perkiraan Lonjakan 31 Ribu Pemudik Lebaran 2026

Kepala Cabang Pelni Medan, Harianto Sembiring, mengatakan penambahan kapal dilakukan karena adanya proyeksi peningkatan jumlah penumpang pada periode angkutan Lebaran tahun ini.
Petani Tewas Terinjak Gajah Sumatra, BKSDA Aceh Minta Warga Jangan Halau Satwa Liar

Petani Tewas Terinjak Gajah Sumatra, BKSDA Aceh Minta Warga Jangan Halau Satwa Liar

Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat tidak bertindak sendiri saat berhadapan dengan satwa liar dilindungi.
Tidak Sengaja Ngupil saat Puasa, Apakah Batal? Tegas Buya Yahya Menjawab Begini

Tidak Sengaja Ngupil saat Puasa, Apakah Batal? Tegas Buya Yahya Menjawab Begini

Kebiasaan mengupil sudah dianggap biasa. Namun saat Ramadhan perlu dipertimbangkan, berikut penjelasan Buya Yahya
Bursa Transfer Juventus: Lois Openda Dicoret, Bianconeri Buru Striker Buangan Manchester United di Musim Panas?

Bursa Transfer Juventus: Lois Openda Dicoret, Bianconeri Buru Striker Buangan Manchester United di Musim Panas?

Juventus bisa berburu striker Manchester United lagi pada bursa transfer musim panas mendatang. Sebab, Lois Openda tidak termasuk dalam rencana klub untuk musim depan.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT