News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Sahur Berdarah di Polda Sulsel: Bripda DP Tewas, 6 Orang Termasuk Seniornya Langsung Diperiksa

Polisi muda Bripda DP dilaporkan meninggal dunia secara misterius di dalam Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Minggu, 22 Februari 2026 - 18:06 WIB
Sejumlah keluarga korban anggota Polri inisial Bripda DP yang diduga alami kekerasan oleh seniornya hingga meninggal dunia masih menunggu hasil pemeriksaan, Minggu (22/2).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi muda Bripda DP dilaporkan meninggal dunia secara misterius di dalam Asrama Polisi (Aspol), kompleks Markas Polda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Kematian anggota Direktorat Samapta ini diduga kuat melibatkan tindakan penganiayaan oleh seniornya. Menanggapi kabar miring tersebut, Bidang Propam Polda Sulsel bergerak cepat dengan memeriksa sejumlah saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita belum bisa pastikan, korban pengeroyokan atau bukan, yang pasti kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang termasuk rekan atau lichtingnya dan seniornya DP. Mungkin bertambah lagi nanti (diperiksa)," ujar Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendi, di Makassar, Minggu (22/2).

Kronologi dan Temuan Kejanggalan

Peristiwa tragis ini bermula pada waktu sahur. Usai melaksanakan salat subuh, korban dilaporkan jatuh sakit saat berada di asrama. Pihak Direktorat Samapta kemudian melarikan DP ke RSUD Daya untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

Nahas, nyawa polisi muda itu tidak tertolong. Awalnya, pihak keluarga hanya diberi tahu bahwa DP meninggal karena sakit. 

Namun, saat keluarga tiba di rumah sakit, mereka dikejutkan dengan kondisi fisik jenazah yang tidak wajar; ditemukan luka lebam di beberapa bagian tubuh serta sisa darah di bagian mulut.

Karena curiga dengan penyebab kematian yang mendadak dan adanya tanda-tanda kekerasan, keluarga meminta jenazah dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani visum menyeluruh.

"Makanya untuk membuktikan itu (tindak kekerasan), kita bawa ke RS Bhayangkara, karena awalnya dibawa ke RS Daya. Saya sudah sampaikan ke Kabid Dokkes Polda Sulsel termasuk kepada dokter yang memeriksa silakan diperiksa dengan benar, jangan ada yang ditutup-tutupi, kalau memang ada kekerasan," tegas Kombes Pol Zulham Effendi saat memberikan keterangan di RSUD Daya.

Pihak Propam menegaskan akan menangani kasus ini secara terbuka dan profesional. Zulham menyatakan bahwa otopsi akan dilakukan jika pihak keluarga memberikan izin demi mengungkap fakta sebenarnya di balik luka memar yang ditemukan.

"Ini untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, visum luar maupun visum dalam. Kalau memang keluarga mengijinkan, nanti kita akan lakukan autopsi. Pasti semua prosedur penanganan terkait kejadian ini, kita akan tangani secara profesional," ujarnya.

Lebih lanjut, Zulham berjanji tidak akan ada fakta yang disembunyikan jika memang terbukti terjadi tindak pidana di lingkungan internal kepolisian.

"Kami dari Bidang Propam, Insyaallah, kita akan ungkap kalau memang ada kejadian yang di luar dari kejadian umum, atau kejadian yang mencurigakan atau ada kekerasan di situ. Kita akan luruskan dan kita akan tegakkan aturan sesuai dengan aturan yang berlaku," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragedi ini menjadi pukulan berat bagi keluarga besar Polri. Ayah korban sendiri, Aipda H Jabir, adalah seorang polisi aktif yang bertugas di Polres Pinrang. 

Saat ini, Aipda Jabir beserta istrinya masih menunggu proses visum di RS Bhayangkara sebelum jenazah putra mereka dibawa ke rumah duka di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Zulhas Usul Kuliah di PTN Gratis, Prabowo Setuju Saat Itu Juga di HUT PAN

Zulhas Usul Kuliah di PTN Gratis, Prabowo Setuju Saat Itu Juga di HUT PAN

PAN menyatakan siap mengawal pembahasan kebijakan kuliah gratis di perguruan tinggi negeri tersebut, baik melalui Fraksi PAN di DPR RI maupun melalui struktur partai di daerah.
Kendalikan Emosi Dalam Perselisihan Melalui Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW, Demi Menjaga Perdamaian

Kendalikan Emosi Dalam Perselisihan Melalui Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW, Demi Menjaga Perdamaian

Dalam ajaran Islam, menyelesaikan perselisihan tidak cukup hanya mengandalkan usaha lahiriah atau negosiasi. Bacalah doa Nabi Muhammad SAW agar hati tenang
Tertangkap Basah Gunakan Narkoba, Ini Alasan Selebgram Jule

Tertangkap Basah Gunakan Narkoba, Ini Alasan Selebgram Jule

Selebgram Julia Prastini alias Jupe ditangkap polisi usai terbukti mengkonsumsi narkoba.
Jule Positif Vape Etomidate? Polisi Tetapkan 3 Tersangka tapi Sang Selebgram Direhabilitasi

Jule Positif Vape Etomidate? Polisi Tetapkan 3 Tersangka tapi Sang Selebgram Direhabilitasi

Selebgram Jule positif menggunakan etomidate setelah menerima vape cartridge. Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, sementara Jule diarahkan
Ketika Pintu Rezeki Terasa Sempit, Amalkan Doa Ini untuk Melancarkan Segala Urusan

Ketika Pintu Rezeki Terasa Sempit, Amalkan Doa Ini untuk Melancarkan Segala Urusan

Selain berikhtiar secara fisik, memperbanyak doa juga sangat penting sebagai kunci pembuka rezeki. Memohon kepada Allah dengan doa ini agar dilapangkan rezeki
Jadi Saksi, Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bantah Minta Rp500 Juta, Ini Kesaksiannya di Sidang Tipikor  

Jadi Saksi, Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bantah Minta Rp500 Juta, Ini Kesaksiannya di Sidang Tipikor  

Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membantah meminta Rp500 juta kepada Bayu dalam sidang Tipikor Bea Cukai. Ia juga menjelaskan soal goodie bag yang

Trending

Tertangkap Basah Gunakan Narkoba, Ini Alasan Selebgram Jule

Tertangkap Basah Gunakan Narkoba, Ini Alasan Selebgram Jule

Selebgram Julia Prastini alias Jupe ditangkap polisi usai terbukti mengkonsumsi narkoba.
Zulhas Usul Kuliah di PTN Gratis, Prabowo Setuju Saat Itu Juga di HUT PAN

Zulhas Usul Kuliah di PTN Gratis, Prabowo Setuju Saat Itu Juga di HUT PAN

PAN menyatakan siap mengawal pembahasan kebijakan kuliah gratis di perguruan tinggi negeri tersebut, baik melalui Fraksi PAN di DPR RI maupun melalui struktur partai di daerah.
Kendalikan Emosi Dalam Perselisihan Melalui Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW, Demi Menjaga Perdamaian

Kendalikan Emosi Dalam Perselisihan Melalui Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW, Demi Menjaga Perdamaian

Dalam ajaran Islam, menyelesaikan perselisihan tidak cukup hanya mengandalkan usaha lahiriah atau negosiasi. Bacalah doa Nabi Muhammad SAW agar hati tenang
Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League 2026-2027 dengan sejumlah perubahan besar, termasuk kehadiran Megawati Hangestri. Namun, pelatih Kang Sung-hyung.
Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, rivalitas makin memanas?
Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian publik bola voli Korea Selatan. Bintang voli asal Indonesia ini resmi mencatatkan diri sebagai pemain ... -
Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Hyundai Hillstate ternyata memiliki rencana berbeda untuk pemain kuota Asia sebelum akhirnya merekrut Megawati Hangestri pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Selengkapnya

Viral