GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas, Wamen Stella Christie Beri Sindiran Keras: Beasiswa Adalah Utang Budi

Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas sebagai alumni penerima beasiswa viral hingga dikuliti netizen akibat video kontroversialnya. Wamen Stella Christie beri tanggapan
Senin, 23 Februari 2026 - 17:47 WIB
Wamen Stella Christie tanggapi polemik alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ tvOne - One on One

tvOnenews.com - Seorang konten kreator, Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas sebagai alumni penerima beasiswa viral hingga dikuliti netizen akibat video kontroversialnya. 

Dengan bangga, Dwi Sasetyaningtyas memamerkan bahwa anaknya telah mendapatkan paspor warga negara asing (WNA) Inggris. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya video tersebut viral dan menjadi polemik hebat, tak hanya di media sosial, bahkan sejumlah elite negara turut memberikan tanggapan mengenai polemik itu.

Salah satunya yang memberikan tamparan keras bagi Dwi Sasetyaningtyas maupun alumni LPDP lainnya yaitu Wamendikti Saintek, Prof. Stella Christie.

Wamen Stella mengungkapkan bahwa dirinya pernah dikecam oleh netizen mengenai hal ini. Ia menegaskan bahwa se penerima beasiswa yang bersumber dari negara merupakan utang budi.

“Saya pernah dikecam netizen ketika mengimbau penerima beasiswa S1 luar negeri Kemendiktisaintek bahwa beasiswa adalah utang. Namun kenyataannya memang demikian, setiap beasiswa dari negara adalah utang budi,” ungkap Wamen Stella Christie, pada Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, dana pendidikan dari negara bukan hanya sekadar fasilitas gratis, melainkan bentuk kepercayaan masyarakat yang memiliki nilai moral yang harus dijaga.

“Kontroversi yang muncul belakangan ini pada dasarnya mencerminkan pendidikan moral pada tahap awal kehidupan. Beasiswa tidak dipahami sebagai amanah, melainkan sekadar fasilitas. Di sinilah letak persoalannya,” ujarnya.

Wamendikti-Saintek, Stella Christie, ditemui usai mengisi workshop di Sekolah Vokasi UGM, Selasa (4/2/2025).
Wamendikti-Saintek, Stella Christie, ditemui usai mengisi workshop di Sekolah Vokasi UGM, Selasa (4/2/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Pihaknya menegaskan dengan sekadar memperketat aturan dan menambah lapisan birokrasi bagi penerima beasiswa bukanlah solusi.

Regulasi yang bersifat terlalu menekan justru berisiko memicu sikap skeptis dan melunturkan rasa terima kasih.

Alih-alih membangkitkan semangat kontribusi yang tulus, aturan tersebut justru dapat memicu upaya mencari celah untuk menghindari dari kewajiban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pembatasan yang berlebihan justru berpotensi menumbuhkan sikap sinis, penerima beasiswa menjadi kurang bersyukur kepada negara dan sibuk mencari celah untuk menghindari kewajiban,” tegas Stella.

“Yang lebih dibutuhkan adalah kepercayaan memberi ruang bagi para penerima beasiswa untuk menemukan caranya sendiri dalam memberi manfaat bagi bangsa,” sambungnya.
Kemudian, Stella juga menyebutkan sejumlah ilmuwan diaspora Indonesia yang dikenal memberikan dedikasi kuat untuk berkontribusi pada negara serta membuka peluang kepada sesama. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

iPhone 18 Pro Dikabarkan akan Hadir dengan Varian Warna Merah, Dijadwalkan Segera Meluncur

iPhone 18 Pro Dikabarkan akan Hadir dengan Varian Warna Merah, Dijadwalkan Segera Meluncur

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max warna merah dikabarkan bakal segera hadir.
Polisi Tersandung Narkoba hingga Penganiayaan, Komisi III DPR Nilai Ada Problem Kultural yang Harus Dibenahi

Polisi Tersandung Narkoba hingga Penganiayaan, Komisi III DPR Nilai Ada Problem Kultural yang Harus Dibenahi

Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, menyebut rentetan kasus yang menyeret polisi belakangan ini bukan insiden biasa, ada problem yang harus dibenahi.
5 Penginapan Super Nyaman dan Seru di Sentul, Pas untuk Ajak Anak Libur Lebaran

5 Penginapan Super Nyaman dan Seru di Sentul, Pas untuk Ajak Anak Libur Lebaran

Berikut beberapa rekomendasi penginapan yang bisa Anda pertimbangkan untuk menemani liburan Lebaran bersama istri dan anak-anak di Sentul.
Suasana Haru di RS Latumeten: Kapolda Maluku Minta Maaf Langsung ke Keluarga Korban Keberingasan Oknum Brimob

Suasana Haru di RS Latumeten: Kapolda Maluku Minta Maaf Langsung ke Keluarga Korban Keberingasan Oknum Brimob

Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto menunjukkan komitmen institusinya dalam menangani kasus kekerasan yang melibatkan oknum personel Brimob di Kota Tual. 
Curi Poin Penuh, Calvin Verdonk Ungkap Kekurangan Lille Musim Ini

Curi Poin Penuh, Calvin Verdonk Ungkap Kekurangan Lille Musim Ini

Lille mengamankan poin penuh ketika menantang Angers pada Minggu (22/2/2026). Gol semata wayang yang dicetak Olivier Giroud lewat titik putih jelang turun minum memastikan tiga poin krusial bagi Les Dogues.
Pascarobohnya Pagar Tembok Samping SMPN 182 Jakarta, Pemilik Bangun Pagar Sementara

Pascarobohnya Pagar Tembok Samping SMPN 182 Jakarta, Pemilik Bangun Pagar Sementara

Pascarobohnya pagar tembok samping SMPN 182 Jakarta, pemilik tembok akhirnya membangun pagar sementara.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT