Pak Presiden, Yuk Pulang! ASN Sudah Menunggu THR Rp 55 Triliun Nih
- ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden
Jakarta, tvOnenews.com – Harapan jutaan aparatur sipil negara (ASN) untuk segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tampaknya harus sedikit bersabar. Meski anggaran sudah disiapkan dan jadwal sempat disebut cair di awal puasa, pencairan THR ASN kini masih menunggu kepulangan Presiden Prabowo Subianto dari lawatan luar negeri.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan proses pencairan THR bagi PNS, TNI, Polri, dan pensiunan saat ini tengah berjalan. Namun, pengumuman resmi tetap berada di tangan kepala negara.
“Kan sedang diproses. Nanti begitu presiden pulang mungkin Presiden akan umumkan,” ujar Purbaya, Selasa (24/2/2026).
Pernyataan itu sekaligus menjawab tanda tanya besar di kalangan ASN yang sebelumnya mendapat sinyal bahwa THR akan mulai disalurkan pada 26 Februari 2026 atau bertepatan dengan awal Ramadan.
Dijanjikan Awal Puasa, Kini Menunggu Presiden
Sebelumnya, Purbaya sempat menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan penyaluran THR dimulai pada 26 Februari 2026. Jadwal tersebut dinilai strategis karena bertepatan dengan momentum awal puasa, saat kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.
Namun, realisasi pencairan tetap membutuhkan persetujuan Presiden melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP). Tanpa payung hukum tersebut, Kementerian Keuangan belum bisa mengeksekusi penyaluran dana ke rekening para penerima.
Di sisi lain, Presiden Prabowo tengah menjalani rangkaian kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat, Inggris, dan Yordania. Berdasarkan informasi yang beredar, Presiden diperkirakan baru kembali ke Indonesia pada akhir pekan ini.
Artinya, jika semua proses administrasi berjalan lancar dan aturan segera diteken, distribusi THR berpotensi baru dimulai pekan depan.
Anggaran Rp 55 Triliun Sudah Siap
Terlepas dari penantian tersebut, pemerintah memastikan ketersediaan anggaran bukan menjadi kendala. Purbaya menegaskan dana untuk THR sudah dialokasikan dalam APBN dan siap dicairkan begitu regulasi terbit.
“Dana-dana sudah siap,” ungkapnya di kantor Kementerian Keuangan, Senin (23/2/2026).
Total anggaran yang digelontorkan untuk pembayaran THR tahun ini mencapai Rp 55 triliun. Nilai tersebut mencakup ASN pusat dan daerah, prajurit TNI, anggota Polri, hingga para pensiunan.
Besarnya anggaran ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli aparatur negara menjelang Hari Raya Idulfitri. THR bukan hanya menjadi tambahan penghasilan, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi musiman karena meningkatkan konsumsi masyarakat.
Load more