GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Data BPS dan Pemda dalam Pemulihan Bencana Sumut Tak Sinkron, DPR Ingatkan Risiko Bantuan Salah Sasaran

Komisi X DPR RI menemukan adanya ketidaksinkronan data antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah terkait dampak banjir di Sumatera Utara (Sumut).
Rabu, 25 Februari 2026 - 23:04 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan
Sumber :
  • dpr.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi X DPR RI menemukan adanya ketidaksinkronan data antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah terkait dampak banjir di Sumatera Utara.

Perbedaan data ini dinilai berisiko membuat penyaluran bantuan meleset dan tidak tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, menegaskan pencocokan data menjadi hal krusial karena pemerintah pusat menggunakan data BPS sebagai rujukan resmi penetapan bencana.

"Tentunya kami ingin mengetahui antara data yang disampaikan oleh BPS dengan kepala dinas yang berada di sini itu sama enggak, sinkron enggak. Karena hari ini Presiden menetapkan satu data bencana dari BPS," ujar Sofyan Tan pada Rabu (25/2/2026).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengungkapkan, paparan dari dinas di daerah tidak sepenuhnya sejalan dengan data yang diterima DPR dari BPS.

"Sedangkan dari yang disampaikan itu tidak sinkron dengan yang kita terima di BPS tersebut. Nah karena itu kita ingin mendapatkan kepastian mana yang benar sehingga mereka melakukan koordinasi. Kalau koordinasi yang salah itu akan menyebabkan bantuan itu salah, tidak tepat sasaran," lanjutnya.

Ia mengingatkan, kekeliruan pendataan bisa berdampak pada pemborosan anggaran dan temuan administratif.

"Kalau jumlahnya lebih banyak ternyata yang terdampak itu lebih sedikit kan itu mubazir. Jadi bisa temuan terhadap itu, karena itu pertemuan pada hari ini adalah pertemuan yang sangat penting untuk mencocokkan data baik daripada BPS maupun data yang disampaikan oleh mitra-mitra kita," ucapnya.

Selain persoalan data, Sofyan Tan juga menyoroti belum optimalnya pemulihan infrastruktur pascabencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai penanganan sejauh ini masih didominasi bantuan logistik, sementara pemulihan menyeluruh belum terlihat signifikan.

"Ya, kita belum melihat bahwa pemulihan yang menyangkut infrastruktur itu berjalan dengan baik. Itu hanya bantuan-bantuan logistik dan sebagainya. Tetapi yang menyangkut tentang visi kan ini baru mulai dengan anggaran yang dana revitalisasi. Dan termasuk juga bahwa kita itu selalu melihat bahwa persoalan visi saja, kita tidak melihat yang non-visi," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tammy Abraham Sesumbar! Aston Villa Masih Bisa Salip Arsenal dan Manchester City untuk Raih Gelar

Tammy Abraham Sesumbar! Aston Villa Masih Bisa Salip Arsenal dan Manchester City untuk Raih Gelar

Penyerang Aston Villa, Tammy Abraham, menilai timnya masih memiliki peluang menantang Arsenal dan Manchester City dalam perebutan gelar Liga Inggris musim ini.
Sopir Truk Tewas Usai Kecelakaan dengan Alat Berat di Pelabuhan Caiwandan, Ini Penjelasan Pelindo Reg-2 Banten

Sopir Truk Tewas Usai Kecelakaan dengan Alat Berat di Pelabuhan Caiwandan, Ini Penjelasan Pelindo Reg-2 Banten

Insisden kecelakaan yang melibatkan satu dump truck fuso dan alat berat jenis forkflit yang sedang mengangkut material baja terjadi di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten pada Selasa, 24 Februari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB.
PDIP Akui Daerah 3T Butuh MBG, tapi Sayangkan Pakai Anggaran Pendidikan

PDIP Akui Daerah 3T Butuh MBG, tapi Sayangkan Pakai Anggaran Pendidikan

PDIP akui program MBG sangat dibutuhkan di wilayah-wilayah tertentu, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan tingkat kemiskinan tinggi.
Masih Terganggu Cedera Bahu Jadi Alasan Marc Marquez Tak Mau Buru-Buru Teken Kontrak Dua Tahun di Ducati

Masih Terganggu Cedera Bahu Jadi Alasan Marc Marquez Tak Mau Buru-Buru Teken Kontrak Dua Tahun di Ducati

Marc Marquez mengatakan saat ini dirinya lebih fokus untuk memulihkan cedera secara total ketimbang memikirkan kelanjutan masa depannya sebagai pembalap MotoGP.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Drama Menit Akhir! Penalti Samardzic Hancurkan Dortmund, Atalanta Lolos dengan Agregat Tipis 4-3

Drama Menit Akhir! Penalti Samardzic Hancurkan Dortmund, Atalanta Lolos dengan Agregat Tipis 4-3

Laga penuh drama tersaji saat Atalanta menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua play-off Liga Champions, Kamis (26/2/2026).

Trending

Ada Apa dengan Dortmund? Atalanta Ungkap Hubungan Memanas saat Duel di Liga Champions

Ada Apa dengan Dortmund? Atalanta Ungkap Hubungan Memanas saat Duel di Liga Champions

CEO Atalanta, Luca Percassi, melontarkan candaan bernada sindiran saat laga penentuan babak play-off Liga Champions melawan Borussia Dortmund, Kamis (26/2/2026)
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

AFC resmi menghukum PSSI jelang FIFA Series 2026 akibat pelanggaran aturan laga internasional. Denda dijatuhkan, apakah ada dampaknya ke Timnas Indonesia?
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT