News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkuat Think Tank Daerah, Kemendagri Tuntut Kebijakan Pemda Harus Berbasis Data dan Analisis Ilmiah

Pemda kini dituntut harus mampu merancang kebijakan yang antisipatif, terutama di bidang inovasi dan tata kelola demi mendorong efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas
Kamis, 26 Februari 2026 - 08:46 WIB
Lokakarya Penulisan Rekomendasi Kebijakan atau policy brief bersama Program SKALA Kemendagri di Papua.
Sumber :
  • BSKDN Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) terus mendorong agar kebijakan publik di daerah disusun berbasis bukti dan data yang terukur.

Hal itu ditegaskan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat menjadi narasumber dalam Lokakarya Penulisan Rekomendasi Kebijakan atau policy brief bersama Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) di Papua, Rabu, 25 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pemaparannya, Yusharto menyoroti pentingnya evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan situasi.

Pemerintah daerah, kata dia, juga harus mampu merancang kebijakan yang antisipatif, terutama di bidang inovasi dan tata kelola pemerintahan, demi mendorong efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

"Untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut, BSKDN yang tadinya Litbang memiliki beberapa instrumen yang kami peroleh dari data primer hasil pengukuran berbagai indeks yang kami miliki," ujar Yusharto, dikutip Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, BSKDN mengelola sejumlah indeks strategis, antara lain Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD), Indeks Tata Kelola Pemerintahan Daerah (ITKPD), Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD), dan Indeks Inovasi Daerah (IID).

Berbagai indeks tersebut menjadi dasar objektif dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Yusharto menyebut praktik-praktik terbaik yang telah terbukti efektif dapat menjadi pijakan kuat dalam pengambilan keputusan.

Inovasi, menurutnya, merupakan elemen kunci dalam kebijakan berbasis bukti. Inovasi yang terbukti memberi dampak nyata dapat direplikasi dan dijadikan rujukan untuk kebijakan di wilayah lain.

Ia juga mengungkapkan, BSKDN bersama Lembaga Administrasi Negara melakukan pengelolaan dan pembinaan Jabatan Fungsional Analis Kebijakan.

Penguatan peran tersebut memiliki landasan hukum yang jelas, termasuk melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara beserta aturan turunannya yang mengatur jenjang dan pengembangan karier jabatan fungsional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yusharto, analis kebijakan berfungsi sebagai think tank bagi pemerintah daerah. Mereka berperan menjawab pertanyaan strategis mengenai kebijakan yang perlu diambil sesuai persoalan aktual di daerah.

“Analis kebijakan memastikan setiap rekomendasi didukung data, analisis ilmiah, dan proyeksi dampak. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan tidak bersifat sesaat, tetapi berkelanjutan dan strategis,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mana yang Didahulukan, Daftar Haji atau Menolong Orang Lain? Buya Yahya Jelaskan Sikap yang Tepat

Mana yang Didahulukan, Daftar Haji atau Menolong Orang Lain? Buya Yahya Jelaskan Sikap yang Tepat

Sudah mampu berhaji tapi masih menunda karena sering membantu orang lain? Begini pandangan Buya Yahya tentang mana yang harus didahulukan.
Viral Ceramah Jusuf Kalla, Ustadz Abdul Somad Unggah Pesan Sarat Makna: Saat Sultan Malaka diusik Portugis

Viral Ceramah Jusuf Kalla, Ustadz Abdul Somad Unggah Pesan Sarat Makna: Saat Sultan Malaka diusik Portugis

Di tengah polemik yang berkembang, Ustadz Abdul Somad mengunggah momen pertemuannya dengan Jusuf Kalla melalui akun Instagram resminya. Peristiwa ini menunjukkan
Cocok dengan Skema 3-4-2-1 Cristian Chivu, Inter Milan Gerak Cepat Bajak Bintang Gratisan Dortmund Musim Panas Nanti

Cocok dengan Skema 3-4-2-1 Cristian Chivu, Inter Milan Gerak Cepat Bajak Bintang Gratisan Dortmund Musim Panas Nanti

Inter Milan kembali tunjukkan keseriusannya di bursa transfer dengan menghidupkan minat terhadap gelandang Borussia Dortmund, Julian Brandt, musim panas nanti.
Tinju Dunia: Janji Dmitry Bivol Jelang Lawan Michael Eifert Diperebutan Gelar Juara Kelas Berat Ringan IBF

Tinju Dunia: Janji Dmitry Bivol Jelang Lawan Michael Eifert Diperebutan Gelar Juara Kelas Berat Ringan IBF

Dmitry Bivol (24-1,12 KO) akan berusaha mempertahankan gelar juaranya saat berhadapan dengan Michael Eifert (13-1, 5 KO) di UGMK Arena di Ekaterina, Rusia pada 30 Mei 2026 mendatang
20 Mahasiswa dan 7 Dosen FH UI Jadi Korban Kasus Pelecehan Seksual, Kuasa Hukum: Stop Cari Tahu Siapa Korbannya

20 Mahasiswa dan 7 Dosen FH UI Jadi Korban Kasus Pelecehan Seksual, Kuasa Hukum: Stop Cari Tahu Siapa Korbannya

Publik menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Kuasa hukum korban angkat bicara
Akomodasi Haji Berantakan, DPR: Jangan-jangan Ada ‘Main Mata’ di Tim Pengadaan

Akomodasi Haji Berantakan, DPR: Jangan-jangan Ada ‘Main Mata’ di Tim Pengadaan

Polemik pengadaan akomodasi haji kembali memanas.

Trending

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Hitung-hitungan Jakarta Pertamina Enduro Rebut Tiket Grand Final Proliga 2026: Megawati Hangestri Dkk Cuma Butuh Sekali Menang Lagi

Hitung-hitungan Jakarta Pertamina Enduro Rebut Tiket Grand Final Proliga 2026: Megawati Hangestri Dkk Cuma Butuh Sekali Menang Lagi

Jakarta Pertamina Enduro hanya butuh satu kemenangan di pekan ketiga final four Proliga 2026 untuk merebut tiket grand final.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Megawati Hangestri Cs Berebut Tiket ke Grand Final, Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Megawati Hangestri Cs Berebut Tiket ke Grand Final, Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Semarang pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan bakal berebut tiket ke grand final termasuk menjalani big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Media Italia Jelaskan Alasan FIFA Tak Pilih Timnas Indonesia untuk Playoff Dadakan Piala Dunia 2026

Media Italia Jelaskan Alasan FIFA Tak Pilih Timnas Indonesia untuk Playoff Dadakan Piala Dunia 2026

Media Italia menjelaskan alasan FIFA tak pilih Timnas Indonesia untuk ikut playoff dadakan Piala Dunia 2026. Turnamen tersebut bisa terselenggara jika Iran dicoret.
Selengkapnya

Viral