Hampir 4.000 Personel Turun ke Jalan, Pengamanan Aksi BEM UI di Mabes Polri Diperketat
- ANTARA
Selain menurunkan ribuan personel, Polda Metro Jaya juga menyiapkan langkah rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Mabes Polri dan jalur-jalur yang berpotensi mengalami kepadatan. Pengalihan arus akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Langkah tersebut diambil untuk mencegah kemacetan berkepanjangan yang dapat mengganggu mobilitas warga, terutama pada jam-jam sibuk. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi lalu lintas dan menyesuaikan rute perjalanan apabila terjadi pengalihan arus di sejumlah ruas jalan.
Imbauan untuk Peserta Aksi
Kepada para peserta unjuk rasa, Budi mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan secara damai, tertib, dan tidak mudah terprovokasi. Ia menekankan pentingnya menjaga norma, etika, serta nilai toleransi, khususnya dalam suasana Ramadhan.
“Penyampaian pendapat silakan dilakukan dengan damai dan tertib. Kami akan mengawal agar kegiatan aksi dan aktivitas masyarakat dapat berjalan berdampingan secara aman dan kondusif,” ujarnya.
Latar Belakang Aksi
Sebelumnya, rencana aksi unjuk rasa di Mabes Polri mencuat di media sosial. Salah satunya melalui unggahan akun Instagram BEM UI (@bemui_official), yang menginformasikan adanya demonstrasi pada Jumat siang sekitar pukul 13.00 WIB.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa aksi digelar terkait kasus meninggalnya seorang siswa madrasah berinisial AT (14), yang diduga melibatkan oknum anggota Brimob. Mabes Polri dipilih sebagai titik aksi utama di Jakarta Selatan.
Ribuan Personel Jadi Kunci Pengamanan
Dengan total hampir 4.000 personel yang diturunkan, pengamanan aksi di Mabes Polri kali ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Polda Metro Jaya berharap langkah ini mampu menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan stabilitas keamanan di ruang publik.
Aparat kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap kegiatan masyarakat secara profesional, proporsional, dan berorientasi pada kepentingan umum, sehingga situasi Jakarta tetap aman dan kondusif. (nsp)
Load more