Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah RI di Arab Saudi Tidak Panik
- MCH 2024
tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran turut menjadi perhatian pemerintah Indonesia.
Situasi ini berdampak pada meningkatnya kewaspadaan, terutama bagi warga negara Indonesia yang tengah berada di wilayah sekitar, termasuk para jemaah umrah di Arab Saudi.
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau agar jemaah umrah asal Indonesia tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi perkembangan situasi yang terjadi.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini terus memantau kondisi di lapangan secara cermat guna memastikan keselamatan seluruh jemaah.
“Kami mengimbau kepada seluruh jamaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini,” ujar Puji Raharjo dilansir dari Antara, Minggu (1/3/2026).

- Kemenag
Berdasarkan laporan dari Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sebanyak 58.873 jemaah umrah Indonesia saat ini masih berada di Arab Saudi.
Pemerintah memastikan bahwa seluruh jemaah tetap dalam pemantauan melalui koordinasi intensif dengan perwakilan Republik Indonesia di sana serta otoritas setempat.
Puji menegaskan bahwa Kemenhaj terus menjalin komunikasi dengan berbagai instansi terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, untuk menjaga keamanan dan keselamatan jemaah.
“Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, untuk memastikan keamanan dan keselamatan jamaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama,” ujaranya.
Pemerintah juga meminta seluruh jemaah agar mengikuti arahan dari penyelenggara perjalanan ibadah umrah masing-masing serta tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya di tengah situasi yang berkembang.

- tvOnenews - Gigih Wahyuningsih
Diketahui, kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah turut berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju negara-negara di wilayah tersebut.
Sejumlah maskapai melakukan penyesuaian jadwal demi mempertimbangkan faktor keselamatan.
Load more