News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MPR Ingatkan Prabowo Jika Serius Jadi Damai: Datangi Washington dan Desak Trump Hentikan Perang

Jika Indonesia ingin menjadi juru damai atas perang Iran vs AS-Israel, MPR ingatkan Presiden Prabowo tidak hanya mendekati Teheran melainkan juga Trump.
Selasa, 3 Maret 2026 - 20:30 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), RI Hidayat Nur Wahid menegaskan rencana Presiden RI, Prabowo Subianto menjadi mediator antara Amerika Serikat dan Iran harus tetap berada dalam koridor politik luar negeri bebas aktif.

Menurut Hidayat, konstitusi sudah jelas memandatkan Indonesia untuk aktif menghadirkan perdamaian dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya tentu secara prinsip konstitusi memang membuat penegasan ya tentang pentingnya Indonesia aktif menghadirkan perdamaian dunia. Dan keaktifan itulah yang kemudian diejawantahkan menjadi ungkapan politik bebas aktif,” kata Hidayat kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Ia menyambut baik rencana mediasi tersebut, apalagi disebut mendapat respons positif dari Kedutaan Besar Iran di Jakarta. Namun ia mengingatkan posisi Indonesia harus tegas.

“Posisinya adalah betul-betul untuk menghadirkan bebas aktif dan karenanya menghadirkan solusi untuk terjadinya perdamaian, untuk terjadinya keadilan, untuk terjadinya. ya dengan demikian maka Indonesia diharapkan betul-betul akan bisa menghentikan perang gitu ya," ungkapnya.

Hidayat bahkan menekankan, jika ingin efektif, Prabowo tidak cukup hanya mendekati Teheran.

“Nah, tentu karenanya beliau memang bukan hanya perlu datang ke Teheran, tapi juga ke Washington. Dan terutama sekali ke Washington," ujarnya.

Ia menyinggung pertemuan Prabowo dengan Presiden AS Donald Trump dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi Board Of Peace (BoP) di Washington DC, Amerika Serikat.

Menurutnya, pujian Trump kepada Prabowo harus dimanfaatkan untuk menyuarakan penghentian perang.

“Ya, Pak Prabowo sangat dipuji oleh Donald Trump, dikatakan sebagai presiden yang sangat berani, termasuk beliau malah nggak mau melawan gitu kan. Nah inilah bila demikian kondisinya dan kalau itu adalah satu pujian yang tulus, ini adalah kesempatan untuk kemudian mengingatkan Donald Trump bahwa serangan ini ya harus dihentikan," kata Hidayat.

Hidayat menilai serangan tersebut bertentangan dengan Piagam PBB dan semangat BOP yang diklaim ingin menghadirkan perdamaian.

“Jadi ini kesempatan Pak Prabowo untuk menyampaikan bahwa kalau memang serius dengan BOP, hentikan perang dong. Jangan malah katanya damai tapi malah justru menciptakan medan perang yang baru," tegasnya.

Ia mengingatkan konflik yang awalnya melibatkan Israel dan Iran kini meluas ke kawasan Teluk dan berpotensi melebar.

“Sehingga karenanya BOP menjadi dipertanyakan tentang konsistensi untuk kemudian menghadirkan perdamaian. Karena justru Donald Trump yang diharapkan menjadi panglimanya BOP-lah gitu ya, karenanya menghadirkan perdamaian menghentikan perang, justru beliau malah yang mendukung terjadinya perang ini," paparnya.

Terkait desakan sejumlah pihak agar Indonesia keluar dari BOP, Hidayat menilai hal itu wajar. Ia menyebut legitimasi moral lembaga tersebut kini dipertanyakan.

“Jadi wajar bila kemudian efektivitas daripada lembaga atau badan perdamaian ini menjadi dipertanyakan. Legitimasi moralnya pun juga dipertanyakan,” katanya.

Ia mengingatkan kembali komitmen pemerintah yang siap mengevaluasi keanggotaan Indonesia bila tujuan utama BOP tidak tercapai.

“Nah kalau ternyata perang malah nggak dihentikan malah diperlebar, saya kira sangat wajar bila Pak Presiden merealisasikan apa yang menjadi komitmen beliau untuk menghentikan perang," tegas dia.

Hidayat juga mengungkap adanya tekanan publik agar Indonesia keluar dari BoP.

“Sudah lebih dari 64 tokoh, 60 ormas gitu ya yang kemudian juga menandatangani petisi untuk agar Indonesia keluar dari BOP. Saya apresiasi dengan tuntutan itu dan sangat baik bila Pak Prabowo betul-betul mempertimbangkan karena jangan sampai malah keberadaan Indonesia malah dijadikan sebagai alat stempel legitimasi untuk melebarkan perang ini gitu loh," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan, peran mediasi Prabowo seharusnya berdiri atas nama Indonesia sebagai negara berdaulat, bukan sebagai bagian dari BoP.

“Karena beliau kembali menjadi seorang presiden dari negara yang berdaulat, negara yang politiknya bebas aktif, bukan anggota BOP. Karena BOP ternyata justru mengembangkan perang, bukan maaf, ternyata dengan BOP malah perang tidak berhenti justru malah menyebar ke mana-mana," tandasnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kantong Bolong dan Kerja Sama Buntung, 5 Shio Ini Wajib Siaga dari Kemungkinan Apes pada 12 Oktober 2026

Kantong Bolong dan Kerja Sama Buntung, 5 Shio Ini Wajib Siaga dari Kemungkinan Apes pada 12 Oktober 2026

Berikut lima shio yang diprediksi berpotensi mengalami rentetan apes pada 12 Oktober 2026 jika tidak berhati-hati. Apakah salah satunya adalah shio milik Anda?
Timnas Indonesia Bahagia, Pelatih Sassuolo Sampaikan Kabar Baik soal Cedera Jay Idzes Jelang Hadapi AC Milan: Sudah Pulih

Timnas Indonesia Bahagia, Pelatih Sassuolo Sampaikan Kabar Baik soal Cedera Jay Idzes Jelang Hadapi AC Milan: Sudah Pulih

Kabar baik datang dari bek timnas Indonesia, Jay Idzes, jelang laga Sassuolo vs AC Milan. Pelatih Alberto Aquilani memastikan pemain yang cedera sudah pulih.
Bangga! Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor di Moto3 Mandalika 2026

Bangga! Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor di Moto3 Mandalika 2026

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama berhasil mencetak rekor saat debut di ajang Moto3 Mandalika 2026 usai tampil impresif di balapan kandangnya di Sirkuit Mandalika pada Minggu (11/10/2026).
Awas Senin Buntung! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar Kesialan pada 12 Oktober 2026

Awas Senin Buntung! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar Kesialan pada 12 Oktober 2026

Ketika sebagian orang menyambut hari kerja dengan semangat membara, lima zodiak ini justru berpotensi diintai rentetan ketidakberuntungan. Zodiak apa saja itu?
Alasan Vanja Bukilic Absen Bela Red Sparks di KOVO Cup 2026, Rival Megawati Hangestri Cedera?

Alasan Vanja Bukilic Absen Bela Red Sparks di KOVO Cup 2026, Rival Megawati Hangestri Cedera?

Red Sparks dipaksa gigit jari usai tampil pincang tanpa sosok Vanja Bukilic di laga perdana mereka di KOVO Cup 2026. Tanpa peran rival Megawati Hangestri tersebut, tim asuhan Kwon Sun-chan menelan kekalahan atas Pink Spiders.
Maarten Paes Terpinggirkan Lagi, Fans Belanda Murka Lihat Kesalahan Ter Stegen yang Buat Ajax Ditahan Imbang NEC Nijmegen

Maarten Paes Terpinggirkan Lagi, Fans Belanda Murka Lihat Kesalahan Ter Stegen yang Buat Ajax Ditahan Imbang NEC Nijmegen

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, belum mendapat kesempatan mengawal gawang Ajax. Sementara itu, Marc-Andre ter Stegen sebagai starter justru menuai kritik.

Trending

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania tanah air karena KOVO Cup 2026 bisa disaksikan di layar kaca Indonesia. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri.
Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya di turnamen pramusim sebelum Hyundai Hillstate dan keenam klub lainnya tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kedua pelaku kini kena sanksi
Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Kapten Hyundai Hillstate Kim Da-in tak kuasa menahan tawa setelah melihat partnernya musim depan Megawati Hangestri bernafsu ambil trofi KOVO Cup dan V-League.
Kabar Baik untuk John Herdman, Timnas Indonesia Diproyeksikan Langsung Lolos ke Putaran Kedua Kualifikasi PIala Dunia 2030

Kabar Baik untuk John Herdman, Timnas Indonesia Diproyeksikan Langsung Lolos ke Putaran Kedua Kualifikasi PIala Dunia 2030

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya mendapatkan kabar baik jelang Kualifikasi Piala Dunia 2030. Sebab, skuad Garuda diharapkan langsung tampil di putaran kedua.
Ratusan Mahasiswa Geruduk Asrama Kampus Diduga Lokasi Bullying Maba Telkom University

Ratusan Mahasiswa Geruduk Asrama Kampus Diduga Lokasi Bullying Maba Telkom University

Kasus perundungan terhadap maba di Telkom University viral, ratusan mahasiswa geruduk asrama kampus untuk menggelar aksi protes sekaligus berdiri bersama korban
Mirip Banget, Rina Nose Tiru Gaya Gubernur Sherly Tjoanda di Pesta Rakyat Malut: Chelsea Mana Kopinya?

Mirip Banget, Rina Nose Tiru Gaya Gubernur Sherly Tjoanda di Pesta Rakyat Malut: Chelsea Mana Kopinya?

Komedian sekaligus presenter Rina Nose menirukan gaya dan suara khas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos saat menjadi host puncak acara HUT ke-27 Malut.
Selengkapnya

Viral