News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fasilitas Mendesak, Warga Kalideres Dukung Pembangunan Fasilitas Rumah Duka dan Krematorium

Proyek pembangunan rumah duka dan krematorium di wilayah Kalideres, Jakarta Barat menuai pro-kontra dari masyarakat.
Jumat, 6 Maret 2026 - 22:37 WIB
Ilustrasi rumah duka dan krematorium
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Proyek pembangunan rumah duka dan krematorium di wilayah Kalideres, Jakarta Barat menuai pro-kontra dari masyarakat.

Kali ini masyarakat yang bermukim di kawasan Kalideres, Jakarta Barat mengatakan adanya kebutuhan yang mendesak terkait rumah duka dan krematorium khususnya bagi keturunan Tionghoa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yanto selaku warga setempat mengaku kebutuhan ini didasari fasilitas rumah duka dan krematorium yang ada saat ini terbilang jauh dari jangkauan masyarakat.

Ia mengaku kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan kesulitan dalam hal logistik seperti transportasi jenazah dan pengaturan rute perjalanan tetapi juga secara tidak langsung menambah beban biaya bagi keluarga yang tengah mengalami masa duka. 

Karenanya, kata Yanto, harapan akan keberadaan krematorium di Kalideres menjadi dambaan utama banyak warga.

Selain keuntungan dari jarak yang lebih dekat, mereka menilai bahwa adanya fasilitas tersebut akan membuat seluruh proses kremasi menjadi lebih efisien baik dari sisi waktu maupun tenaga.

Hal ini dianggap sangat penting terutama dalam situasi duka yang membutuhkan penanganan dengan kecepatan dan ketertiban yang sesuai.

"Kalau ada krematorium di Kalideres, tentu akan sangat membantu masyarakat. Kami tidak perlu jauh-jauh lagi dan prosesnya bisa lebih cepat," kata Yanto kepada awak media, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Yanto menuturkan keberadaan krematorium juga dinilai memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan yang lebih manusiawi. 

Fasilitas tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan proses kremasi yang sesuai dengan kepercayaan dan tradisi masing-masing kelompok masyarakat di wilayah tersebut.

Ia menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan masyarakat luas, bukan hanya kepentingan dari segelintir orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berharap pemerintah bisa mendengar aspirasi masyarakat. Warga Kalideres butuh krematorium, penting bagi kami fasilitas itu. Kami tidak punya kepentingan, murni keinginan. Kami pun tidak mendukung aksi demo tersebut. Padahal nantinya mereka wafat butuh juga krematorium itu, apalagi jaraknya dekat dengan tempat tinggal mereka," katanya. 

"Jauh kok pemukiman warga. Soal warga demo, saya gak mau koment, yang jelas pasti ada sesuatu," sambungnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Bima Arya: Mahasiswa Harus Punya Mental Aktivis, Daya Saing Global dan Hati Nasionalis

Wamendagri Bima Arya: Mahasiswa Harus Punya Mental Aktivis, Daya Saing Global dan Hati Nasionalis

Wamendagri Bima Arya di hadapan peserta Rapimnas II KAMMI di Banten, menyampaikan bahwa mahasiswa Indonesia harus punya mental aktivis, berdaya saing global, dan nasionalis.
Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 18 Remaja dan Bom Molotov Diamankan

Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 18 Remaja dan Bom Molotov Diamankan

Sebanyak 18 remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, diamankan personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Selasa (16/6) dini hari. 
Cara Menyikapi Tahun Baru Islam 1448 H, Begini Menurut Ustaz Adi Hidayat

Cara Menyikapi Tahun Baru Islam 1448 H, Begini Menurut Ustaz Adi Hidayat

Memasuki 1 Muharram 1448 H, begini pesan Ustaz Adi Hidayat tentang bagaimana seharusnya umat Muslim menyambut dan memaknai Tahun Baru Islam.
Jembatan Gantung Rusak, 2.000 Warga di Mukomuko Terisolasi, Ekonomi dan Pendidikan Lumpuh

Jembatan Gantung Rusak, 2.000 Warga di Mukomuko Terisolasi, Ekonomi dan Pendidikan Lumpuh

Kerusakan jembatan gantung sepanjang 80 meter di Desa Talang Buai, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan pemerintahan bagi hampir 2.000 warga setempat.
Pelatih Timnas Iran Blak-blakan Mengaku Diminta Segera Tinggalkan AS Usai Mainkan Laga Perdana di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Iran Blak-blakan Mengaku Diminta Segera Tinggalkan AS Usai Mainkan Laga Perdana di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko, berjalan dengan sulit untuk Timnas Iran, bukan hanya di dalam lapangan tapi juga dari luar lapangan.
Detik-detik Mengerikan Rumah Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak OTK, Lom Lom Suwondo: Kemungkinan Ada Motif Intimidasi

Detik-detik Mengerikan Rumah Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak OTK, Lom Lom Suwondo: Kemungkinan Ada Motif Intimidasi

Baru-baru ini beredar detik-detik mengerikan rumah dinas Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK). Untuk diketahui,

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral