News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembelaan SMK IDN Bogor Soal Orang Tua Siswa yang Tak Terima Anak di-DO Berujung Izin Sekolah Dicabut: Dia Ketahuan Merokok di Masjidil Haram

Keluarga siswa tersebut melalui kuasa hukumnya, Yogi Pajar Suprayogi, bahkan telah mengirimkan somasi kepada pihak SMK IDN Bogor.
Kamis, 12 Maret 2026 - 12:20 WIB
Buntut Izin SMK IDN Dicabut Gubernur KDM, Orang Tua Datangi Gedung Sate Pertanyakan Nasib Anak
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Perselisihan antara orang tua murid dan pihak SMK IDN Bogor mencuat ke publik. Konflik ini dipicu oleh keputusan drop out (DO) terhadap salah seorang siswa yang ketahuan merokok.

Keluarga siswa tersebut melalui kuasa hukumnya, Yogi Pajar Suprayogi, bahkan telah mengirimkan somasi kepada pihak SMK IDN Bogor. Mereka mempersoalkan keputusan yang dinilai merugikan kliennya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yogi juga mempertanyakan legalitas operasional sekolah tempat kliennya belajar. Ia menyebut terdapat sejumlah sekolah IDN di berbagai daerah sehingga mempertanyakan izin resmi untuk lokasi pendidikan tertentu.

"Karena saat kami melayangkan somasi anak klien kami dikeluarkan itu, kami menemukan sekolah IDN tidak berizin, karena IDN ada di Jonggol, Sentul, Pamijahan, Solo, Malang, mana izinnya, yang kami persalahkan, yang pamijahan, sekolah anak ini," ucap Yogi dalam keterangannya pada 21 November 2025 lalu.

Pihak keluarga juga membantah sejumlah tuduhan yang disebut menjadi dasar pemberian sanksi terhadap siswa tersebut. Di antaranya dugaan merokok serta menonton konten pornografi.

"Kami menolak semua tuduhan-tuduhan yang dilayangkan pada anak klien kami. Terkait rokok, saya minta buktikan itu hanya foto anak klien kami sedang difoto dengan shisa (rokok timur tengah), ya namanya anak SMA biasa di dalam ini keluar ke sana kemari, foto gaya-gayaan itu di handphone, itu bisa dibuktikan tidak, anaknya saja tidak mengaku," jelasnya.

Selain itu, Yogi juga menyoroti insiden ketika siswa tersebut dipulangkan dari kegiatan program backpacker yang digelar di luar negeri.

"Anak klien kami mendapat SP dan DO, SP3, anaknya dipulangkan dari China, di sini, dan artinya menelantarkan anak, klien saya khawatir bagaimana kalau anak itu diculik," bebernya.

Menanggapi tuduhan tersebut, kuasa hukum SMK IDN Bogor, Febry Irmasnyah, menegaskan bahwa tudingan yang menyebut sekolah tidak memiliki izin merupakan informasi yang keliru.

Ia menyatakan pihak sekolah merasa dirugikan oleh pernyataan tersebut sehingga melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

"Kami sampaikan bahwa apa yang dituduhkan kepada SMK IDN sebagai sekolah ilegal ini adalah hal yang sangat tidak benar dan kami inilah yang kami keberatan sekali dengan apa yang mereka tuduhkan," ujar Febry.

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan melalui media elektronik itu kemudian dijadikan dasar laporan dugaan penyebaran informasi bohong menggunakan ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Ketika tuduhan itu disampaikan melalui media elektronik maka akhirnya kami dijadikan itu sebagai bahan laporan dugaan tindak pidana hoax melalui undang-undang ITE dan bukti lapornya sudah ada di Polres Bogor," lanjutnya.

Febry juga menjelaskan bahwa sekolah memiliki izin prinsip pendirian yang diterbitkan pada 4 Oktober 2019 oleh pemerintah provinsi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat.

Bukan dikeluarkan dari SMK

Sementara itu, kuasa hukum lainnya, Salim Achmad, menyatakan bahwa siswa yang dipermasalahkan sebenarnya tidak diberhentikan dari SMK.

Ia menegaskan bahwa keputusan yang diambil hanya berkaitan dengan program boarding atau pesantren yang menjadi bagian dari sistem pendidikan di IDN.

Menurut Salim, siswa tersebut menerima sanksi setelah melakukan beberapa pelanggaran berat terhadap aturan yang telah disepakati sejak awal oleh siswa dan orang tua.

Beberapa pelanggaran yang disebutkan antara lain merokok berulang kali, berkomunikasi dengan lawan jenis yang mengarah pada hubungan pacaran, serta membuka situs pornografi.

Ia menambahkan bahwa salah satu pelanggaran terjadi saat siswa mengikuti program backpacker yang menjadi bagian dari kegiatan praktik kerja lapangan ke sejumlah negara.

Salim menyebut siswa tersebut kedapatan merokok saat berada di kawasan Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

"Dan ini yang menjadi pelanggaran berat yang dilakukan oleh si anak, sehingga makanya diberikan SP dan DO. Tapi DO-nya itu statusnya bukan DO SMK-nya. Jadi DO nya di pesantren, kenapa DO-nya di Kepesantrenan? Karena dapodiknya masih terdaftar sebagai siswa SMK IDN, hanya dia dikembalikan kepada orang tuanya untuk belajar dari rumah," bebernya.

Pihak sekolah kemudian melaporkan persoalan tersebut ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan wilayah Bogor untuk mendapatkan fasilitasi mediasi.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa data siswa tersebut masih tercatat dalam sistem Dapodik sebagai peserta didik di SMK IDN Bogor.

"Sebenarnya kita sih bisa bisa aja, wong dapodiknya enggak dicabut kok. Nah, akhirnya karena dapodiknya dicek sama KCD memang nggak dicabut, artinya dia masih terdaftar sebagai siswa. Tapi dari sisi kepesantrenan akhirnya kita akhiri juga," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai tindak lanjut, beberapa sanksi yang sebelumnya dijatuhkan kepada siswa tersebut kemudian dicabut. Sekolah juga memastikan bahwa yang bersangkutan tetap dapat mengikuti ujian serta memperoleh rapor sesuai ketentuan.

"Diantaranya beberapa sanksi yang sebelumnya kita berikan kepada anak ini akhirnya kita anulir, diantaranya adalah boleh mengikuti ujian baik itu ujian kepesantrenan ataupun ujian SMK, kemudian mendapatkan rapotnya sesuai dengan yang semestinya," pungkasnya. (aag/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kenapa Israel Bersikeras Tolak Hentikan Perang Buat Damai AS-Iran Hampir Gagal? Ini Kata Pengamat Timur Tengah

Kenapa Israel Bersikeras Tolak Hentikan Perang Buat Damai AS-Iran Hampir Gagal? Ini Kata Pengamat Timur Tengah

Pengamat Timur Tengah, Teuku Rezasyah kupas alasan Israel tetap mau perang yang nyaris membuat kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran berakhir gagal.
KPK Ungkap Kemungkinan Periksa Tim Review BPK di Kasus Suap yang Menyeret Bupati Muara Enim

KPK Ungkap Kemungkinan Periksa Tim Review BPK di Kasus Suap yang Menyeret Bupati Muara Enim

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyebut bahwa kemungkinan memeriksa sejumlah anggota tim review Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pusat. 
Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini

Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini

Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez siap comeback di seri balapan MotoGP Ceko 2026 pada akhir pekan ini.
Inggris vs Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026: Jangan Remehkan Luca Modric

Inggris vs Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026: Jangan Remehkan Luca Modric

Inggris akan memulai perjalanan pada Grup L Piala Dunia 2026 dengan menghadapi lawan berpengalaman Kroasia di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Kamis (18/6) pukul 03.00 WIB.
Viral! Pria Jadi Korban Pencurian Tas Berisi Barang Berharga Saat BAB di Toilet Mal Mewah Jaksel, Polisi Buru Pelaku

Viral! Pria Jadi Korban Pencurian Tas Berisi Barang Berharga Saat BAB di Toilet Mal Mewah Jaksel, Polisi Buru Pelaku

Seorang pria menjadi korban pencurian tas atau pouch, yang berisi barang berharga, saat tengah buang air besar (BAB) di toilet sebuah mal mewah, yang terletak di Jakarta Selatan.
Efek Jose Mourinho Terasa, Real Madrid Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea

Efek Jose Mourinho Terasa, Real Madrid Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea

Real Madrid resmi mendatangkan Marc Cucurella dengan kontrak jangka panjang hingga 2032 mendatang.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia kembali dapat sorotan media Vietnam menjelang bergulirnya berbagai turnamen internasional pada 2026. Tambahan dua pemain anyar jadi perhatian.
Selengkapnya

Viral