GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Populasi Terancam, Prabowo Siapkan Inpres Darurat Selamatkan Gajah Sumatra dan Borneo

Presiden Prabowo Subianto akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait penyelamatan habitat dan populasi gajah Sumatra serta gajah Borneo.
Kamis, 12 Maret 2026 - 15:28 WIB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan langkah khusus untuk menyelamatkan populasi gajah yang semakin terancam di Indonesia.

Melalui instrumen kebijakan tingkat tinggi, pemerintah akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait penyelamatan habitat dan populasi gajah Sumatra serta gajah Borneo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa selain Inpres penyelamatan gajah, Presiden juga menyiapkan satu Keputusan Presiden (Kepres) yang akan membentuk satuan tugas khusus untuk inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional.

“Pertama, Bapak Presiden sedang menyiapkan satu Inpres dan satu Kepres. Inpres pertama adalah Inpres tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatra dan gajah Borneo. Yang kedua, satgas inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional kita,” ujar Raja Juli Antoni usai bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, langkah tersebut mendapat respons positif dari kalangan aktivis konservasi, baik di dalam negeri maupun internasional. Mereka menilai komitmen pemerintah terhadap perlindungan satwa liar dan kawasan konservasi semakin kuat.

“Saya banyak bertemu dengan aktivis konservasi internasional maupun Indonesia, dan mereka sangat mengapresiasi. Mereka mengatakan bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto adalah presiden yang paling peduli terhadap konservasi satwa dan taman nasional Indonesia,” katanya.

Ancaman terhadap populasi gajah di Indonesia disebut semakin serius. Berdasarkan catatan ilmiah, jumlah kantong habitat gajah yang dahulu mencapai 42 lokasi kini menyusut drastis.

“Pertama Inpres, pertama soal Inpres ya. Inpres penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatra. Tercatat secara saintifik dulu ada 42 kantong gajah di Indonesia. Ketika pertama kali Pak Presiden Prabowo Subianto memberikan amanah kepada saya sebagai Menteri Kehutanan, saya cek kantong gajah yang dahulu jumlahnya 42, sekarang tinggal 21 saja,” ungkapnya.

Kondisi tersebut dinilai sebagai alarm serius bagi keberlangsungan salah satu satwa ikonik Indonesia, yakni Gajah Sumatra dan Gajah Borneo. Tanpa intervensi pemerintah yang kuat, kerusakan habitat diperkirakan akan terus terjadi dan berpotensi mempercepat kepunahan spesies tersebut.

“Dan kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan, dan oleh karena itu populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan iconic species di Indonesia, tidak menutup kemungkinan akan punah,” jelas Raja Juli.

Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden memiliki perhatian khusus terhadap perlindungan gajah, yang selama ini menjadi salah satu satwa favoritnya. Namun menurutnya, kebijakan tersebut tidak didorong oleh alasan personal semata, melainkan karena pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan kekayaan biodiversitas Indonesia.

“Dan oleh karena itu, Pak Presiden Prabowo Subianto pernah mengatakan bahwa gajah adalah binatang atau satwa yang paling beliau sukai. Tapi tentu bukan karena bersifat personal, tapi karena memang menyelamatkan populasi dan habitat gajah Sumatra sekaligus gajah Kalimantan sebenarnya menjadi penting,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui Inpres tersebut, Presiden akan menginstruksikan berbagai kementerian dan lembaga untuk terlibat langsung dalam upaya penyelamatan habitat dan populasi gajah, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam perlindungan kawasan konservasi nasional.

“Inpres ini akan memberikan perintah kepada menteri terkait agar membantu Kementerian Kehutanan dalam menyelamatkan populasi gajah ini,” pungkasnya. (agr/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Diluncurkan! Ini Tampilan Jersey Baru Timnas Indonesia yang akan Dipakai di FIFA Series 2026

Resmi Diluncurkan! Ini Tampilan Jersey Baru Timnas Indonesia yang akan Dipakai di FIFA Series 2026

PSSI resmi meluncurkan jersey baru Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Desain merah putih dengan sentuhan batik dan aksen modern langsung mencuri perhatian
Lebaran Diprediksi Berawan hingga Hujan Lebat, Kapolri Instruksikan Jajaran Antisipasi Bencana

Lebaran Diprediksi Berawan hingga Hujan Lebat, Kapolri Instruksikan Jajaran Antisipasi Bencana

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi selama periode Lebaran 2026.
Khutbah Jumat Singkat 13 Maret 2026: Tolong Jangan Nodai Malam Lailatul Qadar dengan Maksiat

Khutbah Jumat Singkat 13 Maret 2026: Tolong Jangan Nodai Malam Lailatul Qadar dengan Maksiat

Berikut tema menarik teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk pelaksanaan shalat Jumat, dengan judul "Tolong Jangan Nodai Malam Lailatul Qadar dengan Maksiat".
Transjakarta Resmi Tambah Rute Baru ke Bandara Soetta Kota Tangerang

Transjakarta Resmi Tambah Rute Baru ke Bandara Soetta Kota Tangerang

Transjakarta secara resmi menambah rute baru menuju ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang, Banten, usai diluncurkannya Transjabodetabek SH2 Blok M - Bandara Soekarno Hatta.
Kasus Jual Beli Pil Sapi di Bantul Dikendalikan Residivis, Ribuan Pil Disita Polisi

Kasus Jual Beli Pil Sapi di Bantul Dikendalikan Residivis, Ribuan Pil Disita Polisi

Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran obat terlarang jenis pil sapi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah, Kapolri Ungkap Langkah Strategis Pemerintah Indonesia

Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah, Kapolri Ungkap Langkah Strategis Pemerintah Indonesia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pemerintah memiliki sejumlah langkah strategis dalam menghadapi dampak konflik di Timur Tengah.

Trending

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Thom Haye pamit dari Persib Bandung setelah dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Gelandang naturalisasi itu memilih pulang ke Belanda.
Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Bek Persib Frans Putros menyusul 3 rekannya yang dipanggil Timnas Indonesia. Ia kini dipanggil Irak untuk play-off Piala Dunia 2026.
Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Pemberitaan penerbitan SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) cabut izin operasional SMK IDN Bogor, aturan THR dan gaji ke-13 dalam PP 9 Tahun 2026, dan Abu Janda mengamuk berujung diusir terpopuler di kanal News tvOnenews.com.
Top 3 Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit, Bek Persib Ikut Dipanggil ke Skuad Garuda, Pemain Keturunan Solo Jadi Kunci di Klub Thailand

Top 3 Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit, Bek Persib Ikut Dipanggil ke Skuad Garuda, Pemain Keturunan Solo Jadi Kunci di Klub Thailand

Tiga topik hangat mengenai nasib, nilai jual, dan konsistensi para pemain keturunan Timnas Indonesia jadi informasi yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com.
Kedubes AS: Iran Mungkin Serang Infrastruktur Energi Amerika di Irak

Kedubes AS: Iran Mungkin Serang Infrastruktur Energi Amerika di Irak

Kedutaan Besar AS di Baghdad memperingatkan warganya pada Rabu bahwa Iran mungkin menargetkan infrastruktur minyak dan energi milik Amerika di Irak di tengah operasi militer AS-Israel terhadap Republik Islam Iran
Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Hal itu disampaikan setelah Rismon melakukan penelitian ulang selama kurang lebih dua bulan terakhir terhadap dokumen yang menjadi perdebatan publik tersebut.
Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal bela Timnas Indonesia, winger keturunan Solo, Ilias Alhaft, kini menjadi pemain kunci Bangkok United di Thailand, menorehkan gol penting di ajang ACL 2.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT