Cerita Pemudik Asal Kota Tegal, Datang Lebih Awal di Stasiun Senen: Trauma Ketinggalan Kereta
- tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pemudik asal Kota Tegal, Jawa Tengah, Abdul Rohman (53) menceritakan momen perjalanan mudik Lebaran 2026, dengan menggunakan moda transportasi kereta api, dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).
Abdul mengungkapkan sudah puluhan tahun merantau di Jakarta. Namun lebaran tahun 2026 ini, dirinya memboyong anak dan istrinya ke kampung halamannya.
“Mudik ke Tegal, kita berangkat ada 4 orang saya, istri, dua anak. Mudik setiap tahun, saya Di Jakarta sudah lama, sudah ada 30 tahun,” kata Abdul, saat ditemui, Kamis (19/3/2026).
Lebih lanjut, Abdul mengatakan, akan naik kereta jam 13.35 WIB. Namun sudah tiba di Stasiun Pasar Senen lebih cepat dua jam. Hal ini karena trauma pernah ketinggalan keret.
“Saya dari Pisangan. Kereta jam 13.35 WIB. Berangkat dari rumah tadi jam 10.00 WIB, udah sampai disini jam 11.00 WIB. Takutnya udah pernah sekali ketinggalan kereta. Jadi rentang waktu tibanya harus ditambah. Kemarin itu hari biasa saya telat, jadi sper waktunya kurang. Mangkannya jauh-jauh ini harus berangkat duluan, apalagi kalau jarak jauh kayak gini. Tiketnya susah,” beber Abdul.
Abdul menuturkan memilih menggunakan kereta api untuk mudik lebaran, lantaran merasa lebih nyaman. Adapun dirinya memilih tanggal pemberangkatan saat puncak arus mudik karena baru mendapatkan libur kerja.
“Kalau kereta api itu lebih nyaman, nyaman di perjalanan. Sayakan pegawai swasta, kerjaan baru selesai kemarin jadi baru mudiknya sekarang,” tutur Abdul.
Sementara itu, untuk mendapatkan tiket kereta ini, Abdul bersama keluarganya mengaku sempat mengikuti “war tiket kereta”. Seluruh keluarganya berusaha mendapatkan tiket agar bisa melaksanakan mudik lebaran.
“Sempat war tiket, susah kalau tiket kereta, makanya jauh-jauh hari udah pesan. Awal pertama dibuka (pemesanan tiket), itu udah mesen duluan. Biasanya paling jago pesan anak saya, kalau saya nggak biasa. Kereta dapat tiket yang harga Rp224 ribu,” jelas Abdul.
Kemudian, Abdul mengatakan, tujuan pulang kampung saat lebaran untuk silaturahmi. Abdul berencana akan berlibur di kampung halaman selama seminggu.
“Tujuan utama kalau pulang kampung silaturahmi sama orang tua, sama sanak saudara. Nanti dikampung saya sekitar semingguan, karena kan anak ada yang sekolah, ada yang kerja hadi ngikutin alur ini. Kalau balik kurang tahu nih soalnya kan tiketnya udah susah. Tergantung nanti di kampung,” terangnya.
Load more