News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendagri Tito Pastikan Korban Banjir di Sumatera Barat Tak Lagi Ngungsi di Tenda

Pemerintah memastikan fase darurat pengungsian pascabencana di Sumatera Barat telah berakhir per 24 Maret 2026, tidak ada lagi warga yang berlindung di tenda
Rabu, 25 Maret 2026 - 15:22 WIB
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah memastikan fase darurat pengungsian pascabencana di Sumatera Barat telah berakhir per 24 Maret 2026, tidak ada lagi warga yang berlindung di tenda, menandai percepatan signifikan dalam penanganan krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa sebelumnya jumlah pengungsi mencapai ratusan ribu jiwa, namun kini seluruhnya telah keluar dari tenda pengungsian setelah proses verifikasi langsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nah saya karena ini highlight-nya apa kemarin ada isu mengenai pengungsi ya. Tadi sudah disampaikan bahwa jumlahnya 2,1 juta saat itu. Ini untuk di Sumatra Barat, di Sumatra Barat ini dari pengungsi yang ada saat itu data tanggal 12 ya, 18.630 KK meliputi 105.447 jiwa,” ujar Tito, dalam konferensi pers update PHTC, di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).

“Alhamdulillah saat ini dalam data kita, kami sudah meng-cross check melalui para bupati dan juga ke lapangan, tidak ada lagi yang di tenda per tanggal 24 Maret,” lanjutnya.

Keberhasilan ini, lanjut Tito, tidak lepas dari kerja masif lintas lembaga, mulai dari pemerintah pusat hingga aparat di daerah yang bergerak cepat menyediakan hunian alternatif bagi warga terdampak.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah bekerja, mulai dari BNPB, kemudian Danantara yang membangun Huntara, Kementerian PU, TNI, Polri, kemudian juga dari Pemda yang bekerja keras,” ujarnya.

Pemerintah juga menggelontorkan berbagai skema bantuan untuk mempercepat pemulihan mandiri masyarakat, terutama bagi pemilik rumah dengan kerusakan ringan hingga sedang.

“Sehingga alternatifnya memang ada tiga. Yang pertama adalah para pengungsi, saya ulangi ada beberapa alternatif, yang rumahnya rusak ringan dan sedang itu diberikan biaya. Ringan Rp15 juta, sedang itu Rp30 juta. Belum tambahan lagi ada yang lain nanti kami sampaikan,” terang dia.

Selain bantuan utama, pemerintah menyiapkan dukungan tambahan berupa bantuan perabotan, stimulus ekonomi, hingga jaminan hidup untuk memenuhi kebutuhan harian warga selama masa transisi.

“Uang perabotan Rp3 juta, bantuan ekonomi Rp5 juta dari Kemensos. Kemudian juga ada anggaran untuk namanya Jadup (Jaminan Hidup), uang lauk pauk Rp15.000 per orang per hari. Diberikan sebanyak 3 bulan, Rp450.000 kali tiga,” jelas dia.

Dengan skema tersebut, warga didorong untuk segera memperbaiki rumah secara mandiri dan kembali ke kehidupan normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi kalau yang rumahnya ringan sedang sudah mendapatkan biaya, ya mereka perbaiki sendiri. Sedang Rp30 juta ditambah lagi Rp3 juta untuk perabotan, ditambah lagi untuk bantuan ekonomi. Artinya lebih kurang Rp3 tambah Rp5,8 juta. Rp38 juta belum uang lauk pauk dan lain-lain,” tandas dia.

Langkah ini menandai pergeseran dari fase tanggap darurat menuju pemulihan, sekaligus menjadi ujian keberlanjutan bantuan agar masyarakat benar-benar pulih tanpa kembali ke kondisi rentan. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral