Cerita Para Pemudik Menginap di Penginapan Murah Cuma Rp15.000 di Terminal Pulo Gebang
- ANTARA/Abdu Faisal
Jakarta, tvOnenews.com - Banyak pemudik yang memanfaatkan fasilitas penginapan Rp15.000 di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta.
Pihak Terminal Terpadu Pulo Gebang menyediakan penginapan yang sangat murah bagi penumpang khususnya pemudik selama angkutan Lebaran 2026.
Sejumlah pemudik mengaku puas dengan fasilitas yang disediakan oleh pihak Terminal Pulo Gebang tersebut.
Seperti pemudik Alfi Huda yang baru tiba di Jakarta setelah menggunakan bus dari Bengkulu pada Minggu (29/3/2026).
- ANTARA/Abdu Faisal
"Saya bisa kasih nilai A karena semua fasilitas ada, terutama di sini penginapan yang saya sangat rekomendasikan untuk pemudik yang dari jauh bisa menginap di sini dan harganya sangat-sangat murah," ujar Alfi.
Menurutnya, harga yang ditawarkan pengelola terminal kepada penumpang bus sangat ekonomis, yaitu Rp15.000, menjadi alasan ia memberikan nilai A.
Hal senada juga disampaikan Fitriani Chasanah yang juga baru tiba dari daerah asalnya di Banjarnegara, Jawa Tengah.
Ia turut memberikan nilai A untuk petugas pelayanan, yang dilakukan linier oleh satuan pengamanan (satpam) terminal yang ramah dan gesit.
"Satpamnya di sini ramah-ramah, penanganannya itu cepat," kata Fitriani.
Fitriani, yang bekerja sehari-hari di Cakung mengaku nyaman dengan ketersediaan fasilitas inap murah yang dilengkapi penyejuk ruangan (AC), tempat tidur pegas, hingga kamera pengawas (CCTV).
Komandan Regu (Danru) 2 Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang, Anwar Mansyur, mengatakan pengguna angkutan Lebaran yang dilayani UP TPPG antara lain tersebar dengan rute dari dan ke Sumatera bagian utara, Bali, hingga Bima di Nusa Tenggara Barat.
Danru 2 UP TPPG Anwar Mansyur mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan fasilitas inap murah di Terminal Terpadu Pulo Gebang karena peminatnya semakin banyak sejak beroperasi sekitar tahun 2020.
"Jumlah kamar akan kami tambah dari yang ada saat ini 25, menjadi 50. Terus tempat tidur pegasnya juga kami akan lengkapi semua dengan alas tinggi agar tidak langsung menyentuh lantai supaya tidak terjadi lembab," kata Anwar.
Anwar mengatakan pihaknya sudah memiliki alas tinggi untuk tempat tidur di seluruh area penginapan wanita. Rencananya akan seperti itu di semua fasilitas kamar, dan menyeluruh.
Ia menambahkan, nominal Rp15.000 adalah harga hanya untuk kamar inap. Sementara tambahan Rp5.000 jika tamu kamar ingin mandi.
Dalam satu kamar, ketentuannya hanya dapat diisi oleh satu orang. Sementara pasangan suami-istri tidur terpisah demi kenyamanan tamu yang lain. Demikian juga berlaku mengenai ketentuan fasilitas umum bebas dari asap rokok.
Penginapan hanya diperbolehkan untuk tamu menginap yang berangkat dari dan ke Terminal Terpadu Pulo Gebang, dibuktikan dengan tiket bus cetak atau elektronik yang ditunjukkan kepada petugas saat reservasi kamar.
Tamu hanya diperkenankan menginap 1 x 24 jam, dengan waktu check in 14.00 WIB dan check out 12.00 WIB. (ant)
Load more