Aktor Ji Chang Wook Kembali ke Jakarta dalam “One Bite One Dream Charity Night with Ji Chang Wook”
- Instagram @mecimapro
Jakarta, tvOnenews.com - Siapa yang sudah tak asing lagi dengan aktor ternama asal Korea Selatan, Ji Chang Wook.
Setelah menyelesaikan penayangan series The Manipulated, Ji Chang Wook akan kembali menyapa fans Indonesia pada 9 April 2026 mendatang. Acara bertajuk One Bite One Dream "Charity Night with Ji Chang Wook" ini akan digelar di Main Atrium Gandaria City.
Diketahui, Ji Chang Wook terpilih menjadi brand ambassador dalam kemasan edisi khusus Happy Tos varian Original dan Hot Chili.
Bagi fans yang akan bertemu Ji Chang Wook sebelumnya telah mengikuti challenge yaitu mengumpulkan empat photocard.
Setelah berhasil mengumpulkan empat photocard berbeda, fans diminta mengisi form yang telah disediakan. Adapun data yang diminta adalah nama, nomor HP, email dan nomor identitas.
Ji Chang Wook juga menyampaikan antusiasmenya terhadap inisiatif sosial ini.
“Indonesia telah memberikan banyak kenangan indah bagi saya. Oleh karena itu, saya ingin membalas sedikit demi sedikit cinta dan dukungan yang telah saya terima di Indonesia," katanya.
"Saya percaya bahwa perubahan besar dimulai dari pendidikan. Melalui proyek charity ini, saya ingin memastikan anak-anak di berbagai pelosok Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama untuk bermimpi dan mewujudkannya," sambung Ji Chang Wook
Tak hanya itu saja, kolaborasi ini juga menjadi gerakan kolektif yang mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam memberikan dampak nyata bagi pendidikan anak-anak Indonesia.
Melalui program ini, masyarakat diajak untuk ikut serta dalam aksi sosial yang berfokus pada pembangunan fasilitas pendidikan serta dukungan bagi siswa-siswi yang membutuhkan.
Sebagai bagian dari program charity ini, ditargetkan dua bangunan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kupang, Nusa Tenggara Timur, yaitu PAUD Cahaya Timur dan PAUD Karmel.
Kedua bangunan tersebut akan dilengkapi dengan dua ruang kelas yang luas serta fasilitas pendukung seperti meja, kursi, lemari, papan tulis, area bermain anak, dan fasilitas cuci tangan yang layak.
Pembangunan sekolah ini juga mengusung konsep ramah lingkungan dengan metode block system yang memungkinkan sirkulasi udara silang serta memanfaatkan material daur ulang, termasuk sekitar 2,2 ton limbah plastik yang diolah kembali menjadi bagian dari struktur bangunan.
Load more