News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Awal Tuduhan Rismon ke Jusuf Kalla: Video Viral, Rp5 Miliar, hingga JK Tempuh Jalur Hukum

Kronologi tuduhan Rismon Sianipar ke Jusuf Kalla bermula dari video viral soal dana Rp5 miliar, berujung bantahan tegas dan laporan polisi.
Senin, 6 April 2026 - 11:24 WIB
Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla saat konferensi pers di kediamannya, Jakarta, Minggu (5/4).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Jusuf Kalla kembali menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan serius dari Rismon Sianipar yang viral di media sosial. Isu ini berkembang cepat dan menyeret nama Jusuf Kalla dalam polemik dugaan pendanaan kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Tudingan terhadap Jusuf Kalla tersebut tidak hanya memicu perdebatan luas, tetapi juga berujung pada langkah hukum yang kini ditempuh oleh Jusuf Kalla. Berikut kronologi lengkap awal mula tudingan terhadap Jusuf Kalla hingga situasi memanas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal Mula Tuduhan: Video Viral Seret Nama Jusuf Kalla

Kronologi bermula dari beredarnya sebuah video di media sosial yang menampilkan pernyataan Rismon Sianipar. Dalam video tersebut, nama Jusuf Kalla disebut secara eksplisit.

Dalam narasi video, Rismon Sianipar mengklaim bahwa Jusuf Kalla diduga mendanai polemik ijazah Jokowi. Bahkan, disebutkan nilai dana yang dikaitkan dengan Jusuf Kalla mencapai Rp5 miliar.

Tidak hanya itu, Jusuf Kalla juga dituding memberikan dukungan dana kepada Roy Suryo serta pihak lain yang disebut dengan inisial Tifa untuk menggulirkan isu tersebut.

Pernyataan dalam video tersebut menjadi titik awal mengapa nama Jusuf Kalla tiba-tiba ramai diperbincangkan publik.

Klaim Pertemuan: Jusuf Kalla Disebut Terlibat Langsung

Dalam narasi yang beredar, Rismon bahkan mengaku menyaksikan langsung pertemuan yang melibatkan Jusuf Kalla. Ia menyebut adanya keterlibatan Jusuf Kalla dalam pendanaan tersebut.

Pernyataan ini memperkuat tudingan terhadap Jusuf Kalla dan membuat isu semakin berkembang liar di ruang publik.

Namun hingga kini, keaslian video yang memuat tuduhan terhadap Jusuf Kalla tersebut belum dapat dipastikan secara valid.

Bantahan Tegas Jusuf Kalla

Menanggapi tudingan tersebut, Jusuf Kalla langsung memberikan klarifikasi tegas. Jusuf Kalla membantah seluruh tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam pendanaan polemik ijazah Jokowi.

Jusuf Kalla menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki hubungan atau keterlibatan dalam isu tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Saya tidak pernah terlibat dalam hal tersebut dan tidak pernah membantu atau apa pun dengan cara apa pun,” tegas Jusuf Kalla.

Lebih jauh, Jusuf Kalla juga menyatakan tidak pernah bertemu dengan Rismon Sianipar. Pernyataan ini sekaligus membantah klaim adanya pertemuan yang disebut dalam video.

Jusuf Kalla juga mengakui mengenal Roy Suryo sebagai mantan pejabat publik, namun menegaskan tidak pernah memberikan bantuan terkait isu tersebut.

Jusuf Kalla Tegaskan Tidak Bermain di Belakang

Dalam klarifikasinya, Jusuf Kalla juga menolak keras tuduhan bahwa dirinya bermain di balik layar atau menggerakkan pihak lain untuk menggiring opini publik.

Jusuf Kalla menilai tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan informasi yang tidak benar.

Ia juga menegaskan tidak pernah memperalat siapa pun untuk menyerang pihak lain, termasuk dalam isu sensitif seperti polemik ijazah presiden.

Pernyataan Jusuf Kalla ini sekaligus menjadi penegasan bahwa dirinya merasa dirugikan atas tuduhan yang beredar luas.

Rencana Laporan Polisi oleh Jusuf Kalla

Tidak berhenti pada klarifikasi, Jusuf Kalla mengambil langkah tegas dengan menempuh jalur hukum. Jusuf Kalla berencana melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri.

Kuasa hukum Jusuf Kalla, Abdul Haji Talauho, menyampaikan bahwa laporan tersebut akan diajukan pada Senin, 6 April 2026.

Laporan yang diajukan oleh Jusuf Kalla terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah atas tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Langkah hukum ini menunjukkan bahwa Jusuf Kalla tidak menganggap remeh isu tersebut, mengingat dampaknya yang luas terhadap reputasi.

Klarifikasi Berbeda dari Pihak Rismon

Di sisi lain, muncul pernyataan dari kuasa hukum Rismon Sianipar yang menyebut bahwa kliennya tidak secara langsung menyebut nama Jusuf Kalla sebagai pihak pendana.

Pernyataan ini justru bertolak belakang dengan narasi video yang beredar luas dan menyeret nama Jusuf Kalla secara jelas.

Perbedaan ini semakin menambah kompleksitas kasus dan membuat publik mempertanyakan kejelasan informasi yang beredar.

Isu Jusuf Kalla Kian Meluas di Publik

Seiring viralnya video tersebut, nama Jusuf Kalla terus menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Isu yang menyeret Jusuf Kalla ini berkembang pesat karena menyangkut tokoh nasional sekaligus mantan wakil presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu, keterkaitan dengan isu ijazah Presiden Joko Widodo juga membuat perhatian publik semakin besar terhadap kasus ini.

Situasi ini menunjukkan bagaimana satu narasi dapat dengan cepat memicu polemik besar, terlebih ketika melibatkan figur seperti Jusuf Kalla. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.
Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Bank BJB kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/4/2026). 
Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Kaget skuad Garuda berpotensi datangkan raksasa dunia untuk laga persahabatan.
Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Babak baru kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali bergulir panas. Bareskrim Polri resmi tahan pendiri sekaligus Direktur PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Renaldy Pujiansyah dikenal sebagai serial entrepreneur yang menitikberatkan pembangunan sistem sebagai fondasi pertumbuhan bisnis.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral