Sambil Senyum-Senyum, Dedi Mulyadi Beri Jawaban Telak ketika Dikritik Netizen Soal Jalan Rusak Bergelombang
- Instagram @dedimulyadi71
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjawab kritikan netizen soal jalan rusak bergelombang di salah satu lokasi di wilayah kepemimpinannya.
KDM, sapaan akrabnya, membagikan sebuah video yang dibuat oleh netizen di akun Instagram-nya.
Video itu memperlihatkan jalanan bergelombang dan penuh genangan air. Hampir tidak terlihat bentuk jalannya.
Netizen yang merekam video itu pun melontarkan kritikan tajam kepada Dedi Mulyadi. Dikatakan suara perempuan yang terekam di dalam video bahwa masih banyak wilayah yang jalannya rusak di Jawa Barat.
"Kang Dedi, daerah kamu ini Kang Dedi. Masih ada yang menggenang Kang Dedi," kata suara perempuan itu.
Si pembuat video pun mengatakan bahwa selama ini banyak warga daerah lain ingin 'meminjam' KDM karena kinerjanya yang dinilai baik. Ia pun bertanya jika melihat fakta di lapangan apakah mereka masih ingin meminjam gubernurnya.
"Masih ada yang mau pinjam? Kan kalau di TikTok banyak tuh di Lampung apa di mana, 'pinjam dong Gubernur Dedi Mulyadi-nya', orang dia di sini masih jelek-jelek," lanjut suara perempuan yang terekam di video itu.
Dedi pun menanggapi santai kritikan netizen tersebut. Ia mulanya mengucapkan terima kasih karena telah memberikan perhatian dan kritik kepada dirinya.
Mantan Bupati Purwakarta itu menjelaskan bahwa jalanan yang terekam di dalam video memang berada di Jawa Barat, namun bukan jalan umum.
Ternyata, jalan rusak yang terekam dalam video itu adalah jalan inspeksi BBWS. Lokasi tersebut kerap dilalui oleh alat berat.
"Jadi jalan itu biasanya digunakan untuk alat-alat berat, melakukan pengerukan, dan kemudian hasil pengerukan biasanya suka disimpan di pinggir jalan itu," katanya menjelaskan.
Sang gubernur pun menegaskan bahwa jalan tersebut memang tidak diperuntukkan untuk masyarakat umum.
"Jadi, bukan jalan untuk transportasi masyarakat umum. Itu jalan aliran sungai BBWS," ujarnya.
Sambil tersenyum, Dedi pun mempertanyakan kenapa si pembuat video yang diduga adalah perempuan dan laki-laki melalui jalan yang mestinya tidak dilalui masyarakat umum.
Load more