Wakil Ketua MPR RI Minta Perkuat Demokrasi dan Kesejahteraan Rakyat: Sinergi PATRIA
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menerima audiensi Ketua Umum dan jajaran pengurus Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (PATRIA) di Kompleks DPR RI.
Audiensi tersebut mengangkat tema “Sinergi PATRIA – Parlemen: Harmoni, Demokrasi, Kesejahteraan”, sebagai ruang dialog kebangsaan antara parlemen dan elemen masyarakat sipil dalam memperkuat nilai persatuan, demokrasi, dan pembangunan yang inklusif.
Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN ini menyampaikan apresiasi atas pengakuan resmi negara terhadap PATRIA sebagai wadah alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).
“Ini bukan hanya legitimasi organisasi, tetapi juga penguatan peran kebangsaan. Alumni PMKRI hadir sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial dalam membangun Indonesia,” ujar Ibas dalam keterangannya.
Edhie Baskoro menegaskan bahwa tema audiensi mencerminkan tiga nilai utama yang harus terus dijaga dan diperkuat bersama, yaitu harmoni, demokrasi, dan kesejahteraan.
Baginya, harmoni menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.
“Kita hidup dalam kemajemukan. Perbedaan adalah kekuatan, bukan kelemahan. PATRIA memiliki peran penting dalam merawat pluralisme dan persatuan,” ungkapnya.
Sementara itu, demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai proses elektoral, tetapi juga sebagai upaya berkelanjutan dalam mendengar dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Demokrasi adalah proses mendengarkan, mengawal, dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Di sinilah peran parlemen dan organisasi alumni menjadi sangat strategis,” jelas Anggota Dapil Jawa Timur VII tersebut.
Ibas juga menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh proses kebangsaan adalah kesejahteraan rakyat.
“Kebijakan harus berpihak, pembangunan harus adil, dan hasilnya harus dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, lulusan S3 IPB University ini juga menyoroti peran strategis alumni PATRIA sebagai kelompok terdidik yang memiliki jejaring luas di berbagai sektor.
Ia mendorong agar PATRIA dapat mengambil peran sebagai penjaga nilai, mitra kritis, sekaligus penggerak solusi bagi bangsa.
“PATRIA harus menjadi guardian of values, critical partner, dan agent of change dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Fraksi Partai Demokrat turut membuka ruang kolaborasi yang luas dengan PATRIA, khususnya dalam penyerapan aspirasi masyarakat, perumusan kebijakan publik yang inklusif, serta pengawalan program pembangunan agar tepat sasaran.
"Kita ingin membangun jembatan dari masyarakat ke parlemen, dari gagasan menjadi kebijakan,” ujarnya.
Selain itu, Ibas juga mengapresiasi berbagai program PATRIA dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, seperti workshop UMKM, pendidikan dan karya akademis, literasi keuangan, kesehatan, lingkungan hidup, serta sekolah kader kebangsaan.
“Bangsa ini membutuhkan lebih banyak orang baik yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga memberi solusi. Tidak hanya berpikir, tetapi juga bertindak,” ungkapnya.
Lulusan S2 Nanyang Technological University dari Singapura ini juga mengajak seluruh alumni PATRIA untuk terus berkontribusi aktif dalam menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, dan memperjuangkan keadilan sosial.
Sementara, dalam forum tersebut, Ketua Umum DPP PATRIA 2025–2030, Agustinus Tamo Mbapa, menambahkan organisasinya dalam mendorong gerakan ekologis nasional, yaitu Gerakan Satu Juta Pohon dengan melibatkan ribuan titik di seluruh Indonesia sebagai kontribusi nyata terhadap lingkungan.
Perwakilan pengurus PATRIA, Ibnu Kurniawan juga mengusulkan solusi pengelolaan sampah berbasis komunitas.
“Bagaimana jika setiap RT ada unit pengelolaan sampah tanpa asap, sehingga bisa membakar sendiri, bisa membesarkan sendiri,” terangnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota Fraksi Partai Demokrat, Marwan Cik Asan mengapresiasi terhadap semangat kontribusi generasi muda.
Ia menegaskan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan nilai perjuangan Partai Demokrat dan membuka ruang kolaborasi ke depan.
Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah anggota Fraksi Partai Demokrat, antara lain Marwan Cik Asa, Rizki Natakusumah, Benny K. Harman, Sabam Sinaga, Hillary Brigitta Lasut, dan Zulfikar Suhadi, serta para anggota dan pengurus PATRIA PMKRI dari berbagai daerah.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun sinergi berkelanjutan antara PATRIA dan parlemen dalam memperkuat demokrasi dan mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Load more