GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNN Minta Vape Dilarang Total, DPR Respons Begini

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menilai pelarangan vape layak dipertimbangkan, terutama jika didukung hasil riset soal kandungan berbahaya di dalamnya.
Kamis, 9 April 2026 - 18:31 WIB
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Rudianto Lallo
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana pelarangan vape yang diusulkan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mulai mendapat respons dari DPR.

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menilai usulan tersebut layak dipertimbangkan, terutama jika didukung hasil riset soal kandungan berbahaya di dalamnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Rudianto, langkah BNN tidak bisa dilepaskan dari kekhawatiran bahwa vape berpotensi menjadi media baru penyalahgunaan narkoba.

"Gini, kalau saya, apalagi kalau memang ada risetnya, hasil penelitiannya, kandungan yang ada dalam vape," ujar Rudianto kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).

Ia menekankan, jika terbukti secara medis atau penelitian bahwa vape mengandung atau bisa digunakan untuk zat berbahaya, termasuk narkotika, maka wacana pelarangan patut didukung.

"Nah, vape itu memang mengandung zat-zat narkotika atau apa namanya itu, etomidate. Saya kira usulan itu ya bagus menurut saya," katanya.

Rudianto juga menyoroti tren penyalahgunaan, di mana vape tidak lagi sekadar rokok elektrik berbasis nikotin, tetapi mulai digunakan sebagai alat untuk mengonsumsi narkoba.

"Iya makanya. Makanya kan itu yang menurut saya ini kan langkah apa yang disampaikan oleh Kepala BNN sebenarnya dalam rangka upaya memitigasi ya, pencegahan ya. Jangan sampai kemudian beredar luas itu disalahgunakan. Nah, sebagai pemerintah kan kita harus mengantisipasi sebelum itu terjadi. Karena itu alat media ya," jelasnya.

Ia bahkan mengibaratkan vape sebagai “alat penghubung” atau media, seperti halnya bong yang digunakan dalam konsumsi narkotika jenis tertentu.

"Nah ini alat medianya pakai vape itu. Nah, apa yang disampaikan sekali lagi disampaikan oleh Kepala BNN itu bagian dari mungkin riset, kajian, dasarnya jelas," ujarnya.

Di tengah berkembangnya berbagai varian narkoba, Rudianto menilai negara harus bergerak cepat mengantisipasi segala bentuk modus baru yang digunakan oleh pelaku.

"Tidak bisa dipungkiri hari ini bahwa para bandar atau dan sebagainya mendesain sedemikian halus variasi varian-varian zat narkoba ini kan. Segala cara dia pakai untuk kemudian menjadi alat penghubung atau media untuk kemudian bebas dikonsumsi tanpa sadar oleh masyarakat," tegasnya.

Meski industri vape saat ini berkembang pesat, ia menegaskan bahwa kepentingan perlindungan masyarakat harus tetap menjadi prioritas.

"Ya gini, kan pemerintah ini kan tugasnya mengatur ya, mengatur apalagi narkoba hari ini menjadi diksi musuh negara, sehingga potensi-potensi beredarnya narkoba dari alat-alat atau media ini ya memang harus kita antisipasi secara dini," kata Rudianto.

Ia menyebut, usulan dari BNN saat ini masih dalam tahap aspirasi dan akan menjadi bahan penting dalam pembahasan revisi Undang-Undang Narkotika ke depan.

"Ini kan masih mendengar aspirasi. Ini kan masih tahap meaningful participation, partisipasi bermakna dari seluruh pihak. Dan dari BNN ini kan berarti dari pemerintah. Pasti pemerintah sudah menghitung apa namanya, dampak, apa saja jenisnya, apa, bagaimana kajiannya, penelitiannya," ujarnya.

Rudianto pun mengingatkan para pelaku usaha vape untuk lebih berhati-hati agar produknya tidak disalahgunakan sebagai sarana konsumsi narkoba.

"Nah, ini juga imbauan kepada penjual vape atau rokok elektrik ini untuk berhati-hati. Jangan kemudian apa namanya, ini menjadi jembatan baru, alat baru untuk kemudian penyalahgunaan zat narkoba tadi," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, meminta DPR mempertimbangkan pelarangan total vape atau rokok elektrik. 

Permintaan ini disampaikan setelah BNN menemukan penyalahgunaan vape sebagai media konsumsi narkotika kian masif.

“Berdasarkan hasil uji laboratorium pusat BNN terhadap 341 sampel cairan vape, kita menemukan fakta yang sangat mengejutkan,” ujar Suyudi dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Selasa (7/4/2026). 

Dari ratusan sampel yang diuji, BNN menemukan kandungan zat berbahaya, termasuk narkotika dan obat bius dalam liquid vape yang beredar di masyarakat.

“Dari pengujian tersebut, kami menemukan 11 sampel mengandung sintetik cannabinoid, satu sampel mengandung methamphetamine atau sabu, dan 23 sampel terbukti mengandung etomidate. Etomidate ini termasuk obat bius, Bapak,” ungkapnya.

Temuan ini menjadi dasar kuat bagi BNN untuk mendorong langkah lebih tegas dari DPR. Menurut Suyudi, vape kini bukan lagi sekadar alternatif rokok, melainkan telah berubah menjadi medium baru peredaran zat terlarang.

“Dengan adanya fakta-fakta di atas, menjadi sebuah harapan besar bagi BNN agar pelarangan vape dapat diterapkan di Indonesia, karena vape terbukti telah disalahgunakan menjadi media untuk diisi etomidate,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai, selama vape masih beredar bebas, celah penyalahgunaan akan terus terbuka. Bahkan, peran vape dalam konsumsi zat berbahaya disebut serupa dengan alat bantu pada narkotika jenis lain.

“Kami memandang bahwa jika vape sebagai media ini dilarang, maka peredaran etomidate juga dapat diatasi secara signifikan, selayaknya sabu yang selalu memerlukan bong sebagai media untuk mengkonsumsinya,” jelas Suyudi. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PNM Sulap Lorong Kota Menjadi Sumber Pangan Lewat Program Agro Urban Madani

PNM Sulap Lorong Kota Menjadi Sumber Pangan Lewat Program Agro Urban Madani

PNM menghadirkan Agro Urban Madani, program ketahanan pangan yang memanfaatkan ruang terbatas di kawasan padat penduduk untuk budidaya sayuran dan berbagai komoditas pangan lainnya.
3 Fakta Terbaru Sopir Travel Aris Sanda yang Jadi Korban Kekejaman KKB

3 Fakta Terbaru Sopir Travel Aris Sanda yang Jadi Korban Kekejaman KKB

Aris Sanda merupakan pria asal toraja yang sudah tinggal lama di Papua bekerja sebagai sopir travel. Meninggal dunia setelah dihadang kelompok KKB diperjalanan.
Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara, Angkat 4 Kategori soal Kesehatan-Lingkungan Asri

Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara, Angkat 4 Kategori soal Kesehatan-Lingkungan Asri

Menteri Tito dalam hal ini menyampaikan apresiasi kepada para kabupaten hingga provinsi yang meraih Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara.
Persib Incar Kemenangan di Jepara, Klok Berambisi Putus Catatan Buruk Kontra Persijap

Persib Incar Kemenangan di Jepara, Klok Berambisi Putus Catatan Buruk Kontra Persijap

Marc Klok berambisi membawa Persib memutus rekor buruk melawan Persijap. Maung Bandung belum menang atas Laskar Kalinyamat dalam dua pertemuan musim lalu.
Persib Tanpa Latihan Resmi di Stadion GBK, Igor Tolic Berharap Kondisi Lapangan Ideal

Persib Tanpa Latihan Resmi di Stadion GBK, Igor Tolic Berharap Kondisi Lapangan Ideal

Persib menghadapi Persijap dengan persiapan minim setelah dari Korea Selatan. Igor Tolic masih menunggu kondisi pemain sebelum menentukan susunan tim.
Asian Games 2026: Kata Chef de Mission Tim Indonesia Menjelang Opening Ceremony dan Defile Kontingen Merah Putih

Asian Games 2026: Kata Chef de Mission Tim Indonesia Menjelang Opening Ceremony dan Defile Kontingen Merah Putih

Kontingen Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang Opening Ceremony Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung Sabtu 19 September sore hari ini WIB.

Trending

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Pasangan suami istri (pasutri) yang menyiram air kotor ke warga yang menuju masjid untuk shalat Jumat di Kutabaru, Pasar Kemis, Tangerang digeruduk oleh warga.
Lamine Yamal Blak-blakan soal Rasisme: Terjadi Setiap Hari Tanpa Disadari

Lamine Yamal Blak-blakan soal Rasisme: Terjadi Setiap Hari Tanpa Disadari

Bintang Barcelona, Lamine Yamal, mengungkap pengalaman pahitnya menghadapi rasisme yang disebut telah terjadi ribuan kali. Ia menyoroti komentar dan tatapan.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Ramalan Keuangan Shio Monyet 20 September 2026: Lebih Berpeluang Cuan atau Apes karena Pengeluaran?

Ramalan Keuangan Shio Monyet 20 September 2026: Lebih Berpeluang Cuan atau Apes karena Pengeluaran?

Bagi Anda pemilik shio Monyet, hari ini menjadi momen untuk mengevaluasi strategi finansial, memperhitungkan risiko, dan mengelola arus kas secara lebih cermat.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 20 September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 20 September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 20 September 2026: Ada yang ketiban rezeki tak terduga. Zodiakmu termasuk?
Ramalan Keuangan Zodiak Libra 20 September 2026, Ada Kejutan Rezeki Tak Terduga Esok Hari

Ramalan Keuangan Zodiak Libra 20 September 2026, Ada Kejutan Rezeki Tak Terduga Esok Hari

Bagi pemilik zodiak Libra, stabilitas finansial yang kamu perjuangkan dalam beberapa minggu terakhir mulai menunjukkan hasil manis pada tanggal 20 September.
Selengkapnya

Viral