News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Penumpang Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, Terekam CCTV hingga Kereta Terlambat

Aksi penumpang menahan pintu Whoosh di Padalarang viral. Terekam CCTV, keberangkatan terganggu dan kereta terlambat 2 menit.
Jumat, 10 April 2026 - 19:20 WIB
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan operasional kereta cepat Whoosh Jakarta-Bandung aman di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Sumber :
  • PT KCIC

Bandung, tvOnenews.com - Sebuah aksi nekat penumpang kereta cepat Whoosh viral di media sosial setelah terekam kamera pengawas (CCTV) di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam rekaman tersebut, seorang penumpang terlihat menahan pintu kereta yang sudah hampir tertutup. Tindakan itu dilakukan karena ia menyadari barang miliknya masih tertinggal di peron.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (7/4/2026), saat kereta rute Padalarang–Halim bersiap diberangkatkan sesuai jadwal pagi.

Imbas Aksi Nekat, Keberangkatan Kereta Mundur

Akibat tindakan tersebut, jadwal keberangkatan kereta mengalami gangguan. Kereta yang seharusnya berangkat pukul 07.23 WIB terpaksa tertunda dan baru melaju pada pukul 07.25 WIB.

Meski terlihat singkat, keterlambatan selama dua menit ini berdampak pada keseluruhan sistem perjalanan, termasuk potensi gangguan jadwal berikutnya.

Pihak operator, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), langsung memberikan respons tegas atas kejadian tersebut.

KCIC Kecam Tindakan Penumpang

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengecam keras tindakan penumpang yang dinilai melanggar aturan dan membahayakan operasional.

Menurutnya, intervensi terhadap pintu otomatis bukan hanya pelanggaran disiplin, tetapi juga berisiko merusak sistem kereta yang dirancang dengan standar keselamatan tinggi.

“Tindakan menahan pintu sangat berpotensi merusak sarana dan merugikan penumpang lain karena menyebabkan keterlambatan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026).

Sistem Pintu Otomatis Terganggu

KCIC menjelaskan bahwa setiap rangkaian Whoosh dilengkapi sistem pintu otomatis yang terintegrasi dengan sistem keselamatan kereta.

Ketika pintu ditahan secara paksa, sensor otomatis akan terganggu dan sistem harus melakukan reset sebelum kereta dapat kembali beroperasi normal.

Gangguan ini tidak hanya berdampak pada waktu keberangkatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan jangka panjang jika terjadi berulang kali.

Imbauan Tegas untuk Seluruh Penumpang

Sebagai langkah pencegahan, KCIC mengingatkan seluruh penumpang agar lebih disiplin dan memperhatikan aturan selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta.

Beberapa imbauan penting yang disampaikan antara lain:

  • Pastikan seluruh barang bawaan sudah lengkap sebelum naik kereta

  • Tidak memaksakan diri masuk saat pintu sudah akan tertutup

  • Mengikuti arahan petugas di peron dan di dalam kereta

  • Melaporkan barang tertinggal melalui layanan Lost and Found

KCIC juga menegaskan bahwa barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing penumpang.

Penumpang Sudah Ditegur, Diminta Tak Mengulang

Terkait kejadian tersebut, pihak KCIC menyebut penumpang yang bersangkutan telah diberikan teguran langsung.

Langkah ini diambil sebagai bentuk edukasi sekaligus peringatan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

KCIC berharap seluruh pengguna layanan Whoosh dapat lebih memahami pentingnya keselamatan dan kedisiplinan dalam transportasi publik modern.

Jadi Pengingat Penting di Era Transportasi Cepat

Kasus viral ini menjadi pengingat bahwa penggunaan transportasi berteknologi tinggi seperti Whoosh menuntut kedisiplinan yang lebih tinggi dari penumpang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap sistem telah dirancang dengan presisi untuk menjamin keselamatan dan ketepatan waktu. Intervensi kecil sekalipun, seperti menahan pintu, bisa berdampak besar pada operasional.

Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap kereta cepat, kesadaran kolektif dalam mematuhi aturan menjadi kunci utama agar layanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.
Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 11 April 2026
Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan keyakinannya jelang laga puncak Piala AFF Futsal 2026. Ia tegaskan bahwa skuad Garuda tidak merasa.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral