5 Bahaya Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu: Berpotensi Keracunan hingga Kontaminasi Logam Berat
- Yulius Satria Wijaya-Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Inilah lima bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus) untuk kesehatan tubuh.
Ikan sapu-sapu dikenal sebagai ikan pembersih akuarium yang sering ditemukan di perairan tawar.
Di sisi lain, ikan sapu-sapu dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan akuarium karena kemampuannya memakan alga dan sisa makanan.
Namun, ikan sapu-sapu juga memiliki sisi lain. Di perairan bebas, spesies invasif ini bisa merusak ekosistem lantaran mendominasi habitat hingga memakan telur ikan lokal.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Ikan ini berkembang biak cukup banyak, namun tidak disarankan untuk dikonsumsi.
Selain tekstur yang keras dan rasa yang kurang enak dibandingkan ikan konsumsi lainnya, ada lima bahaya “menghantui” apabila mengonsumsi ikan ini.
Inilah ima bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu untuk kesehatan tubuh:
1. Potensi Keracunan Makanan
Mengonsumsi ikan sapu-sapu yang terkontaminasi bisa menyebabkan gejala keracunan makanan seperti mual, muntah dan diare.
Akumulasi zat berbahaya dalam daging ikan tersebut bisa berpotensi menyebabkan hal itu.
2. Kemungkinan Reaksi Alergi
Reaksi alergi bisa dialami konsumen setelah mengonsumsi ikan sapu-sapu. Terlebih lagi apabila ikan tersebut sudah terkontaminasi zat-zat berbahaya.
Gejala alerginya bisa berupa gatal-gatal, ruam kulit atau gangguan pencernaan.
3. Paparan Limbah Kimia dan Pestisida
Jika ikan sapu-sapu hidup di lingkungan yang terkontaminasi limbah industri dan pertanian, maka ikan tersebut rentan menyerap bahan kimia berbahaya dan pestisida.
Jika ikan tersebut dikonsumsi, maka zat-zat tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan manusia.
4. Risiko Infeksi Parasit
Ikan sapu-sapu berpotensi membawa parasit seperti cacing hingga menyebabkan infeksi pada manusia.
Konsumsi ikan yang tidak dimasak dengan sempurna bisa meningkatkan risiko penularan parasit ini.
5. Kontaminasi Logam Berat
Mengonsumsi ikan yang terkontaminasi logam berat seperti merkuri dan kadmium dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius termasuk kerusakan organ internal.
Mengingat berbagai risiko di atas, disarankan untuk menghindari konsumsi ikan sapu-sapu dan memilih jenis ikan lain yang lebih aman dan umum dikonsumsi.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Akhir-akhir ini keberadaan ikan sapu-sapu cukup meresahkan di Jakarta.
Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota yang terdapat banyak populasi ikan tersebut.
Sebelumnya, Kepala Dinas KPKP Pemprov DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok mengatakan permasalahan ikan sapu-sapu bukanlah hal yang baru.
Pasalnya, sebelumnya juga sudah pernah terjadi dan terselesaikan di Kali Ciliwung.
Setelah pembersihan dan penangkapan, nantinya ikan sapu-sapu tersebut dibawa ke Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Ciganjur.
"Bangkai ikan sapu-sapu yang telah mati akan dikubur karena daya tahan ikan sapu-sapu ini memang jika tidak dipastikan mati, maka bisa hidup tanpa berada di air," terangnya dikutip Minggu (12/4/2026). (ant/nsi)
Load more