News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral di X, Kronologi Pelecehan Seksual Grup Chat FH UI Dirangkum Akun “Dosen Kesayanganmu”, Muncul DM Minta Hapus Thread

Akun X @direktoridosen merangkum kronologi pelecehan seksual grup chat FH UI. Muncul DM dari terduga pelaku yang minta thread dihapus.
Senin, 13 April 2026 - 21:16 WIB
Viral di X, Kronologi Pelecehan Seksual Grup Chat FH UI Dirangkum Akun “Dosen Kesayanganmu”, Muncul DM Minta Hapus Thread
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terus berkembang di ruang publik, khususnya di media sosial X. Di tengah derasnya informasi, sebuah akun bernama X, yakni direktoridosen, turut merangkum kronologi kejadian secara sederhana dan netral.

Rangkuman tersebut menjadi perhatian karena membantu publik memahami alur peristiwa tanpa spekulasi berlebihan. Namun, di saat yang sama, dinamika baru muncul setelah adanya pesan langsung (DM) dari akun yang diduga terkait dalam kasus tersebut, yang meminta agar unggahan awal dihapus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi Versi Ringkas yang Viral di X

Melalui unggahannya, akun direktoridosen menyusun kronologi kasus pelecehan seksual ini dalam beberapa poin utama yang mudah dipahami publik.

Peristiwa bermula pada 11 April 2026 malam, ketika akun anonim sampahfhui mengunggah thread berisi tangkapan layar percakapan dari grup WhatsApp mahasiswa FH UI.

Isi percakapan tersebut memuat komentar vulgar, objektifikasi tubuh perempuan, hingga lelucon cabul terhadap unggahan media sosial mahasiswi. Bahkan, muncul frasa yang dinilai sangat bermasalah seperti “diam berarti consent” dan “asas perkosa”.

Thread tersebut langsung viral dan ditonton jutaan kali dalam waktu singkat, memicu kemarahan publik.

Diduga Libatkan Pengurus Mahasiswa

Dalam rangkuman tersebut juga disebutkan bahwa anggota grup chat bukanlah mahasiswa biasa. Sejumlah nama yang muncul dalam tangkapan layar diduga merupakan pimpinan organisasi kemahasiswaan, ketua angkatan, hingga calon panitia kegiatan kampus.

Hal ini memperbesar sorotan karena posisi mereka dinilai seharusnya menjadi contoh, bukan justru terlibat dalam dugaan pelecehan seksual verbal.

Kampus Bergerak Cepat

Keesokan harinya, 12 April 2026, Fakultas Hukum UI menerima laporan resmi terkait dugaan pelanggaran kode etik mahasiswa yang berpotensi mengandung unsur pidana.

Dekan FH UI, Parulian Paidi Aritonang, kemudian mengeluarkan pernyataan resmi. Pihak fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia dan menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan nilai akademik.

Kampus juga memastikan tengah melakukan investigasi secara menyeluruh dan meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Organisasi Mahasiswa Ikut Bersikap

Sejumlah organisasi internal kampus, termasuk BEM FH UI dan badan semi otonom lainnya, turut mengeluarkan pernyataan sikap. Mereka mengecam tindakan dalam grup chat tersebut dan menyatakan dukungan terhadap proses investigasi yang sedang berlangsung.

Hingga 13 April 2026, kasus ini masih dalam tahap penelusuran internal, tanpa pengumuman resmi terkait pihak yang terbukti bersalah maupun sanksi yang dijatuhkan.

Muncul DM Minta Thread Dihapus

Di tengah viralnya kasus, muncul perkembangan baru. Sebuah akun bernama keoezra mengirimkan pesan langsung (DM) kepada akun sampahfhui.

Dalam pesan tersebut, pemilik akun menyatakan keberatan atas pencantuman identitas Instagram miliknya dalam thread yang viral.

Ia mengklaim bahwa komentarnya tidak relevan dengan topik pelecehan terhadap perempuan, melainkan bagian dari percakapan lain. Selain itu, ia meminta agar unggahan yang mencantumkan identitasnya segera dihapus.

Tak hanya itu, dalam pesan lanjutan, akun tersebut memberikan ultimatum waktu 1x24 jam sebelum membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Dinamika Kasus Terus Bergulir

Munculnya DM tersebut menambah dinamika baru dalam kasus ini. Di satu sisi, publik menuntut transparansi dan akuntabilitas atas dugaan pelecehan seksual. Namun di sisi lain, muncul klaim keberatan dari pihak yang merasa dirugikan atas penyebaran identitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini kini tidak hanya menjadi sorotan soal pelecehan seksual di lingkungan kampus, tetapi juga menyangkut aspek etika digital, privasi, dan tanggung jawab dalam menyebarkan informasi di ruang publik.

Di tengah proses yang masih berjalan, publik menanti langkah tegas dan transparan dari pihak kampus untuk memastikan keadilan serta mencegah kejadian serupa terulang kembali. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

30 Jam Terjebak Teruntuhan, Wanita Korban Gempa Kolombia Selamat

30 Jam Terjebak Teruntuhan, Wanita Korban Gempa Kolombia Selamat

Tim penyelamat di Kota Cali, Kolombia berhasil mengevakuasi seorang wanita bernama Diana yang terjebak selama sekitar 30 jam di bawah reruntuhan akibat gempa bumi kuat yang melanda negara tersebut
Karhutla Belum Padam, Penutupan Wisata Gunung Bromo Diperpanjang hingga 15 Agustus

Karhutla Belum Padam, Penutupan Wisata Gunung Bromo Diperpanjang hingga 15 Agustus

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan perpanjangan penutupan melalui akun Instagram resminya @bbtnbtsbromotenggersemeru.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Perusak Bendera Merah Putih di Bantul dan Palang KA Sleman Dipastikan Orang yang Sama, Polisi Bongkar Motifnya

Perusak Bendera Merah Putih di Bantul dan Palang KA Sleman Dipastikan Orang yang Sama, Polisi Bongkar Motifnya

Polisi memastikan aksi perusakan bendera Merah Putih di Kabupaten Bantul dan palang perlintasan kereta api (KA) di Kabupaten Sleman pada 9 Agustus 2026 dilakukan oleh orang yang sama. 
Sidang Perdana Kasus Daycare Little Aresha Digelar Pekan Depan, 5 Hakim Siap Adili 13 Terdakwa

Sidang Perdana Kasus Daycare Little Aresha Digelar Pekan Depan, 5 Hakim Siap Adili 13 Terdakwa

Perkara dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha segera memasuki babak persidangan. Sidang perdana terhadap 13 terdakwa dijadwalkan digelar pekan depan di Pengadilan Negeri Yogyakarta. 
Sidang Perdana Kasus Pelecehan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo di Pengadilan Negeri Pati Digelar Tertutup

Sidang Perdana Kasus Pelecehan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo di Pengadilan Negeri Pati Digelar Tertutup

Mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Ashari, terdakwa dalam perkara dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah santriwatinya, mulai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Pati, Selasa (11/8/2026).

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, Bilal Hasan berhasil membantai lawannya lewat KO kilat di ronde pertama.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Selengkapnya

Viral